
"ada apa ini?"ucap quan sedikit gemetar mendengar suara diluar an sana yang mana membuatnya bertanya tanya
"Huft! ok ayo kita keluar humh!"quan yang merangkak keluar kamarnya dan membuka pintu kamarnya sedikit demi sedkit serta berusaha agar tidak menimbulkan sebuah suara bising
"Hhhhh..... berhumpung diluar nyari appa sama eomma humh! "ucap quan dengan tegas dan percaya diri
Quan pun akhirnya berjalan menyelusuri lorong atas kerajaan dan berjalan dengan pelan pelan agar tidak menimbulkan sebuah suara yang gaduh yang akan membangunkan orang orang
Namun saat ingin melangkahkan kakinya tiba tiba saja quan melihat sebuah pintu kamar yang terbuka sedikit dan menampilkan sebuah cahaya pada kamar itu disela pintu kamar yang di lihat.
"Euhhmmmm aku rasa itu kamarnya eonnie seulgi Eh? aniya.... itu kan......Ha! oppa suho"
ucap quan yang awalnya sedikit ragu ketika quan meneliti dan mengingat pemilik kamar yang ia lihat itu hingga suatu masanya tiba tiba quan dikejutkan dengan suara benda jatuh dan beberapa suara gaduh yang mana membuatnya menjadi terkejut dan bergemetaran ketakutan hingga membuatnya bersembunyi dibawah meja kecil.
"A.... appa,E.....eomma,Oppa,Eonnie,Paman Se quan takut....!"ucap quan yang memanggilnya dengan gemetaran serta menutupi telingganya dengan tanggannya ketika mendengar suara pecahan benda ataupun eranggan dan siluet bayangan yang berjalan cepat.
__ADS_1
Karena merasa sudah tenang dan aman quan pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya dengan cara berjalan kecil pada lorong itu dan membungkukan badannya agar tidak terlihat oleh orang yang lewat ketika berjalan dengan pada waktu lorong itu quan pun melanjutkan perjalanannya dan menuju ke pintu kamar yang menampakkan cahaya benderang pada kamar itu.
PYAAAR......
Suara pecahan benda yang terdengar oleh quan untuk kesekian kalinya lagi lagi membuat quan menjadi ketakutan serta bergemetar hebat dan menyebut orang tuanya kketika hendak melangkahkan kakinya secara perlahan kearah kamar yang ada didepannya karena merasa aneh dan janggal quan pun akhirnya memutuskan untuk merangkak dengan secepat mungkin menuju kekamar yang ingin ia tuju tadi.
Sesampainya didepan kamar yang ia tuju tadi quan pun mendengar suara eranggan seseorang dari dalam kamar yang mana membuatnya menjadi penasaran akan hal yang ada didalamnya.
karena merasa penasaran quan pun melebarkan sedikit pintu kamar itu dan menemukan seseorang yang sedang memunggunginya sambil memperlihatkan punggung yang bergemetar yang mana membuatnya berpikir bahwa itu adalah kakaknya hal lain karena penasaran akan orang yang ada didepannya quan pun memutuskan untuk memanggil namanya dan berjinjit agar bisa melihat orang yang ada didepannya itu
"O...op.....oppa?"ucap quan yang memanggilnya lagi dari balik pintu
Karena terlalu berjinjit quan pun akhirnya terjatuh didepan pintu kamar dan mengakibatkan kebisinggan hingga membuat menjadi seseorang terganggu karena membuat seseorang itu terganggu tiba tiba saja didepan quan terdapat seseorang yang berdiri dengan disenari bayangan serta mata yang menyala merah kekuninggan yang mana membuat quan terpaku dan menatap orang yang ada didepannya dengan diam dan memanggil namanya.
"Op..... oppa? "ucap quan yang bingung dengan perubahan suho yang ada didepannya lalu quan pun menampikkan senyum bayinya yang mana ketika mendengar ucapan quan dan senyumnya membuat suho tiba tiba tersadar diri dari efek bulan purnama dan merintih kesakitan dan sekilas melihat sesuatu yang membuat suho menjadi bingung hingga tanpa sadar suho pun sampai terduduk dilantai dengan sambil rambutnya agar menguranggi rasa sakit dikepalanya dan sifat agresifnya yang akan keluar lagi.Namun hal itu pun hanya berlaku sebentar karena quan yang memanggil nama suho untuk kedua kalinya
"Oppa? are you okay"tanya quan yang melihat kondisi suho yang terduduk sambil menahan sakitnya.
__ADS_1
"Qu........quan?,quan ngapain disini"tanya suho sedikit terbata bata.
"Euhmmm.... tadi nyari appa sama eomma tapi malah ketemu oppa hehehehe"ucap quan yang berpikir sebentar lalu memberi tahu suho yang seharusnya quan lakukan sambil menyelipkan tawaan kecilnya.
"Ouh.... tadi kesini sendiri enggak takut hmmm?, heummm hyak"ucap suho yang paham dengan ucapan quan serta menggendongnya dengan hati hati
"Euhhmm dikit"ucap quan yang membentuk gerakan jari sedikit
"Huh?"ucap suho yang masih dalam pehamannya
"Iyha,Dan tadi kan oppa ada suara pyarr,grrrr,raaar dan lainnya waktu quan diluar"ucap quan dengan panjang dan membuatnya menunjuk arah luar
mendengar ucapan quan pun suho hanya bisa meringgis membanyangkan hal yang ada diluar sana yang mana relay dilalui oleh quan
"Euhmmm quan enggak apa apa kan? ucap suho yang khawatir dengan keadaan adiknya itu
"Humh!"ucap quan dengan tegas dan percaya diri yang mana membuat suho menjadi tersenyum lebar.
__ADS_1