Douluo : Tang Yin The Senses

Douluo : Tang Yin The Senses
guru?


__ADS_3

"Apa kalian merasa heran.. Darimana aku tahu kalian punya Roh pelindung ganda?" *Tangyin menggelengkan kepalanya* "karena kedua bukti kertas ini. Aku permah meneliti 647 pemilik rumput biru perak. Ada 16 orang yang memiliki kekuatan roh. Dari 16 orang ini.. Kekuatannya tak ada yang melebihi level pertama.


Lalu kalian terlahir dengan kekuatan level 10. Menurut salah satu penelitianku.. dari 10 kekuatan inti roh pelindung.. Jika kekuatan roh alami jika dibandingakn dengan roh pelindung..rumput biru perak jelas tak bisa memenuhinya. Jadi aku sangat yakin.


Kalian memiliki satu roh pelindung lainnya.. Bahkan itu roh pelindung yang sangat kuat" ucap master. *mereka sambil berjalan.*


"Segala sesuatu memiliki pengecualian. Kenapa kami tak masuk?" Ucap Tangsan.


"Segala sesuatu memang ada pengecualian. Selama 100 tahun ini.. Hanya muncul dua pemilik roh pelindung ganda. Namun, pemilik kekuatan roh penuh alami ada 19 orang.


Aku telah meneliti roh pelindung mereka, semuanya sangat kuat.


.


.


.


Lalu ada ada pengecualian, lima diantaranya. Mereka adalah roh pelindung mutasi... Dari penelitianku selama ini terhadap roh pelindung yang bermutasi.. Tak ada roh pelindung yang bermutasi.. Dengan Rumput biru perak. Rumput biru perak kalian juga berjenis biasa" ucap master.


'Biasa?' batin Tangyin merasa sedikit lucu di pikirannya.


"Aku sangat yakin bahwa pikiranku benar." Ucap master.


"Apa itu roh pelindung mutasi?" Ucap Tangsan bertanya, dan Tangyin menyimak.

__ADS_1


"ini harus diceritakan dari pewarisan roh pelindung. Secara normal, seseorang mewarisi roh pelindung dari pihak ayah atau ibu. Namun, ada kasus Khusus. Roh pelindung mutasi dapat berubah menjadi kuat.. Bahkan muncul kekuatan roh alami. Namun kebanyakan roh pelindung mutasi malah menjadi lemah.


Roh pelindung mutasi. Seperti hasil perkawinan keluarga dekat. Kemungkinan cacatnya sangat besar. Namun ada kemungkinan muncul di jenius juga" Ucap master menjelaskan panjang lebar.


Tangsan langsung berdiri dari tempat duduknya, dan langsung berlutut. "Apa yang kau lakukan?" Ucap master heran. *Tangsan bersujud 3x* "Mohon jadikan aku muridmu" Ucap Tangsan dengan yakin. Tangyin memperhatikannya, dan masih berbikir saat ini.


"Anak bodoh.. Tak perlu berlutut untuk berguru. Ini hanya boleh dilakukan kepada raja dan orang tua, kau hanya perlu membungkuk saja." Ucap Master


"Sehari sebagai guru, seumur hidup sebagai orang tua. *menunduk* Kau seharusnya mendapat sujud dariku" Ucap Tangsan.


*mereka saling memandang, seperti tak menyadari adanya Tangyin, Dan saat ini, Tangyin telah selesai berfikir, lalu memperhatikan mereka*


'Pengetahuannya memang bagus, tetapi sepertinya banyak celah besar juga, tapi ini hanyalah awal, Hahaha... Ilmu yang kudapat pasti tak bagus bagiku karena tak menghormati seorang guru...' Batin Tangyin, yang juga berdiri lalu membungkuk.


Master langsung senang dan menepuk pundak mereka berdua. 'Dua murid, Martial soul Ganda!!' Batinnya senang.


Lalu mereka mulai masuk lebih dalam menuju Akademi.


*Kejadian yang sama terjadi, Dua rumput biru perak di ejek oleh guru akademi*


"Baiklah seperti ini saja, ini diberikan gratis oleh akademi. Kalian Tinggal di asrama ketujuh. Pergilah, akan ada guru yang mengatur pekerjaan untuk murid paruh waktu." Ucap Guru ketua.


"Terimakasih" Ucap Tangsan dan Tangyin, pergi keluar, tetapi kembali mendengar sesuatu.


"Master memang hebat, namun. Ia hanya hebat dalam teori. Dia tentu harus membuktikan teori teorinya itu." Ucap guru ketua.

__ADS_1


"Ketua, Aku ingat mereka memiliki 10 kekuatan inti roh pelindung." ucap guru yang tadi mengejek dua Saudara tang.


.


.


.


Setelah mendengar ejekan mereka sedari tadi, Tangsan dan Tangyin saling menoleh, mengangguk, seakan langsung sefrekuensi, lalu tersenyum.


'Dia memastikan kami memiliki roh pelindung ganda, hanya dengan surat bukti. Apa itu termasuk lolucon? Tak tahu siapa lolucon yang sebenarnya.' Batin mereka berdua bersamaan.


"Tangsan, kau memikirkan hal yang sama bukan?" Ucap Tangyin. "Tentu" Ucap Tangsan menjawab dengan senyum kecil.


'Meskipun ia lemah, masing sombong dengan sifat tuan mudanya, juga seorang plagiat. Tapi ia masih bekerja keras, Aula roh, Aku akan menghancurkan kalian seperti kalian memperlakukan keluargaku waktu itu, dan nanti, Aku tak akan melewati batas, Tapi tak tahu dengan Fikiran adikku nanti.' Batin TangYin.


Diperjalanan mereka berbincang bincang kecil diperjalanan. Lalu saat hendak sampai, Tangyin bilang akan memasuki kamar duluan sebagai seorang kakak.


Tangsan hanya menggelengkan kepala dan tersenyum kecil, 'Hah.. Dia tak berubah' Batin Tangsan dengan lucu.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2