Fall In Ghost

Fall In Ghost
Hantu Jendela


__ADS_3

Matahari pun mulai terbit, ayam mulai berkokok, 1 manusia dan 1 sosok masih tertidur nyenyak.


"Kringggggggggggggggggg, Kringggggg" Alarm pun berbunyi.


"Hahhhh, suara apa ini?" Ucap Yewon sambil menguap.


Yewon pun berdiri dan memegang alarmnya.


"Ahhh, alarm, ini cara matikan gimana sih?" Pikir Yewon kebingungan.


Akhirnya setelah perjuangan yang lama dengan suara alarm yang ribut, Yewon berhasil mematikan alarmnya.


"Hahhh, akhirnya, emang ya alarm orang kaya tuh gini, mewah elegan tapi susah dimatiin, haduhhh pusing gw" Desah Yewon.


Yewon pun kembali tidur dengan Junghwan yang terbangun di atasnya.


"Huahhhhhhhhhh" Junghwan menguap.


"Hemmm, jam 6.30" Ucap Junghwan mengantuk.


Junghwan pun turun dari tempat tidur dan merasakan ada orang dibawah.


"Hehh, apa ini?" Tanya Junghwan kebingungan.


Junghwan mulai memijaknya dan lompat lompat diatasnya.


"Hehh, hehh, Jung, JUNGHWANNN STOPPPPP, ADUHHHH, INI AKUU YEWONNNN, LUPAKAHHH??!" Teriak Yewon.


"Oh iyaa, Yewonn, napa gak bilang bilang sih daritadi?" Ucap Junghwan dengan santainya.


"YAKKKKKKK, AKU UDAH


JERIT DARITADI KESAKITAN, ELU MALAH ASIK ASIKNYA KEK MAIN DI TRAMPOLIN,


ELU KIRA GW INI TAMAN BERMAIN APA? BISA LOMPAT LOMPAT?" Teriak Yewon


emosi.


"Ya, ya, maap, orang gak kedengeran jugak" Balas Junghwan.


"Dahh, dahh, gw mau mandi, pergi lu sana" Ucap Junghwan.


Junghwan pun membawa handuknya dan langsung menuju kamar mandi dan cepat mandi agar ia tak terlambat seperti semalam.


Dan, setelah beberapa menit, Junghwan pun keluar dari kamar mandi dan cepat masuk ke kamarnya.


"Hehhhhhhhhh, yang sopannn dongggggggggggg" Teriak Yewon saat Junghwan memasuki kamar.


"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA,


HADOHHHHHHHH, ELU JUGAK NGAPA TERIAK SIHHHHHHHHHHHHHHH, UNTUNG GW UDAH


PAKE CELANA" Teriak Junghwan lagi.


"Ya orang kau shirtless seperti itu, tidak sopan tau" Ucap Yewon.


"Ya siapa suruh liat teh


adohhhh, jugak kan udah biasa di drama drama orang buka baju gitu, gak


pernah nonton drama apa?" Jelas Junghwan panjang sambil mengancing


bajunya.


"Ya itukann layar, kalo ini kan didepan mata kepalaaaa, bedalah bambangg" Ucap Yewon.


"YA YAA TERSERAHMU" Teriak Junghwan balik.


"Tapi proporsi badanmu bagus juga, lengan berotot, dada bidang, dan perut kotak kotak, hemmmm, seperti model" Ucap Yewon.


"Baru sekarang nyadarnya?" Tanya Junghwan kesal.


"Dahh, elu diem dirumah,


nih ada laptop gw, ada CCTV di dalem, ini gw set otomatis buat elu, elu


diem dirumah, kalo mau ambil apa apa, tunggu gak ada orang, baru


keluar, ok?" Jelas Junghwan panjang.


"Iya, iya, diem nih gw dirumah" Balas Yewon yang masih kesal.


"Ok sip" Ucap Junghwan.


Junghwan pun keluar kamar dan pergi menuju ruang makan untuk sarapan.


"Wahhh, kelihataannya enak nih" Ucap Junghwan ternganga saat melihat makanan dimeja.


"Iya dongg, mama yang masak" Ucap Yerin memuji masakannya sendiri.


"Enakk mahhh nasi gorengnyaaaa" Ucap Junghwan sambil menaikkan kedua jempolnya.


"Mau nambah?" Tanya Yerin.


"Enggak dulu, ma, nanti aku terlambat ke sekolah" Jawab Junghwan.


"Oh yasudah kalo begitu" Ucap Yerin.


Junghwan dengan cepat menyelesaikan makanannya dan bergegas untuk ke sekolah.


"Ma, aku pergi ke sekolah dulu, ya" Ucap Junghwan pamit.


"Ok sip, hati hati di jalan, bilang sama Younghoon hyung jangan ngebut ngebut" Ucap Yerin.


"Ok  ma" Ucap Junghwan.


Junghwan pun bergegas pergi keluar rumah dan seperti biasa, Younghoon sudah bersiap siap di depan pintu.


"Pagi pak bosss" Sapa Younghoon meledek.


"Hehh, aku masih muda yeeeee, pak pok pak, kenak pak di mukak elu baru tau rasa" Balas Junghwan kesal.


"Iye, iye, maaf, canda kok" Ucap Younghoon.


"Dah, cepet buka gerbang" Suruh Younghoon.


"Iye, iye, lagian pak satpam masih cuti ye?" Tanya Junghwan.


"Minggu depan baru masuk pak satpamnya" Ucap Younghoon.


"Oh yaudah, cepet keluar elu biar gw tutup gerbangnya" Suruh Junghwan.


"Iye iye" Balas Younghoon.


Younghoon pun mengendarai mobilnya keluar gerbang dan Junghwan pun auto menutup gerbang dan naik mobil.


"Dah, berangkat cepet" Ucap Junghwan.

__ADS_1


"Iye iye" Ucap Younghoon nurut.


"Oh ya, semalam Jian gak pulang ya?" Tanya Junghwan.


"Iye, semalem paman sama


bibi nelpon kalo Jian nginap dirumah mereka seminggu, jadi Jian nanti


pergi pulang sekolah sekalian sama Han sama Felix" Jawab Younghoon.


"Oh gitu toh, yaudahlah" Ucap Junghwan.


Mereka pun berangkat ke sekolah dengan senyap, tidak berucap satu kata pun, dan akhirnya mereka sampai ke sekolah.


"Junghwan, sampek nih udah" Ucap Younghoon lembut pada Junghwan yang terlelap.


"Ehh, udah sampe yak?" Ucap Junghwan menguap.


"Iya, udah sampek, dah turun sane, belajar baik baik, jam berapa jemput?" Tanya Younghoon.


"Junghwan naik bus aja gpp" Ucap Junghwan.


"Ohh yaudah, hati hati" Ucap Younghoon.


Junghwan pun mengucapkan bye sambil melambaikan tangan pada abangnya dan masuk sekolah dengan cepat, dan cepat memasuki kelas.


"Hahhh, sampek jugak, capek jugak naik 2 tangga" Ucap Junghwan sambil menghela napas.


"Heyyyy, Junghwannn, apa kabar, lama gak jumpa nih" Ucap Jisung yang baru datang.


"Kyaa, kamjagiyaa, aduuhhh icunggg, buat sepot jantung aja deh, tiba tiba datang" Ucap Junghwan terkejut.


"Hehe, maap" Ucap Jisung.


"Ehh, elu napa gak datang semalem sama si Yujin?" Tanya Junghwan.


"Iya, semalem gw sakit, kalo Yujin, dia semalam permisi mau ziarah katanya" Jawab Jisung.


"Ohhh gitu toh" Ucap Junghwan.


"Ehh ehh guru masuk" Ucap Jisung.


"Ehh iya, mposss, cepet duduk elu" Ucap Junghwan.


Guru pun memasuki kelas dan menyapa seluruh murid yang datang.


"Selamat pagi murid murid" Ucap Ms. Novi.


"Selamat pagi Ms" Jawab murid serentak.


"Selamat datang lagi di kelas ini dan dimohon buka buku IPS halaman 3 ya murid murid" Ucap gurunya.


"Baik Ms" Balas murid serentak.


Pembelajaran pun berlangsung sekitar 3 jam dan waktu istirahat pun tiba.


"Kringggg, Kringggggg" Bel berbunyi.


"Yeyyyyyy, istirahattt" Ucap Han.


"Wah, Han semangat sekali, murid murid, istirahat dulu ya, nanti kita lanjut lagi" Ucap gurunya.


Murid murid pun pergi ke kantin kecuali Junghwan dan beberapa temannya yang membawa bekal sendiri.


"Hahhh, sepi juga nih kelas, adem ayemmm, makan dulu ahh" Ucap Junghwan.


"Hehh, katanya kelas ini berangker lohh" Ucap salah satu temannya.


"Iya nih, gw jugak


sering denger ada yang bunuh diri loh lewat jendela itu, katanya jendela


itu sering kebuka ketutup sendiri, kayak ada yang mainin" Lanjut salah


satu temannya lagi.


"Ihhh, serem ahhh, jangan dibahas" Ucap salah satu teman.


Perkataan mereka itu pun auto membuat Junghwan merinding, karena teringat kejadian semalam.


Tapi tak lama setelah itu, bel pun berbunyi menandakan bahwa waktu istirahat telah selesai.


Guru pun masuk dan mereka sema pun melanjutkan pembelajaran mereka.


Mereka belajar dengan mendengar penjelasan dari guru dann tak terasa, waktu berlalu sangat cepat, sudah saat nya waktu pulang.


"Kringgggggggggg Kringggggggggggggg" Bel berbunyi.


"Akhirnya, pulang juga" Ucap Junghwan.


"Ok murid murid, saatnya


waktu pulang, saya Ms Novi, terima kasih untuk pembelajaran hari ini,


dan sampai jumpa besok" Sapa gurunya.


"Baik ms, Terima Kasih ms, sampai jumpa" Ucap murid serentak.


Semua murid, termasuk


guru pun keluar kecuali Junghwan yang masih membereskan barang


barangnya, dan juga ia mendapatkan jadwal piket hari ini.


"Haduuhh, ada piket lagi, hah" Ucap Junghwan merasa lelah.


Tiba tiba, saat Junghwan


tengah membereskan barang barangnya, angin bertiup kencang, langit


menjadi gelap, petir mulai menyambar, dan salah satu jendela di kelas


itu mulai terbuka dan tertutup sendiri, dan pintu kelas pun tertutup


sendiri.


Suasana itu auto membuat Junghwan menjadi tegang dan merasa takut.


"Haduhhhhh, apa lagi iniiii, Ya Tuhann, berikan aku jalannn" Ucap Junghwan ketakutan.


Dari tempat duduknya,


Junghwan melihat sosok perempuan berambut panjang dengan seragam dan


muka yang berlumuran darah, dan tangan yang gepeng.


"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!" Teriak Junghwan sambil berlari menuju pintu .

__ADS_1


"YAAAAAA, PINTUNYA MENGAPA TERKUNCIIII, HADOHHHHHHH" Teriak Junghwan mulai khawatir.


Sosok itu pun mulai mendekatinya dengan rupa yang sangat menyeramkan.


"Plis plis, jangan deketin gw, plis, pergi sana PERGIIIIIIIIIIIIIII!" Teriak Junghwan ketakutan.


Sosok itu menghilang dan


Junghwan pun lega, tetapi suasananya tidak berubah, dan Junghwan pun


mencoba membuka pintu, tetapi ia tidak bisa, pintu itu seperti terkunci.


Karena Junghwan terus mencoba dengan kekuatan overpower nya itu, gagang pintu pun patah.


"HADOHHHHHHHHHHHH NAPA


PAKEK PATAH SEGALAAAKKK SIHHHHHHH, HADOHHHHHH NIH OTOT KEBESARANNN


KALIII HADOHHHHH" Teriak Junghwan gregetan.


Junghwan pun berbalik dan sosok itu muncul tepat di depan matanya dengan rupa yang lebih menyeramkan dari yang sebelumnya.


"TOLONGG AKUU" Ucap sosok itu dengan suara yang menyeramkan.


"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!" Teriak Junghwan ketakutan.


Karena ketakutan, Junghwan pun akhirnya pingsan tak berdaya di kelas, dan sosok itu pun menghilang, sampai akhirnya...


"Hwannn, Junghwann, bangunn"


Terdengar suara yang membangunkan Junghwan dari pingsannya.


"Hahhh, hahh, siapaa?" Tanya Junghwan masih setengah sadar.


"Ini Younghoon hyung, kau kenapa?" Jawab Younghoon yang ternyata di sekolah.


"Ahh hyung, ahh tidak apa apa" Jawab Junghwan.


"Tidak apa apa, beneran?" Tanya Younghoon masih khawatir.


"Iya, tidak apa apa, tadi oyong doang" Jawab Junghwan tidak berani menceritakan yang sebenarnya pada abangnya.


Junghwan pun berdiri dengan terhuyung huyung, mengambil tasnya, dan berjalan menuju lantai dasar sambil dipapah hyungnya.


Sesampainya mereka,


Younghoon pun mengucapkan terima kasih pada guru yang telah


memberitahunya tentang Junghwan, dan mereka pun pulang.


Dirumah, banyak yang menunggu Junghwan pulang karena kekhawatiran mereka.


"JUNGHWANNNN" Teriak Yuna lega saat tau Junghwan tidak apa apa.


"Aduhhh, Nak, kau tidak apa apa?" Tanya Yerin dan Minhyuk.


"Iya, tidak apa apa mah, pah, Junghwan baik baik saja" Jawab Junghwan.


"Aduhh, kok bisa sampe


kayak gini sih, Hwann? Kekurangan apaan elu? Perasaan pagi tadi baik


baik aja" Ucap Soobin yang masih khawatir.


"Sudah, sudah, tidak apa apa, sudah, biarkan Junghwan istirahat dulu" Ucap Younghoon.


Junghwan pun dipapah sampai kekamarnya dan istirahat.


"Sudah, istirahat dulu, nanti baru mandi sama makan" Ucap Younghoon.


"Ya, hyung" Ucap Junghwan.


"HWANNNN YA AMPUNNN, APA YANG TERJADI, WAT HEPENINGG??!" Tanya Yewon yang melihat Junghwan terhuyung huyung.


"Mau gw ceritain?" Tawar Junghwan.


"Iya, iya, emangnya kenapaaa??" Tanya Yewon makin penasaran.


"Jadi gini, pas gw


beresin barang gw, tiba tiba anginnya jadi tiup kenceng gitu, lampu


kedap kedip, jendela kebuka ketutup sendiri, dan pintu kayak kekunci


gitu, dan tiba tiba ada sosok perempuan berseragam jugak tapi dia


berambut panjang, muka sama bajunya berlumuran darah, dan tangannya


gepeng gitu, dan gw berusaha membuka pintu tapi gagangnya patah dan


akhirnya sosok itu makin deket sampe ke depan mata kepala gw, dan bilang


"Tolong Aku" gitu, dan akhirnya gw pingsan deh, sampe akhirnya


Younghoon hyung datang jemput gw" Jelas Junghwan panjang.


"Hahhh?? Sosok??? Hantu gitu?" Tanya Yewon.


"Kayaknya iya, karena udah berlumuran darah gitu" Jawab Junghwan.


"Ihhh seremmmmm" Ucap Yewon.


"Lahhh elu yang hantu aja takut, apalagi gw yang manusia" Jawab Junghwan meledek.


"Ya setidaknya gw gak berlumuran darah kayak sosok itu dan gak bersuara serem" Ucap Yewon.


"Hahhh, udah deh, jangan bahas lagi, besok pasti jadi hari yang merepotkan di sekolah" Ucap Junghwan menghela napas.


Junghwan pun


beristirahat setelah pingsan karena kejadian tak terduga itu dan


Junghwan berpikir bahwa besok akan jadi hari yang merepotkan.


Kejadian apa lagi yang akan terjadi besok?


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2