Duka Dimalam Pertama

Duka Dimalam Pertama
Bab 8


__ADS_3

" Kenapa diliatin terus? " kata Diana mengagetkan Gavyn yang trrus melihat ke arah pintu.


Gavyn terperanjat dari lamunannya dan mengusap usap dadanya.


" astaga mamaaa... Kenapa sih ngagetin terus? " kata Gavyn sedikit kesal


" siapa juga yang ngagetin kamu? Mama bicara pelan kok. Kamunya aja yang ngelamun " kata Diana tidak mau kalah


" lagian kenapa liatin pintu terus? Kamu mau jadi tukang mebel? "


" mama kalo ngomong suka bener deh. Jangan jangan mama titisan peramal yah? " dengan senyum menjengkelkan.


" sembarangan kamu kalo ngomong " sambil duduk dihadapan Gavyn


" eh ma. Itu karyawan mama udah lama kerja disini? " kata Gavyn sambil memajukan badannya ke arah sang ibu.


" karyawan yang mana? Disini banyak karyawannya. " kata Diana pura pura tidak tau dengan maksud putranya. Diana sudah menduga kalau anaknya itu tertarik pada Brigita.

__ADS_1


" itu yang tadi, yang barusan keluar dari sini ".


" Brigi maksud kamu? " Gavyn menganggukan kepalanya.


" dia itu kerja disini sebelum caffe ini resmi dibuka. waktu itu dia bekerja sambil kuliah ".


Kata Diana mengingat kembali waktu pertama kali Brigi memohon untuk menerimanya bekerja. Saat itu Diana tidak percaya dengan Brigi, karena dia ingin bekerja sambil kuliah. sebab nanti pekerjaan nya pasti akan terabaikan. Tapi Diana salah, setelah memberikan kesempatan Brigi untuk bekerja, Diana melihat kesungguhan Brigi. Dia selalu datang ke caffe sebelum jam kuliahnya. Dan kembali lagi ke caffe setelah selesai kuliah.


Disaat itu pula Diana yakin kalau suatu saat nanti Brigi pasti bisa sukses. Diana sempat menawarkan pekerjaan baru untuknya setelah lulus kuliah. Dia akan dimasukan ke perusahaan suaminya yang berada di kota J. Tapi Brigi dengan tegas menolaknya dengan alasan tidak ingin jauh dengan ayah dan ibunya.


Setelah mendapatkan kabar Brigi akan mengundurkan diri dari caffenya dan akan menikah. Diana merasa kecewa , Brigi menikah dengan kekasihnya. Karena kesemptan dia untuk menjadikan Brigi menantunya gagal.


Bukan karena dia yang mencelakainya, tapi karena dia merasa punya kesempatan menjadikannya menantu.


tanpa membuang waktu lagi, Diana langsung menghubungi putranya untuk pulang ke tanah air hari itu juga dengan alasan sakit.


Bahkan Diana juga sampai melakukan drama terbaring di ranjang rumah sakit supaya anaknya itu percaya.

__ADS_1


Dan benar saja, setelah mendapatkan kabar dari papanya kalau sang mama masuk rumah sakit karena memendam rindu bertemu dengan anaknya, tanpa pikir panjang lagi dia langsung mencari tiket penerbangan ke indonesia hari itu.


Setelah sampai di indonesia, Gavyn langsung mencari taksi dan minta di antarkan ke rumah sakit tempat Diana dirawat.


Tetapi ketika dia bertanya kepada perawat disana, tidak ada nama Diana disana. Tanpa pikir panjang dia langsung menghubungi nomor papanya tetapi tidak dapat terhubung.


Shitt..


" kemana orang tua itu? " gumamnya sambil terus mencoba menghubunginya.


Gavyn pun kembali mencari taksi dan langsung pulang ke rumahnya.


sedangkan di sebuah rumah mewah, sepasang suami istri sedang menikmati kopi ditemani dengan keripik pisang kesukaan pak Rendra yang baru saja digoreng art nya.


" pah, menurut papah anak kita itu bakalan pulang gak yah? " kata Diana


" ya gak tau mah, mamah aja ibunya gak tau apalagi papah " tangan dan mulutnya tidak bisa berhenti mengambil dan memakan keripik pisang.

__ADS_1


" ish.. Papah ini gimana si, papa kan juga bapak nya masa anak sendiri aja gak tau? "


Sedangkan yang di ajak bicara malah asik dengan keripik pisangnya.


__ADS_2