Enternality

Enternality
Penyerangan


__ADS_3

"Tentang kekuatan yang menurutku cukup besar, dan cukup lebih kuat, yang pernah aku rasakan sebelumnya".ucap Yadera.


"Kekuatan apa itu?".tanya Chalistha penasaran.


"Entah apa itu,tapi membuatku berhenti sejenak".ucap Yadera mengingat kejadian yang dia alami.


"Apakah itu cukup berabahaya dan menakutkan?".tanya Chalistha.


"Aku tidak tahu tapi dapat menarik perhatianku".ungkap raja Elivet.


"Apakah kita harus kesana,untuk mengecek nya kembali?".tanya ratu Chalistha.


"Iya kurasa begitu,apakah dirimu tidak merasakannya tadi?".tanya raja Elivet.


"Tidak karena tadi aku terlalu fokus akan Jessica.Aku rasa kita harus mengeceknya kembali,aku sangat penasaran hingga membuat panglima dan raja ini sangat terpukau."ungkap ratu Chalistha yang melipat kedua tangan didepan dada.


"Apa yang sedang kalian bahas?".tanya ratu Flora.


"Sebuah kekuatan yang besar yang menarik perhatian mereka berdua,dan kami berencana untuk mengeceknya kembali apa kau ingin ikut ratu Flora?".ucap ratu Chalistha yang melirik Yadera,dan Elivet.


"Hmmm itu menarik aku akan ikut kalian.Raja Venus apa kau tidak ingin ikut,untuk mengeceknya?".ungkap Flora mempertimbangkan ajakan rekannya yang menarik baginya.Dan mengajak raja Venus.


"Tidak terimakasih,lebih baik aku menjaga dia saja".ungkap Venus menolak.


"Aku juga disini aku sudah lelah untuk berpergian".ungkap ratu Elistha.


"Baiklah kalau begitu kita pergi dulu sampai jumpa."ucap Yadera,Elivet,serta ratu Chalistha.


Yadera melirik raja Neptunus untuk menanyakan apakah ia ingin ikut?.


"Aku disini saja".ucap Neptunus mengerti maksud Yadera.


"Sampai jumpa".ungkap Yadera,raja Venus,dan ratu Chalistha.

__ADS_1


Setelah berpamitan mereka berlari,untuk ketempat tujuan utama.


Flashback of.


Di hutan feing.



Pasuka kerajaan ware wolf hampir keluar dari hutan feing yang gelap.


"Kita hampir keluar hutan ini bagaimana kalau kita menginap disini,sembari mengumpulkan energi kita untuk berlari dari beberapa hari kemarin?."tanya Minho pada kakaknya.


"Baiklah,mari kira beristrirahat sebentar,mari semuanya dirikan perkemahan kalian".ucap Park Seo Joon yang menerima saran dari Minho,dan memerintahkan pasukan mendirikan sesuatu untuk mereka beristrirahat.


Kerajaan es membuat rumah salju dari kekuatannya sedangkan musim panas membuat api unggun,untuk peneranggan musim semi membuat rumah dari akar pohon yang ada menggunakan kekuatan nya masing masing.


"Seul,Seul,Seulgi!".ucap Irene memanggil adiknya.


"Apa kak?".tanya Seulgi.


"Kan namanya juga hutan feing,emangnya kakak lupa?,kalau kakek pernah cerita kalau hutan feing berbahaya pada jaman dulunya".ucap Seulgi.


"Ouh iya".ucap Irene


Setelah perbincangannya dengan Seulgi tiba-tiba ada pengumuman penting dimana mereka tidak mengelurakan energi mereka agar tidak ketahuan musuh,yang sedang bergerak berlawan arah.


"Ayah?".panggil Irene.


"Iya?".tanya Minho.


"Kenapa tadi tidak boleh mengeluarkan energi?".tanya Irene.


"Tadi ada musuh,kalau diperkirakan sama rata dengan biskuit adikmu mungkin lebih besar kekuatan nya".ucap Minho yang membahas kekuatan.

__ADS_1


"Apa hubungganya dengan biskuit?".tanya Irene penasaran.


"Tidak apa-apa,lanjut tidur besok ada perjalanan lagian kita mau sampai besok,jangan mencar lagi iya".ucap Minho yang menjawab pertanyaan Irene.


"Iya,yah ada berapa kilometer lagi untuk bertemu kak Jessica?,yah?,yah?,ayah?".ucap Irene yang menanggapi Minho,dan lanjut bertanya kepada ayahnya tentang jarak.


"Zzzzzzzz".Minho yang tertidur pulas.


"Tidur?,capek mungkin,kalau gitu tidur aja".ucap Irene menyadari keadaan dan memilih untuk tidur.


Di sisi lain,Flora,Yadera,dan Venus sedang menuju tujuan utama,yang lebih tepatnya diperbatasan kerajaan peri dan musim semi.Mereka bertiga telah sampai di kerajaan peri dengan cara menyamar.Dari kejauhan mereka melihat istana kerajaan musim semi yang terlihat dari jauh itu.Kemudian mereka pun berjalan dan memasuki wilayah kerajaan musim semi,ketika mereka bertiga ingin masuk kekerajaan mereka dihalanggi oleh sebuah perisai.Beberapa kali mereka mencoba tidak bisa,dan akhirnya pun mereka menyatukan kekuatan dan membuat perisai hancur.Melihat perisai itu hancur membuat penjaga ketakutan serta penduduknya.


Ketika masuk kedalam mereka disambut dengan para penjaga yang sedia melindunggi keluarga kerajaan serta rakyat begitu juga beberapa rakyat yang berusaha menjaga keluarga kerajaan namun tidak berdampak baik.Pertempuran pun terjadi dan beberapa rumah penduduk desa hancur banyak orajurit terluka parah dan hal lainnya.Melihat adanya pertempuran dari jarak jauh beberapa prajurit istana pun menuju ketempat kejadian untuk membantu prajurit yang lainnya.


Didalam istana,tepatnya kerajaan musim semi paman Manse dan panglima lainnya sedang menjaga ketiga ratu warewolf dari masing-masing kerajaan sedang berkumpul bersama dan sedang berbicara dengan Quan.Ketika mereka sedang berbicara sedang bercanda dengan Quan,tiba-tiba mereka merasakan sesuatu yang membuat atsmosfer tidak enak.Para penjaga yang di tugaskan menjaga pun demikian merasakannya namun mereka tetap berdiri kokoh untuk mejaga namun kemudian ada penyerangan secara tiba-tiba membuat mereka kewalahan.


Setelah menyelesaikan beberapa hal,Yadera,Flora,dan Venus pun menuju kekerajaan,disana mereka melihat ketiga ratu musim yang berbeda sedang bersama dan dijaga oleh panglima ataupun orang kepercayaan dan seorang anak kecil yang berada didalam dekapan ibu sambil memainkan perhiasan,Yadera,Flora dan Venus merasakan energi kuat itu berasal dari anak itu.Menyadari ada yang memantau mereka lantas paman Manse pun bersiap siaga begitu pula dengan lainnya,melihat kesiagaan membuat ketiga ratu itu menjadi was-was.


Pintu terbuka lebar yang menampakan tiga orang dengan kekuatan yang besar.


"Menarik".ucap Venus melihat Quan yang melihatnya.


Melihat kedatangan mereka membuat terkejut,dan berusaha melarikan diri namun hal itu ternyata sia-sia.Prajurit serta ratu musim panas dan es berusaha untuk mengalahkan mereka namun hal itu gagal,dan kuwalahan menghadapinya.Go Eun memberikan putrinya kepada paman Manse serta parjurit dan menyuruhnya agar pergi dari istana bersama Quan.Setelah menyerahkan Quan,Go Eun pun membantu kedua ratu musim dan prajurit.


"Ibu!".teriak Quan yang melihat ibunya dari kejauhan.


"Ibu!".teriak Quan dengan isak tangisnya.


"Maafkan ibu Quan".ucap Go Eun disela pertarunggannya,karena kekuatan yang jauh berbeda akhirnya Go Eun pun menjadi sebuah batu bersama dengan ratu musim es dan musim panas.


"Ibu!".teriak Quan histeris melihat ibunya berubah menjadi batu.


Melihat anak itu terbawa pergi Chalistha pun mengerjarnya,hingga sampai di sebuah tempat ruangan.Ketika Chalistha ingin mengejar anak itu lanjut,tiba-tiba ada sesuatu yang membuatnya pusing dan kehilangan kendali yang membuatnya terjatuh.

__ADS_1


Paman Manse dan beberapa prajurit pun menuju ke ruang bawah tanah yang menghubungkan ke kerajaan peri.Sesampainya di ruangan bawah tanah mereka melihat makhluk yang menjaga jalan itu,mereka pun ragu-ragu untuk melanjutkan perjalanan.Namun dengan perlahan mereka berjalan kedepan dan untung saja mereka tidak menyerang.Lama berjalan akhirnya mereka pun menemukan pintu yang menghubungkan kerajaan musim semi dan kerajaan peri.


__ADS_2