
"aku tidak tahu huh..."irene yang pasrah dah menghela nafasnya akan ramuan yang tidak dijumpai nya sadari tadi kelompok nya tidak menemukan obatnya
"Aaaaaaa bagaimana ini Arrrrrgggggggggggggh"irene yang mulai prustasi dengan hal hal yang terjadi hari Ini
"sabar eonnie" seulgi ulang mengelus baku irebe gan menyabarkannya.
"ne..."ucap irene uang menundukkan kepalanya fan ekspresi sedikit lesu.
"lho hyung?"baekhyun yang bertanya kepada hyungnya dah mengakibatkan orang yang ada disana menengok kearahnya
"huh?"tanya suho kepada baekhyun
"belum pada ngumpul semua?"baekhyun yang
bertanya kepada suho uang ada didepannya.
sreggg...
sreggg
sreggg
lembaran buku uang dibalik oleh suho
"belum"ucap suho singkat dan menaruh bukunya dimeja makan
" ouh gitu..."ucap baekhyun yang menanggapi perkataan suho.
"Yun!!!"ucao suho sedikit tugas yang mana membuat orang yang ada diruanggan makan itu menatap suho sekilas kali melanjutkan aktifitasnya.
"hmmm?"tanya baekhyun kepada suho.
"minta tolong cek bulannya udah setinggi apa? dan udah bulat sempurna apa belum byun?ucap suho yang meminta bantuan dari baekhyun.
"ouh okay hyung bentar hyung"ucap baekhyun kepada suho laku berbalik badan menatap jendela yang teritori dinar bulan lalu baekhyun pun berjalan ke arab jendela yang ada dibelakangnya.
"ne"ucap suho uang mekihat punggung baekhyun
ketika sedang mengecek bulan purnama baekhyun pun melihat sebuah bulan yang setinggi atap rumah penduduk desa
"Hyung!"ucap baekhyun sedikit keras yang mana membuat suho bertanya ketika baekhyun melihatnya.
"hmmm seberapa?"ucap suho dengan santai.
"belum terlalu tinggi hyung sama belum sempurna hyung bulannya"ucap baekhyun melihat kearah bulan lagi dan menoleh ke suho sekilas.
__ADS_1
"ouh okay hyun cepet kesini udah pada ngumpul tinggal appa, eomma sama neneun"ucap suho yang menyuruh baekhyun agar segera berkumpul bersama
ne baik hyung"baekhyun yang mengangukan kepalanya dah berjalan kecil ke arah meja makan untuk berkumpul bersama sama
"appa belum dateng?"tanya go eun pada anak anaknya ketika menurunnin tangga sambil membawa quan dalam gendonggannya
"belum"balas suho
"ouh gitu yaudah kita tunggu sebentar iya?"go eun yang memberi saran kepada anak anaknya
"Ne...."ucap anak anaknya itu dengan serentak.
"Eomma"panggil irene ke go eun
"hm?"go eun yang bertanya kepada irene
"ramuannya udah?"tanya irene yang mrnaikkan alisnya kepada go eun.
"astaga eomma lupa"go eun yang menepuk keningnya dikarenakan lupa akan ramuan yang ia cari tadi
" Huh...... lalu bagaimana bulannya mulai naik enggak mungkin kita ngurung quan lagi kan?"ucap irene yang menghela nafasnya lalu melanjutkan bertanya kepada ibunya
"Eomma enggak tahu kalau belum ketemu mungkin kita akan ngurung dia lagi huh..."ucap go eun yang diberri helaan nafasnya.
"nanti kalau bisa buka pintu gimana terus kayak tahu lalunya?"tanya irene kepada ibunya secara berbisik bisik.
"Halo Semuanya,Maaf Appa Terlambat Tadi Ada Urusan Penting Soalnya Heeeeeeeee"ucap minho yang berjalan menurunni tangga sambil tertawa kecil dan menggaruk tengkuk nya yang tak gatal dan segera menuju ke meja makan.
"ne"ucap istri dan putra putri minho
"Ayo makan"perintah go eun kepada keluarganya.
"Ne."ucap yang lainnya secara bersamaan
Makan malam dimulai dengan tenang suasana sunyi menyelimutti mereka ketika sedang menikmati makan malamnya hingga suatu waktu quan yang membuat suasana menjadi menghangat karena ulah quan yang tidak memakan makananya
"Eummm enggak mau udah kenyang ehmmm.... enggak mau enggak mau eomma!"quan yang berusaha menghindari dari ayakan ibunya hingga go eun pun menunjukkan mangkok yang ia pegang.
"Neun....cumak sedikit lagi hampir habis ini lho lihat mangkoknya!"go eun yang menunjukkan mangkok kepada quan agar quan percaya akan makanannya yang hampir habis
"kan tinggal dikit udah dibilang juga ayo habisin makanannya nanti makanannya nanggis lho kalau enggak dihabisin"ucap go eun ketika melihat quan: uang mengecek mangkuk uang ia pegang dan meminta quan untuk segera menghabiskannya.
"heum um nanti kalau enggak habis nanti nanggis makanannya?"ucap yang menyetujui untuk menghabiskannya dan bertanya kepasa ibunya yang ingin menyodorkan makananya ke mulutnya
"euhmmm..."go eun hanya bisa tersenyum manis untuk menanggapi ucapan quan
__ADS_1
"ayo makan"ucap go eun kepada quan agar mau memakan makanannya
"Ne"ucap quan yang menanggapi perintah go eun
quan yang menyatap makanannya dengan lahap agar ia cepat selesai makan dan tidak membuat makananya menanggis.
"udah "ucap quan dengan senang ketika berhasil menghabiskan makanannya
"euhmmm pinter"ucap go eun yang tersenyum
dan mengusap kepala quan karena quan yang sudah menghabiskan makanannya dengan baik.
"Ne"ucap quan dengan tersenyum.
Namun ketika quan senang menghabiskan makananya tiba tiba saja kriss mengerang cukup keras dan mengalihkan perhatian orang orang yang tafi tertuju kepada quan
"Errrggghhhh...."kriss yang mengerang cukup keras dan menudukkan wajahnya sambil menahan sifat agresif nya yang akan keluar hingga membuat orang yang ada diruang makan melihat kearahnya.
"Huh? hyu-"quan yang bingung dengan kriss namun ketika ingin bertanya tiba tiba saja perkataannya terpotong oleh seseorang
"ssshhhh!"instrupsi go eun kepada quan agar quan tidak menimbulkan suara dan di setujui oleh angukkan quan saja
kriss yang menundukkan kepalanya dan mengerang dengan cukup keras hingga membuat beberapa orang yang melihatnya dengan khawatir
"kriss?"tanya minho kepada anaknya itu
baekhyun:are you okay?tanya baekhyun sambil menaikkan alisnya kepada kriss yang ada disebelahnya
"Errrrgggghhhhh....huuh...."kriss yang menudukkan wajahnya menarik dan mengeluarkan nafasnya agad bisa stabil dalam mengontrol dirinya serta menyenderkan bahunya ke kursi
"huuhh....udah tenang aja"ucao kriss dengan santai kemudian kriss pun menunjukkan senyumnya kepada keluarga supaya bisa menyakinkan mereka bahwa dia baik baik saja
"Huuuhhh syukurlah ayo cepat dihabis kan"minho yang lega dengan kondisi kriss uang stabil
"ne"ucap orang orang yang ada di ruang makan itu
"huh?appa neneun udah habis."ucap quan yang sedikit bingung dengan beberapa kondisi yang yeah lewat lalu berkata kepada ayahnya bahwa di sudah menghabiskan makananya
"Ne good job anak apppa euhmmm lucunya tuh liat sampek nasinya kemana mana"ucap minho yang melihat butiran baso uang menempel pada pipi dan disudut bibirnya.
huh?mana?tanya quan yang tak bisa melihat butiran nasi yang menempel pada sudut bibirnya
"bentar....sini,nah udah"ucap minho yang membersihkan beberapa butir nasi pada pinggir bibir quan.
"yeayyy makasih appa"ucap quan dengan senang dan berterimakasih kepada ayahnya
__ADS_1
"Ne"balas minho dengan tersenyum dan mengusap rambu putrinya itu
"Makasih"ucap go eun yang berterimakasih kepada minho karena telah mau membantu quan dan membuatnya menjadi senang