EMPRESS OF THE KING By Lizkookkarea

EMPRESS OF THE KING By Lizkookkarea
part 18


__ADS_3

Pertanyaan Lalice tadi sontak membuat Jungkook tersadar akan perkataannya barusan


Jungkook langsung beralih menatap lampu-lampu lampion yang dari tadi dia abaikan


"Ekhmm... Tidak ada aku tidak mengatakan sesuatu"


Aduh hampir saja keceplosan-batinnya


Lalice mengkerutkan dahinya


Aneh... Perasaan tadi Yang Mulia mengatakan aku cantik? Ah sudahlah itu mustahil- pikirnya sembari menggelengkan kepalanya


"Benarkah? Tapi-


"Tentu saja! Apa yang pikirkan? Fokus saja dengan festival ini" perintah Jungkook demi menghindari percakapan ini


"Iya baiklah" Lalice kembali menikmati pemandangan yang indah itu


Disana terlihat sebuah keluarga yang tampak bersenang-senang membuat Lalice memikirkan keluarganya, dia merindukan Ayah, Ibu, dan adiknya. bagaimana keadaan mereka disana apakah mereka juga merindukan Lalice sama seperti dirinya?


Jungkook daritadi mencari pengawalnya matanya mencari disekeliling area dekat festival tersebut. Dan akhirnya dia menemukannya mereka mengawasi tidak jauh dari Jungkook dan Lalice.


Lalice yang disamping Jungkook daritadi merasa sangat mengantuk. Entah kenapa dia sangat kelelahan malam ini, mungkin karena peristiwa tadi siang. Lambat laun matanya mulai tertutup dan tertidur bahu Jungkook


Jungkook pun kaget tiba-tiba Lalice bersender dibahunya. Sepertinya Lalice sudah kelelahan mereka harus pulang sekarang.


Kemudian digendong istrinya itu ala Bridal Style pengawal pun langsung menghampirinya


"Yang Mulia biarkan kami yang membawa Ratu masuk kedalam kereta" tawar kedua pengawal itu


"Kalian siapkan saja keretanya dan aku akan menggendong istriku sendiri"ucapnya dengan nada tegas sepertinya dia tidak ingin miliknya disentuh orang lain


***


Jimin dari tadi sibuk menarik Rose didalam istana.


"Jim... Sakit, lepaskan tanganku" keluh Rose tapi tidak digubris oleh Jimin


Pelayan yang melihat mereka pun hanya menunduk takut dengan pangeran Jimin mereka tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu putri Rose rose.


Hingga mereka tiba didepan pintu kamar pangeran Jimin.


"Buka pintunya!"


"Baik pangeran..."ucap pengawal yang menjaga disekitar kamar


"Cepat masuk kedalam" Jimin menarik Rose untuk masuk kekamar dan mendorongnya dengan kasar


*bruk* bunyi tubuh rose yang terjatuh diatas kasur "Aw...."


"Kalian berdua pergilah dan jangan biarkan seorang pun kemari paham?!"


"Paham pangeran.. kami permisi"


Sepeninggalan mereka Jimin langsung menutup pintu dan tidak lupa untuk menguncinya. Setelah itu ia menghampiri Rose yang masih menangis lalu menjambak rambut belakangnya


"Akh....hiks..." Keluhnya kesakitan


"Berani sekali ya kau mencoba kabur dari sini. Apa ancaman aku selama ini belum cukup?"


Rose hanya terdiam sesekali sesegukan karena masih menangis

__ADS_1


"JAWAB AKU!" teriak Jimin karena rose tidak menjawab pertanyaannya


"T-tolong maafkan aku Jim... aku janji tidak akan mengulangi kesalahan ini lagi"


"Kau pikir aku akan percaya dengan perkataanmu itu? Padahal selama ini aku sudah mulai bersikap baik padamu, dan ini balasannya?"


"Harusnya dari dulu mengambil 'hak'ku  sebagai suamimu agar kau lebih menderita lagi karena sudah mengandung anak dari seorang pembunuh"


"Apalagi pembunuh kedua orang tuamu" bisik Jimin didekat telinga Rose sambil menunjukkan senyum smirknya


"Tidak J-jangan lakukan itu!" Ucap Rose gemetaran dia merasakan perasaan yang tidak enak saat menatap mata Jimin


Tatapan tajam yang penuh kemarahan dan nafsu


Rose sangat ketakutan dia beringsut mundur untuk menjauh tapi dia kalah cepat. Jimin sudah menindihnya dan kedua tangan rose ditahan disamping kepala


"Jim jangan... Kumohon"


"DIAM!... jangan berbicara lagi. Percuma kau memohon padaku, karena aku tidak akan mendengarkanmu"


Srett.... Baju bagian atas rose yang tadinya tertutup sekarang jadi robek hingga terbuka sampai bahu. Jimin memanfaatkan kesempatan itu untuk menyesap leher putih itu


"Ahh.. mmph" Rose berusaha untuk tidak bersuara, dia tidak ingin Jimin mendengar desahannya


Jimin yang kesal pun terus menyesap leher istrinya dengan kuat agar dia mengeluarkan suara tapi sepertinya wanita itu masih bertahan


"Mendesah lah... Sebut namaku" tangan Jimin pun berusaha membuka baju rose lebih jauh dan dia meraba setiap bagian tubuh rose


"Mmpphh..." Rose masih berusaha menahannya


"Ternyata kau masih bisa bertahan rupanya?... Dan jangan menyesal aku akan melakukannya dengan kasar sayang"


Dan malam itu menjadi mimpi buruk bagi rose


***


Seulgi yang dari tadi menjaga disekitar kamar Lalice terkejut melihat Ratunya digendong


"Apa yang terjadi dengan Ratu Yang Mulia?" tanyanya


"Tidak terjadi apa-apa dia hanya tertidur saja"


"Kalau begitu saya akan menyiapkan kamar Ratu dulu"


"Tidak perlu, malam ini Ratu akan tidur dikamarku. Kau ikut aku untuk menggantikan pakaiannya"


"Baik Raja"


Setelah beberapa saat Jungkook menunggu depan kamar. Akhirnya seulgi keluar dari sana.


"Kau sudah menggantinya?"


"Sudah Yang Mulia"


"Sekarang kau boleh pergi" perintah Jungkook, sehingga seulgi pamit undur diri


Ketika dia masuk ke kamar pertama kali yang dilihat itu adalah istrinya yang tampak tidur dengan damai


Jungkook duduk disampingnya menatap wajah cantik itu sambil menyingkirkan helai-helai rambut yang menghalangi


"Ada apa sebenarnya? Kenapa keberadaanmu membuat perasaan ku jadi kacau seperti ini?"

__ADS_1


Jungkook  mengecup puncak kepala Lalice dan menaikkan selimutnya sampai ke leher


"Kemudian berbaring disampingnya menyusul Lalice ke alam mimpi


***


Keesokan harinya...


Tibalah hari pernikahan untuk Pangeran Taehyung dan putri Jennie.


Pernikahan mereka pun dihadiri oleh keluarga kerajaan dari kerajaan lain serta Rakyat Britain yang sangat antusias melihat pernikahan pangeran mereka... Calon Raja Britain


Setelah acara pemberkatan. Kemudian dilanjutkan dengan acara Penobatan untuk Raja dan Ratu selanjutnya


"Dengan ini aku menyerahkan tahta ku kepada kalian berdua sebagai Raja dan Ratu yang akan memimpin kerajaan Britain kedepannya" Suho menyerahkan mahkotanya dan dipasangkan pada anaknya pangeran Taehyung yang sekarang sidak bergelar seorang Raja


Jennie pun demikian.. dia dipasangkan mahkota kerajaan menandakan kalau dia telah menjadi Ratu di kerajaan Britain.


"Hidup Yang Mulia Raja Taehyung dan Ratu Jennie" Rakyat pun bersorak atas Raja dan Ratu mereka


Taehyung hanya memasang muka datar karena dari awal dia memang tidak setuju dengan pernikahan ini tapi mau bagaimana lagi kalau dia tidak menyetujuinya dia tidak akan mendapatkan tahta ayahnya


Dilain sisi Jennie merasa sangat bahagia karena bisa menikah dengan orang yang dia sampaikan dari dulu


Akhirnya aku bisa menikah dengan Taehyung... Ini seperti mimpi


Setelah acara selesai rakyat dan keluarga kerajaan lain pamit pulang pada mereka


Hingga hanya Suho dan Yoongi didekat yang masih tinggal disana


"Appa bangga padamu nak! Putra Appa satu-satunya sudah besar dan sekarang telah memiliki tanggung jawab sebagai Raja dan seorang suami"Suho memeluk anaknya taehyung


"Appa harap kau bisa melakukan yang terbaik dengan tahta ini"


"Iya aku janji appa"


Tapi tidak untuk pernikahan ini...


"Jennie... Kemarilah sekarang aku juga Appamu" Suho mengajak Jennie untuk bergabung bersama mereka


"Bolehkan?"


"Tentu saja nak"


Mereka bertiga saling pun berpelukan. Jennie akhirnya bisa merasakan pelukan dari seorang ayah karena dari kecil dia belum pernah diberikan kasih sayang oleh kedua orangtuanya. Dia hanya dibesarkan  diistana oleh ibu asuh dan kakaknya sendiri.


Setelah berpelukan Yoongi langsung mendekati adiknya


"Jennie... Ah tidak.. maksudku Yang Mulia" ujar Yoongi sambil menggodanya


"Oppa! Panggil aku seperti biasa saja" Jennie memanyunkan bibirnya


"


"Baiklah adikku tersayang, selamat atas pernikahanmu. Oppa harap kamu bisa bahagia disini" Yoongi mengelus puncak kepala Jennie


"Aku pergi dulu, Raja Taehyung aku titip adikku disini tolong jaga dia"


"Tenang saja Raja Yoongi aku pasti akan menjaganya"


"Aku pasti akan merindukanmu Oppa" Jennie melihat Yoongi yang lama-lama semakin menjauh dari istana

__ADS_1


Bersambung


jangan lupa vote dan komen ya


__ADS_2