Douluo : Tang Yin The Senses

Douluo : Tang Yin The Senses
kembali (1)


__ADS_3

Aku lari menuju tempat guru dan xiao san berada, tetapi sebuah layar muncul di depan wajah, membuatku terhenti sejenak.


[Uchiha, Saat ini Host telah mempunyai kekuatan Itachi, dan segera mendapatkan kekuatan Uchiha shisui, sasuke sepenuhnya, dan saat mendapatkan Cincin roh ber unsur ruang, maka akan mendapatkan Uchiha Obito... Madara... Dan, mungkin akan mendapatkan potensi penuh dengan Teknik Mata iblis ungu, membuatnya seperti Byakugan Hyuga, dan saat Cincin roh di mata roh mencapai 7, maka Host dengan Bunshin dan Chakra, yang cukup, bisa mengeluarkan para avatar roh dewa dewa.


Sistem mendapatkan informasi lebih lanjut setelah penyerapan Cincin roh barusan, Hadiah misi juga akan di rubah.


Rendah : perunggu


Menengah : perak


Atas : emas


Dan ??? : berlian.


Nama Host : TangYin (Sebelumnya BimaSakti)


Umur : 6.. tahun


Kondisi : Sehat


Roh beladiri : 1.Rumput biru perak (1 Cincin roh warna kuning 525 tahun, Teknik : Mampu menyerang kesegala arah dalam jarak area 100 meter, Lilitan. Efek : Racun ular datura/mandala secara penuh, Domain ilusi dengan jarak 2 meter dari rambatan rumput biru perak)


2.Palu langit cerah mutasi positif kaisar biru perak, penggunaan kekuatan roh sama dengan rumput biru perak, 1. Dan berat awal lebih besar dari palu langit cerah biasanya, palu ini juga ringat bagi pemilik. (0 Cincin roh)

__ADS_1


3.Mata roh Sharingan, lebih hebat dari sharingan biasa, karena kalau menggunakan teknik terlarang Izanagi maka akan sama dengan ledakan Cincin roh seperti teknik Sumeiru Palu langit cerah. (0 Cincin roh)


Poin : 10


Misi tersedia : Berlatih keras (1 poin) hajar penjahat (5 poin)


Gacha : Perunggu (10) perak (50) (emas 100)


Penyimpanan : Kolam susu 96%/100% (4% telah diminum)


Sistem kuasa858 1.0] Ucap Sistem membacakan kalimat di layar transparan itu.


Aku berhenti, diam sejenak, lalu menanyakan hal janggal di bagian terakhir. "Sistem Kuasa858? Apa itu?"


"Urutan apa? Kelahiran? Maksudmu nomor urut saat kau dibuat?" Ucapku yang masih bingung.


[Tak dapat mengakses informasi, Versi sistem tak memadai, tak seperti Nomor urut 859.] Ucap sistem yang membuatku semakin bingung.


Tetapi tak ada waktu, sebentar lagi pagi tiba, Xiaosan pasti sebentar lagi akan menyelesaikan penyerapan, Aku juga khawatir jika mereka terkena racun ular tadi.


***


Siang, Kami sedang menaiki kereta kuda, menuju akademi Kota Nuoding kembali, beberapa saat yang lalu, saat guru menganggap aku menghilang karena itu ilusi, dan manganggap aku lari kearah lain. ketika Xiaosan hendak menyerap Cincin roh.

__ADS_1


Untung ia percaya, tapi Xiaosan sedikit curiga, tapi ekspresi curiga itu segera lenyap, karena melihat diriku baik baik saja.


Saat kami hendak menunjukan Teknik cincin roh, ternyata aku bisa mengatur kadar racun di Rumput biru perak, dan membuatnya seolah sama seperti milik Xiaosan tetapi tetap lebih kuat, domain ilusi juga tak bisa disamarkan.


"Untung saja kalian selamat dan berhasil! Apalagi kau, Xiaoyin! Ular yang kau serap kultivasinya berusia hampir 500 tahun! Apalagi itu adalah mutasi binatang roh! Lain kali, jangan lalukan itu kembali! Sangat berbahaya! Kau juga, Xiaosan." Ucap guru, bersyukur, tapi ada rasa bangga tersembunyi, karena kami telah berhasil mempraktekan teori miliknya, ia juga memeluk kami saat itu.


Ia akan terus bilang agar kami sedikit menyembunyikan kekuatan, karena Teknik dari Cincin roh kami tak normal, Aku punya domain ilusi di Rumput biru perak, dan Xiaosan, racun dan jarak dari rumput biru peraknya sedikit lebih kuat dari karya aslinya, karena ia membunuhnya dengan kejam, Guru juga menanyakan hal yang mencurigakan itu, ia juga menanyakan bagaimana aku membunuh ular mutasi itu, guru penuh dengan pertanyaan.


Aku hanya bilang, "Ayah mengajari kami berburu sejak kecil, dan aku menggunakan palu untuk melawan ular itu, paluku mempunyai aura untuk mengusir ilusi."


Tapi itu hanya membuat guru semakin penasaran, tapi ia sadar diri, dan bilang, "Lain kali, Kalian harus menceritakan lebih dalam, karena kita adalah guru dan murid"


Xiaosan bersikap layaknya anak kecil, mengangguk, Aku ragu ragu, dan mengangguk samar, sejujurnya tak terlalu suka dengan sifat guru, tetapi.


Kalau guru tak ikhlas mengajarkan kepada murid karena mungkin murid tak menghormatinya, maka ilmu akan menjadi sia sia, percayalah, atau jika kau cukup pintar memiliki guru lain, dan lapang dada meninggalkan guru lama, atau kau bisa belajar mandiri.


Kamu membantu guru berdiri, dan memesan kereta kuda.


***


Diperjalanan, Aku melamun, memikirkan penjelasan dari Sistem, 'Apakah mereka berkeluarga? Aku tak tahu, yang jelas masih banyak mahluk seperti sistem diluar sana, dan bisa saja dimiliki oleh orang berhati gelap..' Batinku dengan pemikiran liar.


Dan kami sebentar lagi sampai di akademi.

__ADS_1


__ADS_2