Domineering Evil Woman System

Domineering Evil Woman System
Kamp Pelatihan (1).


__ADS_3

Tasher sudah menebak apa yang akan di katakan Carina. Karena itu adalah keputusan Carina, meskipun dia tidak mau, Tasher harus menyetujuinya dengan perasaan berat hati.


Tasher:"Ini adalah program pelatihan yang sangat berat. Ada kemungkinan besar bahwa kamu kan kehilangan nyawa, apa kamu yakin mau mengikuti program pelatihan ini?."


Tasher kembali ingin menegaskan pilihan Carina dengan suara dan nada yang sangat enggan.


Carina:"Ya. Jika dengan pelatihan ini aku dapat membalas dendam kedua orang tuaku, maka aku akan menjalani latihan ini, tidak peduli seberapa berat itu, aku akan melakukannya...!"


Carina mengatakan kalimat itu dengan sangat tegas. Bagi Tasher, ini adalah kalimat terpanjang yang pernah di katakan oleh Carina semenjak mereka bertemu. Tasher melihat keyakinan pada mata Carina. Dia menatap mata itu lama, sebelum akhirnya menghembuskan nafas dan menyetujui keinginan Carina.


Tasher:"Aku mengerti. Jika kamu memang ingin bergabung, maka kamu harus bersiap untuk menanggung segala resiko. Pelatihan akan di mulai besok pagi."


Tasher mengatakan itu dengan kedua tangan di belakang, mengambil sikap istirahat di tempat, dengan tubuh yang lurus seperti tiang baja.


Carina:"Ya."


Carina menjawab dengan pelan dan langsung berbalik keluar dari ruangan. Apa yang tidak di ketahui oleh Carina, saat berbicara dan menyetujui keputusan Carina, Tasher menggenggam erat tangannya hingga kuku jarinya yang tumpul meninggalkan jejak berdarah di telapak tangan Tasher.


Carina berjalan kembali ke kamarnya lalu menutup pintu dengan rapat. Sesungguhnya ada perasaan tidak nyaman di hati Carina karena harus berbohong kepada Tasher. Meskipun tidak banyak kepercayaan yang dia berikan kepada Tasher, namun Carina tahu bahwa Tasher adalah orang yang baik.


Jangankan akan membalas dendam karena kematian orang tua, bahkan dalam tubuh ini sama sekali tidak menyisakan ingatan tentang orang tuannya. Carina mengatakan akan membalas dendam untuk orang tuanya hanya supaya Tasher tidak terlalu erat menggenggamnya dan tidak membiarkan dia mengikuti program itu. Singkatnya, itu hanya alasan Carina untuk menyakinkan orang lain.


[Ting... Berhasil memasuki program serafim _]


[Misi Training resmi di mulai_]


[Syarat keberhasilan:_]


[Tuan rumah harus menguasai berbagai keterampilan bertarung dengan pemahaman ±50%_]


[Progres saat ini:0%]


[Misi wajib:_]


[Cahaya akan menenggelamkan kegelapan:Tuan rumah menjadi salah satu «Serafim» dan menghancurkan organisasi jahat «Black Sword»_]


[Progres saat ini:0%]


Pemberitahuan sistem langsung menyela Carina. Melihat pemberitahuan itu, wajah Carina menjadi semakin gelap dan mulai bertanya-tanya apakah sistem itu benar-benar berencana untuk membunuhnya.


[Tuan rumah tolong jangan berburuk sangka. Menurut program dari sang creator, embrio harus memberikan pelatihan tercepat dan paling efektif bagi tuan rumah_]


[Dari data base yang di miliki embrio, manusia akan mengeluarkan potensi terbaik mereka jika dalam bahaya. Jadi, dengan mengikuti dasar tersebut, sistem telah merancang program pelatihan terbaik yang sesuai dengan lokasi tuan rumah_]


Carina tidak mau terlibat dalam topik itu. Yang menjadi perhatian Carina justru kata 'Creator' yang di ucapkan oleh embrio. Kemampuan dan kekuatan macam apa yang mampu membuat sebuah gadget yang mampu melakukan hal-hal ini, dan bahkan mampu membuat jiwa seseorang menerobos batasan ruang.


Keberadaan seperti Creator terlalu sulit bagi Carina untuk memikirkannya saat ini. Jadi untuk saat ini, Carina lebih fokus untuk mencari cara menyelesaikan semua misi ini.


"Bagaimana aku harus menyelesaikan misi wajib ini?."


[Tuan rumah dapat melakukannya sendiri atau memanfaatkan orang lain. Asalkan dalam setiap kerusakan tangan tuan rumah turut andil, maka itu akan di hitung sebagai progres penyelesaian misi_]


Ini lebih sederhana dari apa yang di perkirakan oleh Carina. Meskipun demikian, tugas ini masih sangat sulit, apa lagi dengan kekuatan Carina saat ini. Ini juga memperkuat tekat Carina untuk terus tumbuh menjadi lebih kuat dan menguasai berbagai keterampilan untuk menyelesaikan berbagai misi selanjutnya.


Carina yakin bahwa misi ini hanyalah awal, misi berikutnya pasti akan menjadi semakin sulit dan sulit. Untuk itu Carina akan berusaha sekuat mungkin dan tetap bertahan hidup. Hanya kekuatanmu sendiri yang dapat kamu andalkan demi bertahan hidup.


Tanpa sadar, Carina mulai memiliki kesadaran untuk tidak pernah bergantung pada orang lain. Meskipun Carina adalah orang yang lebih pendiam, dia sebenarnya adalah anak yang sangat keras kepala dengan keputusannya.


"Embrio, apakah ada yang bisa aku lakukan saat ini?."


Pikiran-pikiran untuk menjadi lebih kuat tetap berada di kepala Carina, tapi tiba-tiba, sebuah pemikiran terbesit di benaknya. Karena pelatihan akan di mulai di keesokan harinya, Carina tidak tahu apa yang bisa dia lakukan saat ini. Karena itu, Carina memutuskan untuk menambah persiapan untuk mengikuti program pelatihan itu.


Seperti yang di harapkan oleh Carina, sistem segera memberikan jawaban kepadanya.


[Karena efek dari serum STC, syaraf dan otot tuan rumah telah di tingkatkan. Dengan demikian, Refleks, stamina, kekuatan, serta kelincahan tuan rumah telah ditingkatkan sebanyak 200% dari manusia normal_]


[Dengan kontitusi tuan rumah saat ini, untuk peningkatan lebih lanjut, tuan rumah hanya perlu melatih mana vessel dan mengolah mana_]


Carina tidak asing dengan apa yang di sebut mana. Dalam banyak buku cerita dan beberapa animasi yang pernah di lihat Carina, mana adalah sesuatu kekutan magis yang dapat menciptakan sihir.


[Pemikiran tuan rumah memang tidak salah, tapi sebenarnya mana tidak semagis itu. Mana adalah suatu sumber energi di kekosongan yang dapat di serap oleh tubuh dan memperkuat tubuh serta gelombang otak. Mana sendiri dapat di ubah menjadi suatu bentuk energi tidak tetap yang dapat memberikan nutrisi pada setiap sel di tubuh sekaligus dapat di kendalikan oleh otak untuk berubah menjadi berbagai macam partikel dan atom yang akhirnya dapat menciptakan elemen, atau fenomena yang biasa di sebut oleh orang awam sebagai sihir_]


[Semakin kuat mana vessel yang di miliki tuan rumah, semakin banyak pula mana yang dapat di tampung di dalam tubuh. Sebagai efek, mana dapat memperpanjang umur sebuah sel dan memperkuat daya tahannya_]


Tanpa sistem menjelaskan lebih lanjut, Carina sudah dapat memahami apa yang di maksud. Dengan usia sel dan daya tahan yang bertambah, maka tubuh Carina juga akan menjadi semakin kuat dan dapat memperpanjang usia.


Bayangkan jika orang biasa, mereka dapat berlari sekitar 500m sebelum mereka merasa lelah. Bandingkan dengan orang yang menggunakan mana, mereka mungkin dapat berlari hingga sekitar 1–4Km sebelum mereka merasa lelah. Dan semakin banyak mana, maka akan semakin jauh juga jarak yang akan mereka tempuh.


Itu karena kelelahan otot itu sendiri di sebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memasok energi ke dalam sel otot. Dan mana dapat mengatasi kekurangan energi itu dan memasok energi ke setiap sel. Sehingga, sel otot dapat bertahan lebih lama.


Ini hanyalah penggunaan dasar dari mana. Bagaimana dengan penggunaan yang lain?. Dengan mengontrol mana menggunakan gelombang otak, mana dapat merekonstruksi ulang mana itu dan merubahnya menjadi berbagai macam atom. Atom-atom tersebut juga dapat di susun menjadi sebuah molekul dan dapat menghasilkan zat atau elemen tertentu. Dengan kata lain, sihir.


"Bukankah penyihir hanyalah sebuah mitos?."


[Mitos, fiksi, legenda, dongeng. Semua itu ada karena imajinasi manusia. Tapi tidak sesederhana itu. Manusia pada masa lalu tidak akan berfantasi sesuatu tanpa di dasari oleh suatu kejadian tertentu pada masa itu_]


Dengan kata lain, adanya penyihir sebagai mitos pasti karena orang pada masa lalu pernah melihat kejadian seperti itu dan menceritakannya secara berulang. Namun, karena hal seperti itu sulit di buktikan, maka cerita itu hanya menjadi semacam cerita khayalan.


"Lalu, kenapa belum ada berita mengenai hal itu?. Bukankah penyihir sudah ada sejak zaman dulu, seharusnya meskipun mereka langka, satu atau dua sudah bisa di temukan oleh masyarakat, bukan?!."

__ADS_1


[Perlu tuan rumah ketahui, pada masa lalu hanya 1 dari 1000 orang yang memiliki mana vessel, jadi jumlah mereka memang langka. Namun, semakin berkembangnya zaman, mana yang terkandung di dalam kehampaan akan semakin berkurang karena polusi udara yang di sebabkan oleh perkembangan umat manusia.


Di tambah lagi, manusia mulai menciptakan berbagai penemuan yang dapat mempermudah hidup manusia. Oleh karena itu manusia semakin lama, mereka mulai melupakan penggunaan mana yang menyebabkan organ mana vessel dalam tubuh manusia semakin jarang di gunakan, dan akhirnya menghilang karena evolusi. Saat ini, hanya 1 dari 100.000 orang yang masih memilikinya_]


Mirip seperti otot palmaris longus pada manusia. Dulu otot tersebut berguna untuk membantu manusia mencengkeram dan memanjat dengan lebih baik, sekarang karena manusia jarang melakukan aktifitas itu, otot tersebut juga mulai di hilangkan.


Namun, menurut sistem, mana yang semakin lemah juga akan menggangu kestabilan bumi. Batas antara ruang dimana bumi berada dan ruang di mana dunia lain berada menjadi semakin tipis karena mana yang menjadi Sember bahan bakarnya semakin habis.


Jika ruang antara bumi dan dunia lain itu terkoyak, maka mana dari dunia lain itu akan segera membanjiri bumi. Hal itu akan sangat berbahaya, karena mana akan membawa sifat dunianya sendiri ke bumi yang belum tentu cocok untuk makhluk di bumi. Dengan kata lain, jika makhluk hidup di bumi terpapar oleh mana yang tidak sesuai itu, maka tubuh manusia juga akan mulai berubah dan menyesuaikan dengan mana asing tersebut. atau sering di kenal dengan mutasi.


Hal itu bisa menyebabkan evolusi lebih lanjut pada manusia, tapi juga akan membawa efek negatif yang sangat besar. Manusia yang mampu menahan gelombang mana asing dan mampu menyesuaikan diri, mereka akan kembali membangkitkan fungsi mana vessel dan menjadi lebih kuat. Sementara mereka yang tidak bisa menyesuaikan diri dan tidak memiliki mana vessel, mereka hanya akan di eliminasi oleh alam.


Jika bencana itu benar-benar terjadi, maka hanya 1 dari 100.000 manusia yang dapat bertahan hidup. Itu adalah jumlah yang kematian yang sangat besar dan hampir memusnahkan seluruh peradaban manusia di bumi.


Namun, ada sebuah kabar baik. Ada manusia yang di sebut sebagai netral. Yakni, manusia yang tidak akan memiliki dampak apapun setelah terkena radiasi mana asing. Menurut sistem, mereka hanyalah spesies manusia yang cacat karena tidak mampu berevolusi menjadi ras tingkat lanjut.


Mengetahui semua hal yang mengerikan itu, Carina menjadi sedikit takut. Meskipun hal yang di katakan oleh sistem seperti sebuah dongeng, tapi Carina tidak mau mengambil resiko. Dia segera meminta sistem untuk mengajarinya bagaimana caranya untuk merasakan mana dari kekosongan.


Tapi sebelum itu, Carina sepertinya mengingat sesuatu. Saat ini dia berada di tubuh orang lain, lalu bagaimana dengan tubuhnya sendiri, apakah tubuhnya memiliki mana vessel juga?.


[Ya, tuan rumah. Tubuh utama anda memiliki mana vessel. Namun, saya mendeteksi sedikit keanehan pada tubuh tuan rumah. Untuk memastikan hal itu, saya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut setelah misi di selesaikan_]


"Lalu sekarang, bagaimana aku harus mengaktifkan mana vessel dalam tubuh ini?."


[Tuan rumah hanya perlu berkonsentrasi dan merasakan mana yang ada di sekitar. Setelah itu, tuan rumah harus memandu mana tersebut masuk ke dalam tubuh. Dengan demikian, mana akan secara otomatis mengikuti mana vessel dan tuan rumah dapat mengaktifkan mana vessel tersebut _]


Terdengar sederhana, tapi tidak semudah itu. Carina benar-benar tidak tahu bagaimana merasakan mana yang ada di sekitarnya. Carina duduk di tempat tidur dan menutup matanya untuk berkonsentrasi merasakan perubahan apapun di sekitarnya.


Semakin lama, alis Carina menjadi semakin berkerut. Tanda ketidak sabaran mulai muncul di wajahnya.


[Tuan rumah, sabar adalah kunci dari kesuksesan. Dalam penggunaan mana, proses yang paling sulit adalah untuk merasakan mana dari ketiadaan, jadi wajar jika tuan rumah akan memakan waktu yang cukup lama.]


Carina mendengarkan apa yang di katakan oleh sistem dan mulai menenangkan hatinya yang mulai gelisah. Perlahan, Entah berapa lama waktu berlalu, Carina yang hatinya sudah tenang, mulai tenggelam dalam suatu perasaan.


Perasaan ini sangat aneh dan sulit untuk di gambarkan. Ini seperti saat seseorang masuk ke dalam tidur, tapi perasaan di sekitarnya tidak memudar, justru sebaliknya. Perasaan yang ada di sekitarnya menjadi semakin tajam dan tajam. Bahkan Carina dapat merasakan angin halus yang bergerak di ruangan yang tertutup ini.


[...]


Hal ini sangat tidak terduga. Setidaknya manusia normal perlu waktu sekitar 7 hari atau lebih untuk dapat memiliki perasaan seperti itu, itupun adalah waktu yang paling cepat.


Carin bukan hanya memasuki perasaan mendalam, tapi di juga mulai bisa menyebarkan kesadarannya ke lingkungan sekitar. Meskipun jaringan kesadaran Carina hanya mencakup area sekitar 40m, tapi ini sudah sangat luar biasa, mengingat bahwa Carina baru mempelajari persepsi mana.


Meskipun Carina mampu menyebarkan utas spiritualnya ke lingkungan sekitar, dia masih mengalami kesulitan untuk merasakan keberadaan mana. Perasaan terhadap mana yang dia rasakan masih sangat samar dan terputus-putus.


Entah seberapa lama waktu berlalu, Carina mulai memperjelas persepsinya akan mana. Carina mulai menyadari berbagai macam partikel aneh yang mengambang di udara.


Jumlah partikel-partikel itu sangat banyak hingga sulit untuk di hitung dan memiliki berbagai macam warna yang bercampur aduk.


Saat Carina mendekati partikel merah menyala, Carina merasakan perasaan panas seperti api. Carina akhirnya tahu bahwa setiap warna memiliki arti atribut yang berbeda.


Tidak memperdulikan hal itu lagi, Carina mulai memikirkan untuk memberi perintah pada partikel tersebut untuk memasuki tubuhnya. Awalnya Carina merasa sangat bingung tentang cara melakukannya, tapi dia menyadari, bahwa saat dia berfikir untuk membimbing partikel-partikel itu masuk ke dalam tubuhnya, otak Carina memancarkan semacam gelombang yang dapat mempengaruhi mana di udara.


Dengan pengalaman itu, Carina mulai membimbing Mana yang ada di udara untuk memasuki tubuhnya melalui pori-pori kulit. Begitu mana tersebut memasuki tubuh, Carina merasakan perasaan hangat menjalar dari seluruh tubuhnya, mengikuti jalur tertentu.


Namun, perasaan hangat itu hanya berlangsung sesaat. Carina tiba-tiba merasakan perasaan sakit yang sangat luar biasa pada tubuhnya yang membuat seluruh darah di tubuhnya seakan mendidih dan dapat mengoyak tubuhnya.


[Tuan rumah, hentikan...!_]


Mendengar pengingat dari sistem, Carina langsung menghentikan tindakannya. Dia menantikan petunjuk selanjutnya dari sistem.


[Mana yang ada di tubuh tuan rumah mengalami konflik yang kuat. Keadaan seperti ini jarang terjadi, tapi akan ada beberapa konstitusi khusus yang dapat mengalaminya_]


"Lalu, bagaimana?."


[Tuan rumah hanya bisa menyerap mana yang sesuai dengan konstitusi tuan rumah sendiri_]


[Memang sulit, tapi ini juga akan memiliki keuntungan tersendiri. Yakni, tuan rumah dapat menggunakan sihir dari elemen tertentu dengan lebih kuat karena mana yang ada di tubuh tuan rumah murni tanpa mana lain yang menyebabkan konflik_]


Orang normal dapat menyerap jenis mana apapun, tapi Mana juga membawa sifat dari elemennya. Jika di dalam tubuh seseorang memiliki mana bertipe air dan api, saat orang tersebut menggunakan sihir api, maka sihir apinya akan melemah karena bercampur dengan mana bertipe air. Untuk mengatasi hal itu, maka pengguna mana pada umumnya harus memiliki kontrol yang sangat kuat untuk memilih dan memisahkan mana di dalam tubuh sebelum dia mampu memecah mana menjadi bentuk paling dasar.


Meskipun mana dapat di pecah menjadi partikel mana dasar, tapi konstitusi khusus milik Carina tidak akan bisa untuk memecah semua jenis mana menjadi tipe paling dasar, yakni aether. Carina hanya bisa menyerap dan memecah mana yang sesuai dengan konstitusi yang dia miliki supaya dia bisa mengolah mana.


Mana hanya bisa di sebut memiliki sifat yang tidak tetap saat pengguna mana mampu memecah mana menjadi aether. Jika orang yang menggunakan mana tidak mampu melakukannya, maka pengguna mana hanya bisa mengikuti prinsip elemen.


Carina mulai mengerti apa yang terjadi. Dia menghentikan semua tindakannya dan mulai memilih partikel mana yang paling cocok untuknya. Carina mencoba satu persatu setiap jenis warna.


Merah menyala untuk api, biru untuk air, biru transparan untuk es, hijau untuk kehidupan, emas logam, putih angin, tujuh warna untuk cahaya. Tapi, dari semua yang sudah di coba Carina, tubuhnya selalu memiliki reaksi penolakan yang sangat kuat.


Carina hampir putus asa karena itu, tapi dia tiba-tiba merasakan perasaan yang sangat akrab. Carina mengalihkan perhatiannya ke salah satu sudut yang sangat tidak mencolok. Dari sudut itu, Carina dapat melihat partikel yang berwarna ungu kehitaman dan merah maroon yang memiliki aura suram dan berdarah. Jumlah kedua partikel itu sangat sedikit jika di bandingkan dengan partikel lain yang ada di udara.


Carina mencoba untuk membimbing kedua jenis partikel itu untuk memasuki tubuhnya. Begitu kedua jenis partikel itu masuk, Carina merasakan perasaan dingin dan sangat suram menjalar di jalur mana vessel miliknya. Dingin yang di rasakan oleh Carina bukanlah dingin seperti memegang suhu rendah, tapi itu merupakan perasaan dingin yang membuat bulu kuduk merinding.


Kedua jenis partikel itu segera terpecah menjadi aether dan bergegas untuk mengisi setiap sudut mana vessel dalam tubuh Carina. Setiap sel di tubuh Carina seakan berteriak kegirangan. Sel-sel di tubuhnya seperti anak-anak yang kelaparan, mereka menghisap ether dari kedua jenis mana itu dengan sangat rakus.


Perasaan ekstasi itu berlangsung beberapa saat sebelum menghilang. Carin tidak bisa menghisap kedua jenis mana itu lagi karena jumlah mereka yang sangat sedikit.


Begitu Carina membuka mata, dia mencium aroma tidak sedap dari tubuhnya. Banyak kotoran dan racun dari dalam tubuhnya yang di peras dan di buang melalui pori-pori sehingga menghasilkan cairan kotor berwana kecoklatan berbau tak sedap di tubuh Carina.


Alis Carina sedikit mengernyit saat melihat kondisinya yang sangat kotor. Dia langsung berlari ke kamar mandi kecil di kamarnya untuk membersihkan diri. Selesai membersihkan diri dan membereskan sisa-sisa kotoran di tempat tidur, Carina melihat sebuah jam elektronik kecil yang ada di atas mejanya.

__ADS_1


Melihat waktu, nampaknya sekarang sudah sore. Carina memulai pelatihan sekitar pukul 8 atau 9 pagi, dan saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 05:47 sore.


Melihat waktu itu, Carina langsung keluar dari kamarnya dengan menggunakan pakaian kamuflase militer kecil yang khusus di sesuaikan untuknya.


Ketika baru saja keluar dari pintu, Carina melihat Tasher sedang bersandar di dinding dekat pintunya. Saat ini Tasher melihat ke arah atap dengan pandangan kosong, entah apa yang sedang dia pikirkan.


Tasher:"Apakah kamu baik-baik saja?."


Carina tidak yakin kenapa Tasher tiba-tiba menanyakan itu. Alhasil, Carina tidak menjawab, tapi di melihat Tasher dengan tatapan bingung.


Tasher:"Kamu melewatkan makan siang!."


Akhirnya Carina menyadari bahwa Tasher sedang mengkhawatirkannya.


Carina:"Ya. Aku hanya sedikit melatih fisik untuk mempersiapkan diri."


Mendengar jawaban Carina, Tasher mengangguk. Meskipun ragu, tapi dia masih mempercayai Carina. Tasher hanya merasa cemas bahwa besok Carina akan secara resmi mengikuti program pelatihan iblis itu.


Jika Carina tidak ingin mengikuti program itu dan kantor pusat memaksa, Tasher berencana untuk membawa Carina pergi dari negara ini, tapi pelatihan ini atas keinginan Carina sendiri, jadi Tasher tidak bisa berbuat banyak untuk menghentikannya.


Tasher:"Mau makan bersama?."


Carina tidak menjawab, Tapi Tasher seakan menyadari makna dari tatapan Carina, dan dia berbalik untuk memimpin jalan menuju kafetaria. Seperti yang di harapkan, Carina mengikuti Tasher dengan diam tanpa sepatah katapun.


.....


Pada pagi hari, Carina bangun sangat pagi, lebih pagi dari biasanya. Tanpa membuang banyak waktu, Carina langsung bergegas untuk membersihkan diri dan memakan biskuit terkompresi sebagai sarapan. Carina berjalan keluar dari kamarnya dengan mengenakan pakaian kamuflase yang sama seperti kemarin.


Carina datang ke ruangan besar dengan banyak pesawat di awal. Dia menuju ke sebuah sudut dimana di sana ada sebuah helikopter baling-baling ganda di parkir. Di dekat helikopter itu ada seorang tentara berpangkat perwira yang sedang memegang sebuah daftar di tangannya.


"Nama?."


Perwira itu menanyai Carina tanpa mengangkat kepalanya. Suaranya tegas dan berat, sangat mencerminkan sosok tentara.


Carina:"Alice. SF 05/044 Viper."


Mendengar serangkaian kata dan angka yang diucapkan Carina, perwira itu mengangkat kepalanya dan melihat Carina sejenak sebelum membiarkannya masuk ke dalam helikopter.


Saat Carina masuk, di dalam helikopter belum ada orang lain selain Carina. Perlu waktu lebih dari satu jam sebelum sekelompok empat puluh sembilan orang tiba. Kelompok itu di pimpin oleh seorang perwira tinggi militer perempuan. Setelah beberapa percakapan dan anak-anak itu menyebutkan nama dan sandi mereka, mereka semua masuk ke dalam helikopter.


Yang duduk di dekat Carina adalah seorang anak laki-laki berusia sekitar 15 tahun dengan rambut pirang dan mata coklat. Carina melirik anak itu Sebentar. Melihat bahwa anak itu terus memainkan jari-jarinya, Carina tahu bahwa anak itu sedang gelisah.


Carina berhenti memperhatikan anak itu dan mulai menutup matanya. Bukan karena Carina sedang tertidur, tapi Carina berusaha untuk menyerap mana yang ada di udara. Saat pagi ini, Carina mengetahui bahwa partikel cahaya hitam yang ada di udara menjadi melimpah dan sangat gelisah, mencoba mencari tempat untuk bersembunyi. Hal ini menyebabkan partikel hitam itu mudah untuk di serap, jadi Carina tidak mau menyia-nyiakan kesempatan itu dan mulai berlatih.


Semua orang yang seharusnya ada di helikopter telah masuk. Saat ini, platform tempat helikopter terparkir tiba-tiba naik ke atas. Karena berada di bawah tanah, bagian puncak gunung itu terbelah dan menciptakan jalan keluar bagi helikopter.


Carina melihat keluar jendela. Apa yang membuat dia sedikit kecewa adalah, bahwa dia tidak melihat kehadiran Tasher sejak pagi tadi, bahkan Tasher tidak mengucapkan selamat tinggal padanya.


Saat helikopter mulai lepas landas, dari sudut matanya, Carina melihat Tasher. Tasher sedang berdiri di atas puncak bukit batu yang tinggi dengan tubuh tegap dan tegas.


Angin dari baling-baling helikopter yang kuat sama sekali tidak menggoyahkannya, seakan dia adalah sebuah lembing tegak yang tertancap di batu, begitu kokoh dan tidak tergoyahkan.


Angin kuat helikopter menerbangkan rambutnya, mengungkapkan sisi wajah yang sangat tegas dan bersudut. Helikopter semakin tinggi, tapi Carina memperhatikan bahwa bibir Tasher sedikit terbuka dan mengucapkan sesuatu.


Pada jarak ini, tidak mungkin dapat mendengar apa yang di katakan oleh Tasher, terutama karena suara baling-baling yang sangat keras. Tapi, dengan visi Carina yang telah di optimalkan, dia masih bisa melihat gerak bibir Tasher dengan sangat jelas, sehingga Carina mampu membaca gerak bibir Tasher.


"Pulanglah dengan selamat, Aku akan menunggumu...!"


Pulang, sebuah kata yang asing bagi Carina. Setelah ibunya meninggal, kata-kata pulang adalah siksaan yang paling menyakitkan bagi Carina. Apa yang menunggu Carina saat sampai di rumah, adalah kelakuan biadab dari ayah tirinya itu.


Tapi sekarang, kata-kata pulang dan menunggu itu, Carina entah kenapa merasa hangat di hatinya. Wajahnya yang selalu membeku dan tertutup lapisan es dingin, tiba-tiba membangkitkan senyuman tanpa dia sadari.


Carina melihat bayangan Tasher yang semakin menjauh dan wajahnya kembali ke kebekuan seperti sedia kala. Dalam perjalanan ini, tidak ada yang mengucapkan sepatah katapun. Dengan perwira wanita yang diam sepanjang waktu atau anak-anak yang gelisah membuat suasana menjadi hening dan agak canggung.


Helikopter terbang setinggi 5000m dengan kecepatan sekitar 150 Knot selama 2-3 jam. Pemandangan yang bisa di lihat oleh Carina hanyalah lautan pohon hijau yang tidak berujung. Perwira wanita yang selama ini duduk diam, dia tiba-tiba berdiri dan berkata dengan suara keras.


"Perhatian, Saat ini kita akan menuju ke kamp pelatihan. Di sana kalian akan berlatih untuk men_"


"!"


"!"


Sebelum kata-kata yang akan dia ucapkan selesai, tiba-tiba helikopter berguncang dengan kuat. Banyak anak-anak yang tidak menyiapkan diri, kepala mereka saling berbenturan.


"Mayday... mayday...!"


"Mesin helikopter mengalami masalah dan berhenti berfungsi. Harap segera kencangkan sabuk pengaman... bzt.. bzt...!"


Lampu peringatan menyala merah bersama dengan peringatan yang di berikan oleh pilot. Banyak teriakan bahkan tangisan dari beberapa anak yang panik. Carina hanya bisa mengeratkan gigi dan memegang sabuk pengaman dengan lebih erat.


Brak...!


Tiba-tiba guncangan keras kembali terjadi. Entah kenapa, pandangan Carina menjadi semakin lesu dan mengantuk. Sebelum Carina menutup mata, dia melihat bahwa perwira wanita itu mengenakan masker oksigen di wajahnya. Sebelum pikiran Carina merespon apa yang terjadi, seluruh dunia menjadi gelap dan Carina kehilangan kesadarannya.


...----------------...


Author: Sebenarnya aku mau Hiatus yang ini dan menyelesaikan salah satu dari empat novelku terlebih dahulu, tapi karena ada permintaan update, jadi aku akan berikan.


Oh, jika ada salah satu novelku yang ingin di update, kalian bisa berteriak padaku di kolom komentar.

__ADS_1


__ADS_2