Erika (BadGirl)

Erika (BadGirl)
08 // William Hight School


__ADS_3

Di pagi hari mereka tepar dari malem habis ke club, karena minum terlalu banyak, Erika terbangun memegang kepalanya yang terasa pusing, melihat jam beker yang dari tadi bunyi, tapi tidur mereka tidak terusik sama sekali dengar bisingan jam beker.


Erika berjalan ke kamar mandi untuk bersiap-siap ke sekolah, setelah sudah siap-siap dengan seragam sekolahnya dan memakai jaket Levi’s hitamnya. Dia segera membangunkan sahabat-sahabatnya yang gak pulang ke rumah malah menginap lagi di Apart Erika. Erika menguncang-guncangkan badan sahabatnya tetep tidak di respon, Er berpikir, dia punya ide gimana caranya membangunkan mereka berdua, mungkin bagus bisa di coba untuk kalian membangunkan orang terdekat kalian, tapi kalau yang kebo banget tidurnya, guyur aja pake air panas, Dia menarik nafas dalam-dalam.


“KEBAKARAN! KEBAKARAN! BANGUN!! NANTI KITA GOSONNNGGGGG!!” Teriak Erika.


Intan dan Silvia spontan bangun, hingga mereka nyusruk dari kasur ke gravitasi lantai.


“Aduuuhhh, lo ngapain sih Sil, sakit kaki gua”


“Lo juga bangun liat-liat dong”


“Hahahaha, lucu anjing, hahahaha” Erika tertawa ngakak.


“Bangke lo Erika, gua bunuh lo lama-lama” ketus Intan.


“Makanya mandi buru, kita sekolah ayo” ucap Erika.


“Tumben banget lo mau sekolah?”


“Lah emang ngapa, gua mau tobat, gak mau bolos lagi” ucap Erika.


“Idih gaya banget lu tobat, Yaudah lo duluan aja berangkat sana, gua sama Silvia mau pulang dulu, kan seragam kita di rumah” cetus Intan.


“Bareng ajalah, gua tunggu di rumah lo Tantan”


“Yaudah ayo dah, ayo sil” ucap Intan.


“Ayo”


Mereka bertiga berjalan menuju motor, Intan dan Erika mengantarkan Silvia dulu untuk pulang ke rumah, lalu Erika mengikuti Intan ke rumah. Setelah sudah, mereka berkumpul kembali di rumah Intan, mereka lanjut melajukan motor mereka ke sekolah. Mereka turun dari motor, Silvia memang selalu di bonceng sama Intan karena rumah mereka deket cuman beda gang doang.


“Sampai juga, untung gak telat kita Tan” ujar Erika.


“Hooh, ayo kuy masuk” perintah Intan.


Mereka bertiga berjalan menuju kelas mereka masing-masing, seseorang mengikuti mereka dengan motornya, tapi mereka tidak mengetahui kalau ada yang mengikuti ke sekolah, Gerry yang mengikuti mereka melajukan motornya kembali pergi dari kawasan SMA Glora Global.

__ADS_1


“Ohh mereka sekolah disini” gumam Gerry.


...****...


Di mansion Fernandez kedua paruh baya sedang bersiap-siap menuju sekolah untuk memindahkan sekolah anaknya, tapi bukan anak pertamanya tapi anak keduanya yang sangat kerasa kepala dan susah di kasih tau dengan cara baik maupun kasar, ujungnya omongan kedua orang tuanya gak akan di dengar oleh Erika, jadi mereka memutuskan memindahkan Erika ke asrama.


Mobil Ferrari hitam memasuki perkarangan sekolah SMA Glora Global kedua paruh baya dengan berpenampilan yang sangat mewah dengan balutan jas dan blazer yang sangat mewah berwarna hitam dan peac, dan tas branded yang di pakai wanita paruh baya dengan seharga miliyaran, dan alas kaki yang seharga miliyaran yang bikin para guru terkesima melihatnya.


"Saya mau bertemu dengan anak saya Erika Fernandez Blossom" ucap Reka kepada kepala sekolah.


"Baik nyonya, biar di panggilkan dulu anaknya, silahkan ke ruangan saya nyonya, tuan" ucap Pak kepala sekolah mempersilahkan.


Kedua peruh baya itu berjalan menuju ruangan kepala sekolah, berserta kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan wali kelas Erika. walikelas Erika bu Rindu telah maemasuki kelas.


Tok Tok Tok!


"Permisi bu saya mau memanggil Erika" cetus Bu Rindu.


"Silahkan bu"


"Mau ngapain bu?" tanya Erika.


"Ibu tidak tahu, kamu bisa tanya nanti sama orang tua kamu, ayo" ujar Bu Rindu.


"Iya bu"


Erika berjala keluar kelas, mengikuti Bu Rindu wali kelas Erika, setelah sampai di ruang kepala sekolah, Erika masuk dan duduk di kursi berhadapan langsung dengan kedua orang tua dan wali kelasnya berada di sampingya.


"Ada apa ya?" Erika memulai pertama membuka suara.


"Begini Erika, kamu akan di pindahkan sekolahnya ke tempat lain, mulai sekarang kamu sudah di drop out dari SMA Glora Global" jawab Pak kepala sekolah.


"Lah kok gak ada pemberitahuan dari saya dulu pak, kok main keluarin saya dari sini aja, pak saya masih mau sekolah di sini!" celetuk Erika.


"Ini sudah keputusan orang tua kamu, jadi bapak tidak bisa menolak" ujar pak kepala sekolah, keputusan  Papahnya sudah tidak bisa di anggu gugat lagi, sudah bertekat memindahkan Erika ke Asrama.


"Mah, Pah, Erika gak mau pindah sekolah, Erika masih betah sekolah disini, pokoknya Erika gak mau!" ujar Erika, sedikit meninggikan nada suaranya.

__ADS_1


"Kamu harus mau, karena kamu gak mau nurutin kemauan Papah untuk meneruskan perusahaan Papah, jadi kamu harus pindah sekolah di asrama William High School, Papah sudah mendaftarkan kamu disana, sekarang ayo berangkat, bereskan barang-barang kamu"


"Enggak mau Pah,,,,haaa? asrama? boarding school dong?" tanya Erika.


"Iya" jawab singkat Mike.


"Pokoknya Erika gak mau Pah" Erika berdiri, hendak ingin melarikan diri, tapi sayang nya tidak bisa, ia berdecak kesal di depan ruangan kepala sekolah sudah ada tiga bodyguard berbadan kekar suruhan Papahnya, menghalanginya untuk bebas dari kukungan orang tuanya, Erika menatap tajam ke kedua orang tuanya.


"Bu Rindu sekarang ke kelas Erika, ambilkan tas milik Erika" perintah kepala sekolah.


"Baik pak"


"Ck, Papah sama Mamah nyebelin" kesal Erika. pak kesolah memberikan kertas Drop out yang bikin jantung Erika copot, ia tercengang melihatnya.


Erika berdecak kesal, Kedua orang tua Erika dan Erika di perjalanan menuju Apart Erika, mobilnya akan di simpan di mansion Fernandez, dan motornya akan dikirimkan ke asrama William Hight School. di perjalanan Erika mencak-mencak dalam hati ke orang tuanya.


Bodyguard yang di suruh mengambil barang keperluan Erika kecuali alat lukis dan pianonya, Erika turun dari mobil memasuki Apart nya, di temani ketiga bodyguard berbadan kekar. setelah selesai Erika kembali menuju mobil orng tuanya.dengan pasang raut wajah yang tidak mendukung.


...****...


Dua jam perjalan menempuh ke asrama William Hight School sekolah menengah atas berbasis arama sekolah otoriter yang seluruh penghuni jakarta tau, bahwa sekolah itu salah satu sekolah bergengsi yang dimana kebebasan dan untuk keluar masuk sekolah sangat dibatasi dengan penjagaan yang sangat ketat, mobil Ferrari hitam telah sampai di kawasan William Hight School, Bodyguard bersama mereka mengeluarkan barang Erika keluar.


"Okey nih seragam kamu, kamu sudah masuk ke asrama, Mamah harap kamu bisa berubah, mengerti" ujar Reka menekankan kalimat terakhir.


"Enggak akan berubah, aku gak mau Pah, Mah!" Ketus Erika. Erika ingin mencoba melarikan diri tapi dicegah tangan kekar Mike menggenggam erat tangan lengan Erika, Erika memukul tangan kekar paruh baya yang menjadi Papaphnya yang masih berusia 50 tahun.


kebisingan dan pemberontakkan terdengar di seluruh siswa dan siswi William High School,mendengar teriakkan siswi baru. Gerry dan kawannya menatap dingin dan datar lihat Erika.


"Kok rame banget, ada apa?" tanya Jennie salah satu siswa.


"Ada anak baru, cantik banget pindahan dari SMA Glora Global, si youTuber and Tiktoker terkenal, yang jago banget melukis dan pianist international, anak dari ketua mafia terkejam di china, yang punya perusahaan terkenal di china dan di indonesia" balas siswa dengan menjelaskan dengan panjang yang ditanyakan Jennie.


"Ternyata youTuber terkenal Erika Fernadez Blossom" gumam Jennie, Rose hanya menatap Erika yang terus berontak dari orang tuanya.


Jennie Laurent adalah gadis cantik berasal dari korea selatan, sorang selebgram terkenal, dan YouTuber dengan subscriber terbanyak, dia juga di nobatkan menjadi Queen William High School dengan sejuta prestasi, di bidang akademik maupun non akademik, dia juga bolak balik mengikuti kompetisi Sains seinternational, dia juga di menjabat menjadi wakil ketua osis, gadis yang sudah di cap sultan di SMA William High School, populer dengan kesombongannya serta sikap arogannya,


Rose Egaligui Verent Alberto berlasal dari italia adalah gadis cantik tomboy, dingin, angkuh, arogan, ketua tim basket, dan ia juga adalah atlet panahan dan nembak se international, ia juga memenangkan juara tembak di jarak 25 meter, dan panahan di jarak 40 meter, dia juga tidak terlalu pintar di bidang akademik maupun non akademik, apalagi dia belajar yang banyak banget denga rumus, dan hafalan rasanya ingin mules terasa otak pindah ke perut, kalau hafalan otak dia kadang gak nyampee---tapi ya gitu selalu aja memaksanya kalau ada hafalan, sampe kepalany adi penuhi dengan burung berpitar-putar di kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2