Douluo : Tang Yin The Senses

Douluo : Tang Yin The Senses
Yin vs San


__ADS_3

"Kau siap xiaosan?" Ucap Tangyin bersiap melawan Tangsan.


"Tentu, kau bisa duluan" Ucap Tangsan juga bersiap.


"baiklah..." Ucap Tangyin langsung mengaktifkan tiga teknik, Mata iblis ungu. Tangan giok misterius. Dan gerakan kilat bayangan hantu.


Dan tentu saja, Tangsan yang lebih ahli menghindari semua itu dengan sangat baik, dan menggunakan tiga teknik itu lebih baik ketimbang Tangyin.


Mereka terus maju mundur disekitar asrama, melompat dan berguling, murid lainnya tak berani turun dari tempat tidur mereka karena takut terkena serangan mereka berdua.


*trank! Trakk!* tangan misterius giok terus berhadapan satu sama lain.


Saat Tangyin merasakan seseorang datang, ia sengaja mengalah. "Aku mengalah, kau bisa menjadi pemimpin!" ucap Tangyin dengan senyum licik.


"Kak kau.. Sengaja membuatku jadi ketu bukan??" Ucap Tangsan dengan mata berkedut tak senang.


"Kau sudah tahu sifatku bukan? Jadi jangan tanya hahaha! Jadi ketua kau harus bertanggung jawab, aku ingin lebih bebas." Ucap Tangyin pergi ke tempat tidur paling ujung.


Semua murid disana melamun, tak mengerti dengan prilaku Tangyin. Saat Tangsan hendak menghentikan Tangyin yang sedang kabur, tiba tiba pintu terbuka, mempertihatkan seorang gadis kecil yang sangat imut dan cantik.


"Apa disini kamar ketujuh?" Ucap gadis kecil itu. Membuat Tangsan melamun dengan murid yang lain.


Tangyin duduk dikasur, menonton kerumunan itu dengan tatapan menarik, 'itu Xiaowu, pahlawan wanita. Agar efek kupu kupu kupu yang kuat tak terjadi, aku harus mengatur semuanya dengan benar' Batin Tangyin.

__ADS_1


"Tempat kita ini pria dan wanita bisa tinggal bersama?" Ucap Tangsan berbisik kepada Wang sheng.


"Semuanya masih anak anak, asrama sekolah tak membedakannya, kudengar di akademi tingkat menengah baru ada pembagian seperti itu." Ucap Wang sheng menjawab.


"Sungguh aneh, Tahun lalu tak ada satupum murid paruh waktu, tahun ini malah datang tiga. Ketua, perlihatkan kekuatanmu." Ucap Wang sheng mendorong Tangsan kehadapan Xiaowu.


"Aku?" Ucap Tangsan sambil menoleh kearah Tangyin yang bersiul berpura pura tak memperhatikan.


"Kau dipilih, aku yakin kekuatanmu cukup kuat, dan orang baru datang, harus mencoba kehebatannya" Ucap Wangsheng.


"Tak perlu, 'kan?" Ucap Tangsan ragu. "Apa kabar, namaku Xiaowu, Wu dari kata menari." Ucap Xiaowu memperkenalkan diri.


"Apa kabar, namaku Tangsan, Aku adalah ketua disini, Panggil namaku saja, Apa roh pelindungmu?" Ucap Tangsan.


"Roh pelindungku adalah kelinci putih yang sangat manis itu, kalau kau?" Ucap Xiaowu dengan gerakan imut.


*tertawa gadis kecil* "Kau sungguh menarik, tak membiarkanku masuk?" Ucap Xiaowu.


"Begini.. Di asrama ke-7 ada aturan, murid yang baru harus menunjukan kelebihannya. Jadi, aku ingin bertarung denganmu" Ucap Tangsan


"Kau yakin?" Ucap Xiaowu. "Yakin" Jawab tangsan. "Baik" Ucap Xiaowu menyerahkan penyimpanannya ke salah satu murid, tetapi Tangyin langsung mengambilnya.


"Biar aku yang jaga" Ucap Tangyin, sambil melirik tangsan yang meliriknya tak senang.

__ADS_1


*mereka akan segera mulai, tetapi pada saat yang sama juga*


Disebuah hutan, terbentuk sebuah portal ruang waktu, bentuknya seperti Rantai yang melingkar, lalu seseorang keluar dari portal itu.


"Jadi ini adalah dunia dimana paman pertamaku hidup kembali? Cukup susah mencarinya, tapi aku tak sengaja menememukan seseorang yang telah menyebarkan virus kepada keluargaku, jadi aku mengirimkannya seekor harimau naga kuno kepadanya." Ucap orang itu, lalu menutup kembali portalnya.


(Author : yang dikirim harimau naga kuno, inisial Luoshi🗿)


"Baiklah.. Aku akan membantu pamanku sendiri kali ini! Ayah dan ibu terlalu sibuk dengan tugas mereka, Aku ingin melihat pamanku yang juga bereinkarnasi, jadi ayah membagiku menjadi dua bagian, kekuatanku juga menurun sampai tingkat douluo level 91, jika tugasku sudah selesai, aku tinggal pulang dan berpetualang kembali!" Ucap orang itu.


Memunculkan Roh pelindungnya, Sebuah rantai dengan bentuk dan pola aneh muncul, Udara di sekitar juga turun secara drastis.


Kembali ke akademi Nuoding, Tangsan telah kalah melawan Xiaowu karena keraguannya, lagipula Xiaowu lebih kuat darinya karna mempunyai Cincin roh.


Tangyin mengembalikan kantungnya lagi, Ia dan tangsan disuruh membungkuk kepada Xiaowu oleh Wang sheng.


Master juga memberikan selimut kepada Tangyin dan tangsan, yang diantarkan oleh guru akademi, ia juga telah memberi tahu tugas kepada mereka, Tangyin langsung menyimpan selimutnya, karena Xiaowu lebih akrab kepada Tangsan, jadi adegan seperti diaslinya kembali, Tangyin keluar agar tak mengganggu.


Lalu saat siang, mereka ke kantin akademi, tak jauh beda dengan yang asli, lalu Tangsan dan Tangyin pergi setelah "gurunya" dihina oleh Wangsheng, Tangyin tak terlalu marah tak seperti tangsan, tapi ia sebagai kakak, mengikuti adiknya itu.


.


.

__ADS_1


.


Saat sore, Tangyin dan tangsan makan di kantor master, dan mereka membicarakan tentang Cincin roh, juga Martial soul mereka.


__ADS_2