
Matahari telah terbit, menyinari seluruh isi dunia, cahayanya menembus kamar seorang laki laki yang tampak masih tidur.
"Kringgggggggggggg, Kringggggggggg!" Suara alarm membangunkan laki laki tersebut.
Siapakah dia?
TARAAAAAAAAAAAAA! INI DIA
NAMA : SO JUNG HWAN
LAHIR : 18 FEBRUARI 2005
MBTI : ENFP-T
MAKANAN FAVORIT : DONAT
ANAK KELIMA DARI LEE MINHYUK DAN JUNG YERIN FAMILY
*LANJUT CERITA*
"Younghoon hyuungg, tolong matikan alarmnya, berisik sekali" Ucap Junghwan dengan mengantuk.
"YAAA! Sudah jam berapa
sekarang? Masih tidur? Ini hari pertama sekolahmu, Junghwann!! Heyy!"
Teriak Younghoon, kakak laki laki pertamanya.
"Emang sudah jam berapa?" Tanya Junghwan masih mengantuk
"Mau tau?" Tanya Younghoon.
"Iya, mau, emang jam berapa sekarang?" Tanya Junghwan.
"Jam 7.15" Jawab Younghoon dengan santai.
Seketika, Junghwan langsung bangun dan terkejut atas perkataan abangnya itu
"HAHHHHHHHHHHHHHHHHHH??! 7.15????! Mengapa hyung tidak membangunkanku daritadiii??!" Teriak Junghwan.
"HEYYYYY, AKU SUDAH
MEMBANGUNKANMU DARI 6.45, TAPI KAU TIDAK MAU BANGUNNN! MALAH TERIAK
MARAH MARAH LAGI, SINI KAU!" Teriak Younghoon lagi.
Suasana kamar menjadi
panas, Younghoon dan Junghwan yang kejar kejaran seperti Tom &
Jerry, membuat kamar seperti kapal pecahh.
"Hyungg, hyung, sudah, hyunggg, iya, iya, aku keluar, iyaa, hyungggg, aduhh, sakittt" Gerutu Junghwan kesakitan
"Nah, tuh, pinter, cepetan siap siap sana, sarapan, berangkat sekolah" Ucap Younghoon.
"Iya, iya, aku siap2 nih" Lanjut Junghwan.
Junghwan pun keluar membawa handuknya menuju kamar mandi untuk bersiap siap.
Setelah beberapa menit, Junghwan pun keluar dari kamar mandi.
"YA! Junghwan-aa! Sejak
kapan lenganmu menjadi berotot seperti itu? Dan sejak kapan perutmu
berubah berkotak kotak begitu, dadamu juga semakin bidang" Jelas Yuna,
kakaknya yang tiba tiba datang.
"Awas, nanti perempuan jadi klepek klepek, hehe" Lanjut Yuna meledek.
"YAAA, NUNAAA! JANGAN KAYAK GITU DONGGGG! MALU TAUU!" Balas Junghwan.
"Ya emang kenapa jika
lenganku berotot dan perutku kotak kotak, dan jika dadaku tidak bidang,
berarti aku bukan laki laki donggg, Aku juga tidak mau kalah dari
Younghoon dan Soobin hyung" Lanjut Junghwan.
"Baguslah jika begitu, jadi nanti jika ada barang berat, aku suruh kau saja" Ucap Yuna dengan santai.
"Yayaya, terserahmu saja, aku ingin pakai baju, sudah terlambat sekali" Balas Junghwan.
Junghwan pun masuk ke kamarnya dan memakai seragamnya dengan rapi. Setelah itu, ia bergegas keluar untuk sarapan.
"Mamaaaa, apa menu sarapan hari ini?" Tanya Junghwan.
"Wahhh, anakku sudah
rapi sajaa, cepat makan, nanti terlambat, nih ada roti panggang dan
susu" Ucap Yerin dengan menyajikan makanan bagi Junghwan.
"Dimana Jian, Ma?" Tanya Junghwan.
"Jian sudah berangkat duluan, karena dia sudah diantar oleh temannya" Jelas Yerin.
"Apakah temannya perempuan atau laki laki?" Tanya Junghwan kepada Yerin dengan mata melotot.
"Kau tampak khawatir
sekali dengan adikmu itu, biasanya kau selalu bertengkar dengan adikmu
itu, mengapa tiba tiba kau menjadi khawatir jika ia diantar temannya,
maupun itu laki laki atau perempuan?" Jelas Yerin panjang.
"Yaa, mama, meskipun begitu, dia tetap adikku kan? Dia kan juga anak mama, masa dia anak buangan?" Balas Junghwan.
"Hehh, tidak boleh bilang begitu, nanti benar benar jika dia anak buangan bagaimana?" Larang Yerin.
"JADI, SELAMA INI JIAN ANAK BUANGAN MA??!" Tanya Junghwan terkejut.
"Tidak, tidakkk, dia kan anak kandung mama, sudah, jangan berpikir yang tidak tidak" Jawab Yerin.
"Ehh mama, kirain beneran tadi" Keluh Junghwan.
__ADS_1
Junghwan pun selesai dengan makanannya dan bergegas ingin berangkat sekolah.
"Ma, aku sudah selesai, aku berangkat sekolah dulu ya, Ma" Jelas Junghwan.
"Ok, Nak, hati hati ya
di jalan. Oh ya, bilang juga ke Younghoon hyung untuk membeli minyak
dalam perjalanan pulang nanti" Balas Yerin.
"Minyak apa nih ma?" Tanya Junghwan meledek.
"Ya minyak makan lah, Nakkk, masa beli bensin, haduhhh" Jelas Yerin dengan nada agak tinggi.
"Hehe, maaf, Ma, hanya bercanda, kok" Ucap Junghwan meminta maaf.
"Iya, iya, cepat berangkat sana, nanti terlambat" Ucap Yerin.
"Sip, Ma, Junghwan berangkat sekolah dulu" Balas Junghwan sambil mencium tangan mamanya.
"Iya, hati hati, Nak, jangan lupa pesan mama tadi" Ucap Yerin.
Junghwan pun beranjak
dari tempat makan dan bergegas keluar dari rumah menuju gerbang. Disitu,
terdapat abangnya yang sudah menyiapkan mobil untuk Junghwan berangkat
sekolah.
"Hei, Junghwan, cepat sini masuk" Suruh Younghoon.
"Iya, iya, sabar, ini juga mau masuk" Balas Junghwan.
"Udah, cepet berangkat, nanti aku terlambat loh" Lanjut Junghwan.
"SIAP BOSQUE!" Balas Younghoon.
"Kemana nih?" Tanya Younghoon.
"Ya ke sekolah lah bambanggg, ya masak ke kantor polisi" Balas Junghwan tidak sabar.
"Ya mana tau mau ke kantor polisi lapor orang" Lanjut Younghoon meledek.
"Iya, mau lapor abangku
satu ini yang bernama Kim Younghoon yang lahirnya 8 Agutus 1997 yang
mukanya ya lumayan ganteng tapi aku lebih ganteng hehe yang tidak ada
akhlaknya" Balas Junghwan panjang lebar tidak mau kalah.
"Hehh, jangan sembarangan kau" Ucap Younghoon dengan nada agak tinggi.
"Iya, iya, minta maaf, plisss" Balas Junghwan menyadari bahaya yang akan terjadi.
"Maaf, maaf, hihh, ogah:v" Ucap Younghoon.
"Yaudahh cepetan berangkat ke sekolahh udah terlambat nihh" Suruh Junghwan.
"Iya, iya, berangkat nih ye" Ucap Younghoon.
Younghoon pun berangkat
mengantar Junghwan ke sekolah dengan ngebut karena takut adiknya itu
terlambat di hari pertamanya, tetapi di tengah jalann...
"Hyungggg!" Teriak Junghwan menyadari sesuatu.
Dengan terkejutnya, Younghoon pun mengerem mobilnya secara tiba tiba.
"Ada apa sih, bikin sepot jantung aja nih anak" Tanya Younghoon.
"Enggak, sebelum lupa nihh, mumpung inget, tadi mama ada pesen disuruh beli minyak makan" Jelas Junghwan.
"Astagaaaa nih anak emang mintak di gemprenggg, gitu aja kok malah teriak pulak" Lanjut Younghoon dengan nada agak tinggi.
"Iye, iye, mon maappp, jangan marahin donggg, hiks:(" Ucap Junghwan sebelum Younghoon marah.
"Iye, iye, gak marah abang, awas gitu lagi, kena jurus 5 jari elu, ehh enggak, 10 jari" Ucap Younghoon.
"Iya, iya, gitu dong, capcus lanjot ke sekolah" Lanjut Junghwan.
Younghoon pun langsung ngebut lagi menuju ke sekolah sebelum adiknya terlambat.
Dan akhirnya mereka sampai ke sekolah tepat waktu.
Junghwan pun turun dari mobil dan pamit kepada abangnya.
"Hyunggg, Junghwan sekolah dulu yeee" Ucap Junghwan.
"Iye, iye, belajar bener
bener, denger kata guru, jangan lasak, jangan kerayepan, matanya fokus,
jangan liatin cewek mulu" Jelas Younghoon meledek.
"Iye, iye, jangan lupa jugak apa yang mama pesen tadi" Lanjut Junghwan kesal.
"Iye, iye, dah sane, belajar yang rajin, jam berapa jemput nih?" Tanya Younghoon.
"Gak usah, Junghwan pulang pakek bus aja" Jawab Junghwan.
"Ok sip" Balas Younghoon singkat.
Setelah itu, Junghwan pun masuk ke sekolahnya dan mencari namanya agar ia tidak salah kelas.
"Haduhhh, namaku mana sih, ini SMA 1, 2, nah ini SMA 3, tapi namaku kok gak ada... Bentar, cobak gw cek lagi" Gerutu Junghwan.
Setelah pencarian cukup lama, akhirnya Junghwan menemukan namanya di kertas kelas 12-D.
"Nah, ini dia, nongol, napa gak daritadi aja sih nongolnya" Gerutu Junghwan lagi.
Junghwan pun segera
pergi menuju kelasnya dan harus menaiki 2 lantai karena kelasnya berada
di lantai 3. Setelah menaiki banyak anak tangga, akhirnya Junghwan pun
sampai ke kelasnya.
__ADS_1
Tidak seperti yang ia
bayangkan, kelasnya masih sepi dan senyap, palingan hanya ada 8-9 murid
didalamnya. Ia kira karena ia terlambat bangun, kelasnya sudah menjadi
pajak ikan, tetapi ternyata tidak.
"Lah, ini kelas sepi
amat, kirain udah kayak pajak ikan tadinya, rupanya senyap kayak gak ada
penghuninya" Pikir Junghwan kebingungan.
"Hahh, sudahlah, kayak gini lebih mantap, di ruangan ber-AC plus senyap kayak gini cocok nih buat gw" Pikir Junghwan lagi.
Junghwan pun mengambil
tempat duduk di tengah, tidak terlalu depan dan tidak terlalu belakang
juga. Beberapa menit kemudian, guru pun masuk.
"Selamat pagi anak anak, selamat datang ke kelas SMA 3" Salam guru.
"Selamat pagi, Bu!" Balas murid kompak.
"Nah, karena ini adalah
hari pertama kita masuk kelas, silahkan perkenalkan diri kalian... Tapi
sebelum itu, biarkan saya perkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya
Novita Kusumadewi, wali kelas 12-D. Kalian bisa memanggil saya Ms. Novi.
Sekarang kalian yang perkenalkan diri, mulai dari Han dan Felix" Ucap
guru panjang lebar.
Junghwan pun rada
kebingungan bahwa sepupu kembarnya sekelas dengannya, dia kira mereka
tidak ada di kelas itu tadi dan juga tadi mereka juga tidak menyapa.
Setelah itu, Han dan Felix pun memperkenalkan diri.
"Halo, teman teman, kami adalah anak kembar, nama saya Han Jisung dan ini adik saya, namanya Lee Felix." Ucap Han.
"Iya, kami kembar tetapi
lahir di tanggal yang berbeda. Han lahir di 14 September, tetapi saya
di 15 September, karena Han lahir di jam 23.56, sedangkan saya lahir jam
00.01. Kami hanya beda 5 menit" Lanjut Felix
"Ya, dan kami suka
sekali dengan brownies, Felix yang pandai membuat brownies, jadi setiap
kami ingin, kami menyuruh Felix membuatnya" Lanjut Han lagi.
"Itu saja dari kami, Terima Kasih" Ucap Felix.
"Wah, menarik sekali ya, sekarang Junghwan" Ucap Ms. Novi
Junghwan pun maju kedepan dan memperkenalkan diri secukupnya saja, tanpa basa basi.
"Halo, teman teman, nama
saya So Jung Hwan. Saya lahir pada tanggal 18 Februari 2005. Saya suka
sekali dengan donat. MBTI saya adalah ENFP-T. Saya harap kita bisa
berteman baik. Itu saja dari saya, Terima kasih" Jelas Junghwan tanpa
basa basi.
Setelah itu, sesi
perkenalan diri pun berlanjut sampai akhirnya, guru mulai memberikan
buku laporan yang digunakan untuk menulis laporan pembelajaran hari ini.
Biasanya, memang seperti itu. Setelah itu, kami pun bercerita tentang
masing masing hingga bel berdering. Karena hari ini hari pertama,
pembelajaran selesai dengan cepat, sekitar jam 10.
Semuanya pun sibuk ingin
pulang, dan satu satu mulai menyalam guru. Setelah itu, kami pun
pulang, kecuali Junghwan yang masih mengemas barang barangnya.
"Junghwan, Ms keluar dulu ya, nanti kamu hati hati ditangga ya, soalnya tadi baru di pel" Pesan guru kepada Junghwan.
"Owhh, ok Ms, Terima Kasih Ms, hati hati juga Ms" Balas Junghwan.
Junghwan pun mengemas barangnya dengan cepat karena diluar sudah mulai sepi dan tidak ada orang.
Tetapi, tiba tiba, Junghwan merasakan aura yang tidak enak.
"Ada apa ini? Mengapa udaranya menjadi dingin begini, perasaan AC sudah dimatikan" Pikir Junghwan.
"Aku mulai merasakan ada yang mengikutiku" Pikir Junghwan lagi.
"Ah, aku keluar sajalah, menyeramkan disini" Ucap Junghwan kepada dirinya sendiri.
Karena aura yang tidak enak dan Junghwan merasa ada yang mengikutinya, Junghwan pun bergegas keluar dari kelas.
Kira kira, apakah yang dirasakan Junghwan?
__ADS_1