Douluo : Tang Yin The Senses

Douluo : Tang Yin The Senses
lvl 14


__ADS_3

Kami masuk kedalam bangunan, suasana disini terasa lebih megah, arsitekturnya lebih mewah dari bangunan lain, yah itu normal mengingat ini adalah aula roh. Dan entah mengapa, meski ini di dalam ruangan, tapi udara terasa segar, tak pengap, setelah Tangsan menutup pintu, kami melanjutkan perjalanan, tak lama, terlihat sesosok 2 orang.


***


"Halo, Tuan Su yuntao" Ucap Tangsan dan Tangyin pada Su yuntao.


"Itu Kalian.. mereka bocah yang kukatakan kekuatan roh penuh alami, sayangnya.." Ucap Su Yuntao, kepada kakek tua disebelahnya yang mengenangan pakaian putih.


Tang bersaudara melirik kearahnya, Tak tahu isi pikiran masing masing.


"Yuntao, Kau membangkitkan duaorang jenius, tapi.. Sayang sekali.." Ucap Seorang kakek tua di sebelah Su yuntao, Ma Xiunuo.


"Nama mereka Tangsan dan Tangyin, Tolong bantu mereka untuk lakukan penilaian Martial soulnya. Tangsan dan Tangyin, Master Ma Xiunuo akan menilaimu" Ucap Su yuntao lalu pergi.


"Sampai jumpa, Master su" Ucap Tangsan kepada Su yuntao, Aku hanya mengangguk pelan.


"Kalian, Ikut denganku" Ucap Ma Xiunuo. "Mohon bantuanmu Master Ma Xiunuo" Ucap Tangsan, lagi lagi Tangyin hanya mengangguk.


"Jangan panggil aku master, Aku bukan seorang master" Ucap Ma Xiunuo sambil berjalan. "Baik, Kakek Ma Xiunuo" Ucap Tangsan berjalan mengikuti, Tangyin hanya diam.


'Pembicaraan ini... Aku merasakan sesuatu yang familiar..' Batin Tangyin.


*membuka pintu*


"Ini adalah Aula roh pelindung tingkat paling rendah,.. Juga disebut Aula cabang roh pelindung , Di dunia roh, meski di kota terkecil sekalipun.. Memiliki Aula roh pelindung.


Diatasnya lagi adalah Aula utama roh pelindung, Aula utama roh pelindung hanya bisa dimiliki kota besar, ibu kota kedua Kekaisaran adalah Aula utama roh pelindung tingkat 4.


Tingkat kelima adalah Aula/balai Suci, Disana adalah tempat tersuci dari aula roh pelindung, sebenarnya, Diatas Aula Suci masih ada Aula Persembahan/Pemujaan roh, Namun hanya Master roh tertinggi yang berhak masuk kesana, disana adalah tempat yang paling diimpikan setiap master roh." Ucap Ma Xiunuo menjelaskan.


"Terimakasih telah memberitahuku, Kakek Ma Xiunuo! Tapi, bolehkah kita mulai?" Ucap Tangsan. tersenyum kecil, 'Sebenarnya aku sudah tahu..' Batin Tangyin mengangguk.


"Anak zaman sekarang tak sabaran, Hmm.. *Anggukan* Mari kita mulai" Ucap Ma Xiunuo memberikan energi pada bola besar.


'Roh beladiri.. Rumput biru perak2x!' Batin Tang bersaudara secara bersamaan.

__ADS_1


"Ini.. Rumput biru perak??" Ucap kakek tua itu terlihat kaget dan heran, terlebih lagi warna dari roh beladiriku warnanya lebih pekat.


"Ada masalah apa, kakek Ma Xiunuo?" Tanya Tangsan.


Aku tersenyum, Sesuatu yang familiar, dan Dejavu. Cincin roh kami melonjak naik.


"Ternyata Cincin Ratusan tahun... Pantas terjadi perubahan besar kepada Rumput biru perak" Ucap Ma Xiunuo kaget, Dua rumput mempunyai Cincin roh ratusan tahun.


"Kelihatannya, kalian punya guru hebat di akademi nuoding, sayang sekali.. Potensi perkembangan Rumput biru perak sangat payah. Masukan kekuatan roh kalian kedalam Bola, aku ingin melihat kalian level berapa" Ucapnya, merendahkan dan menyuruh.


Kami bergiliran, Tangsan terlebih dahulu. Meletakan telapak tangan di permukaan bola yang berata di genggaman kakek tua itu, segera sesuatu beresonansi, kakek itu melihat cahaya yang dihasilkan, "Level 13? Tidak mungkin. Bagaimana mungkin lompat dua level? Nak, boleh kah kau beritahu aku.. Cincin roh mu didapat dari membunuh monster roh apa?" Ucap kakek itu penasaran, sepertinya jika informasinya bagus dan tepat, ia akan segera melapor, dan kebelet ingin hadiah.


"Ular mandala." Ucap Tangsan singkat.


"Apa?" Kakek tua itu memastikan pendengarannya berfungsi dengan benar, lalu mencari informasi di dalam memori otaknya. "Ular mandala.. Roh tipe hewan? Ular mandala? Bagaimana bisa tipe tumbuhan.. Menggunakan cincin roh tipe hewan?" kakek tua itu sedikit bergumam dan berkata.


"Bisa, kakek ma xiunuo. Ini dapat terjadi dalam kondisi tertentu, Guruku menyebutnya teori roh pelindung peniru." Ucap Tangsan menjelaskan.


"Siapa gurumu?" Tanya kakek tua itu buru buru.


"Master? Orang yang pernah menerbitkan 10 kekuatan inti roh pelindung.. Lalu gelarnya dihapus oleh balai roh pelindung?" Ucap Ma Xiounuo.


'Ternyata guru berasal dari balai roh pelindung." Gumam tangsan


Lalu giliran Tangyin, kakek tua itu menginstruksikan hal yang sama, dan levelnya sama dengan Tangsan, level 13, Tangsan menduga sebagian itu karena Tangyin mengikuti caranya menyerap Cincinroh, dan sebagian karena mungkin karena monster roh yang dibunuh kakaknya itu adalah mutasi.


"Luar biasa! Dua saudara yang melompati 2 level sekaligus!" Kakek tua itu kembali kaget. Tetapi kemudian kembali normal, "Sayangnya itu hanya rumput biru perak!" Ucapnya kembali meremehkan.


Tanpa sadar, sedari tadi mata Tangyin telah menjadi merah darah, dan kembali normal saat telah selesai test level.


***


pukk


"Apa kalian bersedia bergabung dengan balai roh pelindung?" Ucap kakek tua itu sembari menepuk pundak kami.

__ADS_1


"Kakek ma xiunuo, bukankah kami datang untuk mendaftar?" Ucap Tangsan bingung, membantu diamnya Tangyin.


"Tidak, ini berbeda. Bergabung dengan balai roh pelindung .. berarti menjadi master roh khusus balai roh pelindung, pelatihan master roh harus dilakukan oleh sekolah khusus yang dibuka balai roh pelindung."


"Ditakutkan tidak bisa. kami sudah belajar di akademi Nuoding." Ucap tangsan.


Menghela nafas "Memang telat selangkah. Balai roh pelindung.. Juga tak berhak merebut murid akademi lain. Master juga takkan setuju kalian bergabung dengan kami, semua salah Su yuntao. Seharusnya dia langsung membantu kalian ke balai roh pelindung. Hela nafas. "


"Tidak bisa dikatakan seperti itu juga, jika aku datang ke balai roh pelindung.. Siapa tahu kami juga takkan mendapatkan Cincin roh sebaik ini" Ucap Tangsan, diselingi anggukan Tangyin.


"Masuk akal juga, baiklah. Selamat bergabung dengan kelompok master roh. Mulai sekarang.. kau adalah master roh resmi di kekaisaran Tiandao."


Kami pergi setelah mengucapkan selamat tinggal, kakek tua itu mengantar sampai ruangan tadi kami bertemu, dan ia memperhatikanku, dia sedikit heran kenapa aku banyak diam ketimbang saudaranya.


'Mungkin ia malu karena kalah pintar?' Batin kakek tua itu ngasal.


Tidak, itu semua termasuk rencana Tangyin, ia telah merencanakan ini semenjak kebangkitan roh beladirinya, tapi sebenarnya, khayalan rencana ini telah ada semenjak di dunia dahulu, selain Bima gemar membaca, ia juga gemar menghayal.


Sebenarnya, kekuatan rohnya adalah 14,5. Ia menggunakan Sharingan dan mengeluarkan ilusi disaat yang tepat.


***


Setelah kami keluar dari bangunan mewah itu, kami melanjutkan perjalanan, teringat pesan ayah mereka, mereka akan mendatangi tempat yang panas oleh bara api, dan bising.


Sementara itu ditempat lain, Kota soutuo, kekaisaran Xingluo.


"Kau akan pergi lagi? Kapan akan kembali?" Ucap seorang wanita, ia terlihat cantik, dan ada seperti Bando telinga beruang di kepalanya.


"Kali ini sedikit lama.. Mungkin satu tahun lebih, guru akan mengajariku Teknik itu lebih dalam, dan.. tahun tahun ini adalah hari terakhirnya, tugasnya akan segera selesai. Ucap seorang pria berpenampilan kusut, berantakan, seperti habis melakukan gerakan sesuatu yang sangat cepat dengan singkat. Mereka berpelukan mesra.


"Jaga dirimu baik baik, sayang" Bisik wanita itu, "Kau juga sayang" Ucap pria itu, lalu menghilang, masuk kedalam cermin besar.


"Tanpa mahkota, kau sangat lambat." Ucap suara serak saat ia keluar dari balik cermin besar.


"Maaf guru, kau mungkin telah melupakan rasanya punya istri-" Ucapannya terhenti karena sebuah pukulan hendak mendarat di kepalanya.

__ADS_1


Kisah lain yang saling berhubungan, Tanggen, seperti namanya, akan terus mengakar.


__ADS_2