Fall In Ghost

Fall In Ghost
Penunggu Toilet


__ADS_3

Guru pun langsung pergi ke toilet dengan beberapa murid laki laki untuk melihat keadaan Jihyo yang sedang kerasukan.


"RAGKHHHHHHHHHHHHHHH" Raung Jihyo yang sedang kerasukan.


"Han, Renjun, Jeno, pegang Jihyo erat erat, Ms akan memanggilkan pak Ustad" Ucap gurunya.


Karena penasaran,


Junghwan pun pergi ke toilet untuk melihat kejadian tersebut, dan


sesampainya ia, Jihyo yang sedang dikendalikan oleh hantu tampak melotot


ke arah Junghwan, dan nyaris membuat Junghwan ketakutan.


"Junghwan, kau balik saja ke kelas, nampaknya hantu itu menginginkanmu" Ucap Renjun.


imbok, dan membuat


Junghwan ketakutan. Hantu didalam tubuh Jihyo tampaknya semakin kuat


karena Junghwan, dan mulai mencekik Junghwan.


Tetapi, cekikan itu berhasil dilepas karena Jihyo berhasil ditarik kembali oleh Han, Renjun, dan Jeno.


Hantu itu semakin meraung meraung di hadapan Junghwan dan membuat Junghwan nyaris pingsan.


"JUNGHWANNNNNN, JANGAN KERAS KEPALA, PERGI SANA CEPATTTTTTTTTTTTT" Teriak Han.


Junghwan pun pergi ke kelas atas perintah dari Han, dan karena takut akan terjadi apa apa padanya lagi.


"Hahhh, apa ini? Masalah baru lagi?" Tanya Junghwan pada dirinya sendiri.


"Junghwan, apa yang terjadi padamu?" Tanya Jisung perhatian.


"Tidak, tidak apa apa, tidak ada yang terjadi" Ucap Junghwan terbata bata.


Setelah beberapa menit, Guru pun masuk bersamaan dengan Jihyo yang sudah pulih, serta Han, Renjun, dan Jeno.


"JIHYOOOOOOOOOOO, KAU TIDAK APA APA?" Tanya Mina pada Jihyo.


"Tidak, tidak apa apa" Ucap Jihyo masih lemas.


"Anak anak, khususnya


anak perempuan, Ms harapkan kalian ditemani oleh minimal 2 orang saat


pergi ke toilet, karena dulu pernah ada murid yang bunuh diri di toilet


itu, dan Ms harap Junghwan dapat membantu dalam kasus ini, mengingat


Junghwan yang telah menyelesaikan kasus jendela itu" Ucap Ms Novi.


"T-Tapi ms.." Ucap Junghwan.


"Ms percaya padamu, dan ms harap kau dapat membantu, dan lebih hati hati" Ucap Ms Novi.


"Sekarang, mari kita lanjutkan pembelajarannya" Lanjut Ms Novi.


Pembelajaran pun


dilanjut, sampai akhirnya bel berbunyi menandakan waktu istirahat.


Seperti biasa, murid semua pun keluar kelas dan berkumpul di kantin.


"Junghwan, apakah benar kau dapat melihat hantu?" Tanya Felix.


"Aku tidak tau sejak


kapan, tapi aku mohon rahasiakan semuanya ya, aku tidak mau merepotkan


orangtua dan saudaraku, titipkan pesanku juga pada Han" Ucap Junghwan.


"Iya, aku tidak akan bilang ke siapa siapa" Ucap Felix.


"Jadi, bagaimana dengan kasus toilet itu?" Tanya Felix lagi.


"Aku tidak tau, tetapi mungkin aku akan pergi ke toilet itu pulang sekolah nanti untuk mengecek" Ucap Junghwan.


"Mau kutemani?" Tawar Felix.


"Tidak, tidak usah, nanti Paman dan Bibi, termasuk Jian akan curiga" Ucap Junghwan.


"Hmm, ok deh, tapi pastikan kau tidak apa apa, dan tidak ada yang terluka" Ucap Felix.


"Iya, aku pastikan" Ucap Junghwan.


Waktu pun berlalu, bel


pun berbunyi dan mereka melanjutkan pembelajaran, dan setelah beberapa


jam, bel pun berbunyi lagi menandakan waktu pulang.


"Junghwan, kau ingin pergi sekarang?" Tanya Han.


"Ehh, Han, iya, aku ingin mengecek sekarang, aku mohon rahasiakan semua ya" Ucap Junghwan.


"Iya, pasti, Felix sudah memberitahuku tentang itu" Ucap Han.


"Dan pastikan kau kembali dengan selamat ya, aku akan bilang pada Paman dan Bibi bahwa kau pergi ke mall dengan kami" Ucap Han.


"Iya, aku minta tolong ya" Ucap Junghwan.


"Iya, yang penting, cepat selesaikan dan cepat kembali" Ucap Han


"Iya, aku pastikan" Ucap Junghwan


Setelah memastikan


sekolah sudah sepi, Junghwan pun dengan berani, pergi ke toilet itu


sendirian untuk mengecek. Awalnya, toilet itu terlihat baik baik saja,

__ADS_1


sampai...


"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" Teriak Junghwan melihat sosok laki laki menyeramkan di cermin.


Junghwan berusaha untuk


tetap tegar dan tenang, karena itu adalah resiko terbesar untuknya, dan


tiba tiba pintu toilet tertutup sendiri.


Junghwan memberanikan


diri untuk membuka pintu itu dan tidak ada apa apa didalamnya, sampai


akhirnya petir mulai menyambar, langit mulai gelap, dan Junghwan semakin


ketakutan, dan ketika Junghwan berbalik, sosok menyeramkan itu muncul


tepat di depan matanya dan mulai mendorong Junghwan ke tembok, dan


menarik kerah baju Junghwan, namun Junghwan berusaha untuk tetap tenang.


"A-Apa yang kau inginkan?" Tanya Junghwan dengan tetap tegar.


"AKU INGIN KETENANGAN" Jawab sosok itu.


"K-Kau ingin ketenangan, lalu bagaimana aku dapat membantumu?" Tanya Junghwan lagi.


"Pergilah ke rumahku, dan dapatkan cincin yang kusimpan di kamarku, dan bawa kesini" Ucap sosok itu.


"Ya, aku akan melakukannya, ta-" Ucap Junghwan terpotong.


Saat Junghwan ingin menanyakan namanya, sosok itu menghilang, dan Junghwan semakin kesulitan untuk mengetahui namanya.


Akhirnya, langit pun kembali cerah dan Junghwan pun turun ke lantai dasar setelah berkomunikasi dengan sosok itu.


"Junghwan" Panggil Ms Novi.


"Ehh, iya Ms, ada apa?" Tanya Junghwan.


"Bagaimana? Kau sudah menyelesaikannya?" Tanya Ms Novi khawatir.


"Aku telah bertemu


dengan sosoknya, tetapi aku gagal mendapatkan namanya, padahal tinggal 1


langkah lagi, dan itu akan selesai" Ucap Junghwan.


"Tidak apa apa, Ms akan membantumu mendapatkan namanya dan alamatnya" Ucap Ms Novi.


"Beneran Ms?" Tanya Junghwan kegirangan.


"Iya, dulu ada murid


laki laki yang bunuh diri di toilet itu, namanya Kim Yohan, ayo kita


cari di buku biodata murid" Ucap Ms Novi.


Akhirnya, mereka pun pergi ke kantor guru untuk menemukan info tentang Kim Yohan itu, dan akhirnya menemukannya.


"Hmm, namanya Kim Yohan,


lahir 22 September 1999, dan tanggal meninggal 16 Desember 2018?


Berarti ini terjadi 3 tahun lalu?" Tanya Junghwan.


"Iya, ini terjadi 3


tahun lalu, tidak lama dari kematian Nako, mereka dulunya berada di


kelas yang sama, dan mereka awalnya berpacaran, tetapi setelah Nako


meninggal, Yohan pun menjadi drop dan mulai mengonsumsi barang


barang yang terlarang, dan akhirnya meninggal. Setau Ms, ia awalnya


hanya drop saja, tidak mengonsumsi barang barang itu, dan terakhir Ms


melihatnya sebelum mengonsumsi barang barang itu adalah hari dimana ia


pergi ke rumah teman temannya untuk belajar bersama, tetapi besoknya, ia


sudah mengonsumsinya, jadi kemungkinan besar, teman temannyalah yang


menjerumuskan ia kedalam perbuatan terlarang itu" Jelas Ms Novi.


"Owhh, begitu, jadi dimana alamat rumah Yohan Ms?" Tanya Junghwan


"Ini, di Jalan Mawar No. 19, harap harap orangtuanya belum pindah" Ucap Ms Novi.


"Owhh, iya deh, harap harap saja, agar semuanya dapat berjalan lancar" Ucap Junghwan.


"Oh ya, Junghwan pergi sekarang ya, Ms" Lanjut Junghwan.


"Ehh, kemana?" Tanya Ms Novi.


"Ke rumah almarhum Yohan hyung, agar semuanya cepat selesai" Ucap Junghwan.


"Ehh, jangan dulu, ini sudah sore, besok aja" Ucap Ms Novi.


"Hmm, ok deh Ms, yasudah, Junghwan pulang terlebih dahulu ya" Ucap Junghwan.


"Iya, hati hati" Ucap Ms Novi.


"Oh ya Ms, jika hyung saya menelepon, bilang saja saya sedang menyelesaikan masalah wastafel ditoilet" Pesan Junghwan.


"Owhhh, ok sip" Balas Ms Novi


Junghwan pun akhirnya pulang dengan naik bus, dan seperti biasa, ia harus berjalan 600 meter lagi untuk sampai ke rumahnya.


"Junghwan pulang" Sapa Junghwan.

__ADS_1


"Hehh, udah jam 6 lewat, mau jam 7 pun udah, kemana aja?" Tanya Younghoon.


"Nyelesain masalah sosok di toilet sekolah" Ucap Junghwan tidak sadar.


"HAHHH??! MASALAH?! TOILET??! SOSOKKK??!" Teriak Younghoon.


"EHHHH ENGGAK, MAKSUDNYA


NYELESAIN MASALAH WASTAFEL TADI MACETT, AIRNYA GAK BISA KELUAR" Balas


Junghwan baru sadar akan perkataannya.


"Ahhh, untung aja, kirain sosok beneran tadi, bikin sepot jantung aja nih anak" Ucap Younghoon.


"Iya iya maaf, salah bilang doang" Ucap Junghwan.


Younghoon pun khawatir


akan perkataan adiknya itu, mengingat bahwa adiknya memiliki kelebihan


yang hanya ia ketahui, dan ia khawatir itu akan membahayakannya, tetapi


setelah adiknya bilang bahwa menyelesaikan wastafel, Younghoon pun lega.


"Dahh ahh, Junghwan mau mandi dulu, panas" Ucap Junghwan.


"Iya iya, udah sane, mandi" Ucap Younghoon.


Akhirnya Junghwan pun


mandi dan keluar beberapa menit setelahnya dan makan malam bersama, dan


karena kelelahan, Junghwan pun tidur lebih awal.


YOUNGHOON POV


"Kayaknya, Junghwan udah


tidur, telepon Ms nya dulu ahh, pengen mastiin kalo Junghwan bener


bener benerin wastafel" Pikir Younghoon.


"Titttttttttt, Tittttttttttt, Halo-?"  Ucap Ms Novi di dalam telepon.


"Oh ya, selamat malam


Ms, ini Younghoon, masih ingat aku gak? Hehe, sebelumnya, maaf


menganggu, tapi saya ingin memastikan, apakah tadi Junghwan pulang


lambat karena memperbaiki wastafel ditoilet?" Tanya Younghoon khawatir.


"Oh iya Younghoon, apa


kabar, lama tak berjumpa, iya, bener, tadi Junghwan itu memperbaiki


wastafel karena ada sedikit masalah di wastafel" Jawab Ms Novi.


"Owhh, begitu ya ms, ok deh ms, terima kasih ya, dan maaf menganggu waktunya." Ucap Younghoon.


"Iya, gapapa, ok ya, Bye" Ucap Ms Novi.


Younghoon pun akhirnya


lega karena sudah memastikan bahwa Junghwan benar benar memperbaiki


wastafel, kiranya Junghwan benar benar menyelesaikan masalah sosok di


sekolah tadi.


JUNGHWAN POV


Langit mulai cerah, menandakan pagi telah datang, Junghwan pun dibangunkan oleh Yewon yang terbangun duluan.


"Hehh, Wan, bangun, udah pagi nih, cepetan" Ucap Yewon.


"Huahhh, ehh, udah pagi ya?" Ucap Junghwan.


"Iya, udah pagi, cepetan siapan sana, habis itu pergi sekolah" Ucap Yewon.


"Iya iya" Ucap Junghwan.


Akhirnya, seperti biasa, Junghwan pun bergegas bersiap siap dan cepat sarapan, dan lagi lagi, hari ini, ia dijemput oleh Jisung.


Akhirnya, Junghwan pun berangkat dengan Jisung, dan sampai ke sekolah.


"Hey, Junghwan, bagaimana semalam?" Tanya Jisung di perjalanan menaiki tangga.


"Hmm, everything goes great, tinggal 1 langkah lagi" Jawab Junghwan.


"Wahh, daebakkk, semangat ye" Puji Jisung.


"Iye, yang penting jangan bagi tau siapa siapa loh" Ucap Junghwan.


"Siap pak bos" Ucap Jisung.


Baru saja mereka sampai di lantai 3, sudah terdengar seperti ada orang yang kerasukan.


"Wehh, Junghwan, kayaknya ada orang kerasukan lagi tuh" Ucap Jisung.


"Iya, gw jugak denger, yaudah, legoo" Ucap Junghwan.


Mereka pun berlari kearah toilet dan melihat ada murid perempuan yang kerasukan lagi.


Jika semalam adalah Jihyo, kali ini adalah Chaeyoung.


Karena sudah tidak sabar, Junghwan pun berteriak.


"STOPPPPPPPPPPPPP!"


"KIM YOHAN, APA YANG KAU MAU SEBENARNYAAAAAAAAA?!!!!!"

__ADS_1


 


 


__ADS_2