Douluo : Tang Yin The Senses

Douluo : Tang Yin The Senses
kembali (2)


__ADS_3

Kami tiba di akademi nuoding pada tengah hari, guru meminta kami untuk pergi menuju aula wuhun cabang kota nuoding, tapi Tangsan terlebih dulu menemui Xiao wu dan yang lain, dan aku istirahat di asrama.


"Sistem, tolong jelaskan tentang Uchiha itu, apa maksudmu aku akan mewarisi kekuatan mereka secara perlahan?" Ucapku soalah berbicara sendiri.


[Karena Uchiha itachi sangat cocok dengan karakter host, hanya bagian awal saja bisa membuka potensi penuh!] jawab sistem.


Lalu dengan wajah bingung dan dahi terlipat aku bertanya kembali, "Potensi penuh? Apa maksudmu...?"


[Host seperti Itachi itu sendiri, dan itachi adalah seseorang dari klan uchiha, Sistem adalah tipe kuasa, host bisa menganggapnya sebagai template, sering mendengarkan atau melihatnya di internet bukan?] Ucap sistem.


Aku mengangguk, "Umm.. Sering kulihat di Novel novel Fanfic, jadi.."


[Benar, host secara tak langsung memang adalah Uchiha itachi, dan jika karakter uchiha lainnya berkumpul, maka sharingan semakin kuat, Atribut api juga semakin kuat, indra mata semakin kuat, dan nanti bisa kebal terhadap sebagian api, mungkin itu akan lama.. Tapi itu pasti, Chakra, dan menjadi kekuatan roh, juga akan menumpuk di dalam tubuh, host bisa menjadikannya sebagai cadangan energi, sistem bisa menyimpannya, dan jika host membutuhkan energi tambahan, harus melakukan sentuhan khas itachi] Ucap sistem.

__ADS_1


"Baik, aku mengerti sekarang!" dengan wajah yakin dan percaya dengan ilmu yang ia dapat dari membaca fanfic, sentuhan yang bisa mengirimkan energi, kepada diri sendiri ataupun orang lain..


***


Sementara itu disisi lain, Tangsan sedang bertarung dengan seseorang di sebuah bukit, tak ada perubahan, sebagian seperti di aslinya selain Xiaowu dan wangsheng menanyakan kabar Tangyin.


Aku keluar asrama, hendak pergi, tapi di depan ternyata ada guru yang seperti sedang menunggu, aku menghampirinya dan menyapa.


"Xiao yin, Ini untuk latihan Fisikmu, kau bisa melatih bagian awal selama dua tahun, dan melatih bagian tengah dua tahun kemudian, dan kau bisa melatih bagian lainnya nanti saat sudah lulus, kau meminta latihan yang membuatmu kuat bukan? Ini sangat cocok denganmu, mungkin jika Xiaosan juga ingin belajar, kau bisa sedikit melatihnya, dan jangan meninggalkan plajaranku dan juga pelajaran di akademi, kuat tanpa ilmu hanyalah kesia siaan, Aku akan kembali ke kantorku, kau bisa menunggu Xiaosan pulang dan pergi bersama menuju Aula roh untuk di uji Roh beladiri." Ucap master. Aku mengangguk angguk dan berkata "baik."


Master memang sudah memberi tahu kami harus pergi ke aula roh, jika mendapatkan koin emas dari sana setiap bulan, tak perlu lagi kita sebagai murid yang bekerja di akademi.


Setelah Tangsan pulang, kami pergi menuju aula roh kota Nuoding, bercakap cakap sebentar tentang kejadian di bukit belakang akademi, Tangsan memberi tahu secara singkat, dan memberi tahu bahwa Xiaowu juga telah menjadi master roh dengan Cincin roh ratusan tahun, aku hanya berpura pura kaget mendengarnya.

__ADS_1


'Sudah kuduga, dan kurasa ini akan sedikit mengejutkan para guru, ada 3 murid pekerja tahun pertama yang telah menjadi master roh dengan Cincin roh ratusan tahun!.' Batin Tangyin mencetak senyuman kecil sambil fokus melihat sekitarnya yang ramai.


'Masalah kultivasi jurus Xuantian telah diselesaikan, Cincin roh juga sudah dimiliki. Guru pernah bilang di dunia ini ada banyak sekte. Entah di kemudian hari apa ada kesempatan.. Untuk mendirikan sekte Tang yang baru di dunia ini, Kakyin adalah anggota kedua..' Batin Tangsan menoleh kearah Tangyin.


Mereka sibuk dengan pikiran masing masing sampai teriakan menarik perhatian mereka.


"Berhenti, nak. Ini adalah Balai roh pelindung, tak boleh sembarang masuk!" Ucap penjaga pintu aula roh.


"Halo, kami datang untuk tes roh pelindung." Ucap Tangsan dan Tangyin.


Penjaga itu berpikir sebentar sebelum berkata, "Masuklah, di kawasan resepsi, Carilah master Ma Xiounuo."


Kedua bersaudara Tang mengangguk, tapi Tangyin sedari tadi memasang mata tajam, ia masih mengingat kejadian dulu, tapi ia menutupi itu dengan baik, tanpa ketahuan bahkan oleh tangsan.

__ADS_1


__ADS_2