Drama Cinta Masa Lalu

Drama Cinta Masa Lalu
kisah masa lalu


__ADS_3

Sesampainya ditoko tampak seorang pemuda didepan pintu yang membuatku syok. Dewa teman semasa putih abu abu sahabat Amar sekaligus mantar pacar Anis,kenapa dia ada disini?


Pertanyaan demi pertanyaan bermunculan ada apa ini,bukannya dia pergi bersama orangtuanya pindah ke luar pulau.


"Dewa hai apa kabar?yuk masuk " ajakku ketika berada dihadapannya.


"Iya Mel" diikutinya langkahku dan kupersilahkan duduk dimana dia suka,sementara aku masuk untuk bikin dua cangkir capucinno karena aku tau persia Amar Anis aku punya kebiasaan sama sama sama doyan ngopi terutama capucinno.


"Ini De diminum" kubawa dan kuletakkan sendiri aku tidak mau merepotkan para pegawaiku, mereka pada sibuk karena lagi.banyak orderan.


"Makasih Mel," dicicipnya dan dia langsung komen "enak Mil dari dulu emang jago kalo disuruh bikin" pujinya kemudian aku yang dipuji cuma tersenyum.


"Dapat darimana kalo gue punya toko disini? tanyaku kemudian yang merasa kepo.


"Tadi gue kerumah lo, dan ibu ngasih tau katanya abis janji ketemu temen langsung ke cafe dan dikasih tau alamatnya"  terang Dewa,sebelum ke toko sudah chat ibu kalo mampir ya bener saja Dewa kesini.


"Oo kapan lo balik sini?bukannya ikut orang tua lo pindah ke pulau seberang ya? tanyaku pada akhirnya biar gak penasaran.


"Semalem nyanpe sini, ada yang pengen gue tanyain"


"Tanya tentang apa?


"Kabar Anis gimana Nel" hah jauh jauh cuma nanyain kabar Amrl kenapa gak telpon aja.


"Sehat kabarnya Amel, emang udah loose kontak beneran?


"Terakhir gue telpon dua tahun lalu setelah itu nomer gue diblokir dan sekarang gak tau lagi kabarnya?


"Kenapa gak chat dimedsos lainnya?diblok juga?


Dewa hanya mengangukan kepala,


"Ada masalah?


Diam tak segera menjawab


"Kalo belum siap jawab gak usah dijawab,tapi gue heran kenapa jauh jauh datang kemari?


"Gue boleh nanya gak? yealah pertanyaanku aja belum dijawab malah tanya balik.


"Iya nanya apa?


"Anis dimana?


"Anis pulang kampung karena ada sodaranya budhe punya hajatan" jawabku sejetika.

__ADS_1


"Bukan karena ingin dijodohkan? ujarnya kemudian tapi gimana Dewa tau kalo Anis mau dikenalin sama anak temennya pakdhe.


"Kok lo bisa tau?


"Karna cowoknya sepupu gue" jawab Dewa jelas terlihat raut kekecewaan yang mendalam,kesedihan yang terpendam bertahun tahun.


"Hah yang bener De?


"Iya bener kemaren gue denger bokap  sama padhe gue lagi bahas itu,makanya gue mau mastiin apakah bener Anis Kusumaningrum yang akan dijodoh in"


"Kemaren bilangnya cuma perkenalan tapi gak menutup kemungkinan sekalian aja dijodohin hehee" senyumku terkembang kalo membayangkan Anis dijodohin hahha.


"Kenapa haris dengan sepupu gue Mel,apa gak adakah yang lain seakan dunia ini sempit ketemunya sama lagi sama lagi"


" Ye mana gue tau jodoh maut rezeki udah ada yang ngatur jangan diributin, terus ngapain baru sekarang menampaklan batang hidungnya setelah kejadian meyakitkan waktu lalu" mulai terpancing amarah yang telah kutekan jangan emosi hadapi dengan kepala dingin.


"Sebelum gue mau jelasin Anis udah pergi?gue telpon baru mau aku jelasin udah ditutup dan diblok semua sosmed gue diblok,gue harus nyari dimana" kilahnya


"Elahh nanya gue kan bisa,gak dilakuin juga"


"Iya itu kebodohan yang baru gue sadari kenapa gak nanya ke lo secara lk kan sodaranya" helaan nafas aroma aroma penyesalan.


"Ntat gue mau denger versi cerita lo yang sebenernya gimana"


Waktu itu pas hari kejadian gue sebenernya udah ada janji  sama Amel mau nonton ketika gue mau jemput Nita chat gue katanya mama


Minta jemput karena mobil mama mogok dan setelah gue ketumahnya ternyata mama gue udah pulang gue marah tiba tiba Nita mendadak pingsan gue reflek nolongin gue gendong dia, pas gue gendong aoesnya lo berdua muncul dihadapanku dari mulsidetik itu Abis gue telpin chat gak diangkat dmgaj dibaes dan berujung pemblokiran"


Aku pitong ceritanya


"Lha kan Anis di chat sama Sherly kalo lo ada dirumahmya makanya gue susulin sanz Abus gak tau lagu mesra mesraan" sewotku.


"Denger dulu gud cerita baru lo.


"


"Iya maaf ya De"


"Dan hari itu juga gue diajak pindah orangtua gue ijin buat bemyin Anis udah gak bisalagi karena semua sudah diurus tinggal berangkat,hingga bertahun tahun ingin aku balik kesini bilang kalo aku sayang banget sama Anis tak pernah diijinkan "ceritany panjang lebar


"Oo jadi Nita telah memutar balikan fakta karen kejadian itu tak seperti yang kita pikirkan"


"Emang Nita bicara apa?


"Katanya lo telah melecehkannya dia pura pura pingsan biar dia gak kabur darimu"

__ADS_1


"Kurang ajar Nita" terlihat jelas amarah yang ditahan Dewa


"Ee De tadi lo bilang gak diijinin buat balik sini,hubungan lo sama Anis terhalang restu ceritanya? duh kisah cintanya kayak sinetron yang populer ditipi  calon mertua tak merestuiku.


"Iya" tertunduk lesu dengan takdir yang menimpa.


"Udah jangan loyo tep semangat karena hidup bukan cinta aja yang dicari patah satu tumbuh seribu,pacar ilang satu muncul pacar seperti ibu ibu hahahaha"


"Gila lo Nis masih bisa aja,orang lagi putus asa"


"Alahhh lagi pacaran we durung nikah putus yo gak popo to goleh neh"


"Gue belum bisa move on" ya elah sedih lagi.


"Udah didoain aja kalopun restu tak didapat jalur Tuhan udah yang paling cocok" nasehat gue padahal hati gue aja udah esok dele sore tempo seso e gedang goreng wes campur aduk ruwet.


"Bener juga ya Nis gue coba ikhlasin itu yang terbaik, btw lo mau ke kampung halaman Anis kapan?


"Lusa mungkin setelah kerjaan gue sama ibu disini beres baru gue cabut"


"Emang lo mau balik ke Kalimantan kapan De? tanyaku kemudian.


"Mungkin besok Nis karena sorenya gue harus ikut keluarga besar gue ke kampungnya Anis" ceritanya, lha ini bagaiman ceritanya


"Lha napa lo gak dari sini aja bareng ama gue kan gak harus lo besok balik baru nyampe terbang lagi kemari lo gak jetlag"


"Terpaksa gue harus lakuim sebenernya gue berharap hari ini bertemi Anis gue mau minta maaf dan bilang kalo dihatiku masih ada dia tapi angan angan tidak sesuai realita" angannya Desa.


"Ee tadi lo bilang keluaga besar lo, lha banyak dong De gak cuma bapak ibunya temen pakdhe gue pasti eyang lo bapak ibu lho om tante kan sodaro ayah lo banyak De" ya sedikit kenal lah dengan keluarganya Dewa Wijaya anak pak Hadi Wijaya temenne ayah bisnis dan seluruh keluarga kita berteman baik dengan keluarga Wijaya.


"Iya kecuali keluaraga om Prabu dan budhe Ais karena mereka tinggal diluar negeri"


"Emang sodaramu yang mana yang mau dijodohin sama Anis?


"Mas Indra anaknya pakdhe Herlambang seorang pengusaha muda dibidang properti yang lagi naik daun di tempat kami"


"Lha tajir donk lha emang keluarga lo tajir semua yakk hehehe"


"Ya gak juga masih kalah jauh sama keluarga Pradikta yang menduduki tahta no 3 seAsia yakan Mel" heh kenapa Dewa bisa tau darama sumbernya ,keluarga kita juga tak pernah mengunakan nama Pradikta dibeakang hanya didokumen dokumen penting saja ada nama itu.


"Lo tau dari mana kalo gue keturunan keluarga Pradikta?


"Dari kakek gue,dia cerita semua kenapa lo sembuyiin nama Prakdikta"


"Itu gak penting De yang terpenting kita bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini" pendapatku yang mungkin dijaman sekarang dibilang munafik, karena hidup itu butuh uang dimana kita banyak usng dusitu pula harga diri kita disanjung sanjung.

__ADS_1


__ADS_2