
"Tidak bisa! bagaimana hal itu terjadi?dan apakah mereka mau walaupun mereka termasuk kedua bangsa terkuat aaaaa"ucap Minho yang menggebrak meja makannya sambil berteriak ketika bayangan-bayangan buruk muncul dikepalanya.
"Hhhhh tenang lah"ucap Go Eun kepada suaminya
"Bagaimana bisa"ucap Minho dengan prustasi
"Ehmmm emangnya King E'most siapa ayah? "tanya Yeri penasaran
"Iya aku belum pernah mendengarnya baru pertama kalinya "ucap Wendy yang menyandarkan tangannya pada kepalanya
"Ouh itu dia merupakan sebuah musuh dahulu kala yang membuat dunia hampir hancur namun karena ada seseorang yang mengalahkannya ketika itu membuat dunia tidak jadi hancur ayah dengar seperti itu namun pada buku ini hanya sebatas penyegelan yang artinya dia tidak kalah namun hanya terkurung "ucap Minho yang menjelaskan tentang King Emost
"Wah.... jadi jika dia benar-benar bangkit ataupun lepas dari penyegelan apakah ia akan menghancurkan dunia? "tanya Wendy
"Ayah tidak tahu dari yang pernah ayah tahu tujuannya itu adalah untuk menguasai dunia itu yang ayah tahu wen"ucap Minho sambil mengingat ingat
"Jadi jika hal itu terjadi apakah dunia berada pada kekuasaannya yah? "tanya Yeri
"Ayah tidak tahu namun jika hal itu benar terjadi itu cukup berbahaya apalagi jika sekutu King Emost bersatu itu akan memberatkan kita hal yang ayah tahu juga bahwa sekutu King Emost beberapa masih bertahan atas kejadian perperanggan dahulu dan sebab perperanggan dahulu menyebabkan putra dan putri kakek kalian ada yang tumbang dan itu sangat memberatkan jika hal dulu terjadi lagi, dan ayah harap hal itu tidak terulang kembali yer dan perperanggan itu juga yang menyebabkan bangsa peri, bangsa vampir dan bangsa warewolf itu berbecah dan menjadi musuh hingga sekarang "ucap Minho dengan panjang
"Aaaa jadi begitu ayah Yeri paham"ucap Yeri yang paham pada penjelasan ayahnya
__ADS_1
"Jadi apakah itu juga yang membuat warewolf terpecah menjadi tiga bagian yaitu musim dingin,musim panas,dan musim semi yah?"ucap Wendy
"Itu juga salah satunya wen yang membuat kami berpecah menjadi tiga bagian, karena jujur saja untuk tinggal pada sebuah rumah yang penuh kenangan itu sulit sebab itu ayah dan paman mu Lee Jong Suk memilih untuk keluar dari istana dan memilih hidup baru "ucap Minho sambil mengingat kenangan dahulu kala
"Aaaa begitu yah"ucap Wendy
"Ouh iya ayah, sebentar lagi putri Jessica akan berulang tahun untuk sekian ratusnya apakah kita akan datang? "ucap Suho yang baru teringat sesuatu
"Mungkin"ucap Minho yang membuat beberapa orang kebingunggan
"Kenapa mungkin?"tanya Go Eun yang masih sibuk melihat lihat isi buku yang diberikan Ten pada putranya
"Jika kau tidak suka kau bisa memilih tempat yang tidak berkerumunan karena mungkin kau malas menghadiri sebuah acara karena banyak orang kan?dan setidaknya juga kita bisa menghargai kakakku itu dengan menghadirinya kan? "ucap Go Eun yang tetap fokus pada buku dan sesekali melihat Minho
"Humh! kalau begitu sebaiknya kita harus datang "ucap Minho yang menyetujui ucapan Go Eun
"Humh! baik yah"ucap anak-anak Minho dan Go Eun
Perbincangan pun kemudian dilanjutkan dengan pembahasan yang dilakukan oleh putra dan putri Minho,Go Eun yang membahas tentang hadiah yang akan diberikan kepada putri Jessica yang akan berulang tahun kesekian ratusnya dan juga anak-anak Minho dan Go Eun yang membahas hal lainnya juga di ruang makan.
Berbeda dengan anak-anaknya yang sedang membahas hal sesuatu Go Eun lebih memilih untuk membaca buku dari pemberian Ten dengan teliti hingga ada sebuah suara yang membuatnya mengalihkan perhatiannya terhadap buku
__ADS_1
"Lah juga tadi baru diomonggin udah muncul aja"ucap Minho yang melihat kehadirran dari pajurit dari kerajaan musim dingin
"Huh? iya yang mulia?"tanya prajurit musim dingin yang tidak paham dengan maksud dari raja musim semi
"Ah tidak apa-apa lupakan saja "ucap Minho pada prajurit musim dingin
"Baik yang mulia "ucap prajurit tersebut
"Ouh iya apa yang membuat anda jauh-jauh kesini ?"tanya Minho kepada prajurit tersebut
"Ah saya tadi ditugaskan untuk menggantarkan sebuah pesan yang mulia "ucap prajurit itu yang mengingat tujuannya dan menyerahkan sebuah surat kecil kepada Minho
"Ah seperti biasanya"ucap Minho yang menerima surat itu dan membuka surat itu serta membaca isi tulisan pada surat itu yang berinformasikan tentang ulang tahun putri Jessica
"Iya yang mulia dan saya harap anda bisa kesana yang mulia "ucap prajurit itu yang mendengar pernyataan Minho lalu menunduk sopan
"Baik terimakasih telah menggantarkannya"ucap Minho kepada prajurit itu.
"Itu tidak masalah bagi saya yang mulia
kalau begitu saya permisi dahulu yang mulia"ucap prajurit itu lalu berlalu pergi meninggalkan ruang makan dan menuju keluar istana untuk segera pergi menuju ke kerajaan musim dingin.
__ADS_1