Fight For Justice

Fight For Justice
Advanture Begins 3


__ADS_3

Disaat mereka sedang mencari wanita itu muncul sesosok makhluk buruk rupa yang menyerang dari atas pohon dengan kuku-kuku sangat panjang. Sontak leo menangkisnya menggunakan pedang pusaka dan menebasnya secepat kilat.



Gambar hanya ilustrasi.


"Aaaaaaaaaaaa!!", teriak makhluk itu dengan tangisan mengerikan penuh amarah.


"Makhluk apa itu, wujudnya seperti wanita tapi mengerikan." Tanya leo kepada shou


"Itu slenderlina, tuan!!", tegas shou sambil menatap makhluk itu


"Slenderlina?", sahut leo dengan nada bingung karena baru mendengarnya pertama kali.


"Iya tuan. Slenderlina adalah wanita muda yang mati karena keguguran saat hamil, lalu ditinggalkan oleh laki-laki yang menghamilinya disemak-semak!!"


"Kita harus mengalahkannya sebelum melukai orang lain!!"


Leo mendorong kaki kirinya kebelakang, kemudian melesat dengan cepat melawan slenderlina menggunakan pedangnya. Mereka saling menyerang satu sama lain dengan sangat lincah antara pedang leo dan cakar slenderlina tanpa memberi peluang sedikitpun.


Seketika slenderlina menghilang dari pandangan leo, entah kemana dia pergi. Leo pun menoleh kearah shou yang menyaksikan dari bawah.


"Shou, awas dibelakangmu!!", teriak leo saat melihat slenderlina berusaha menyerang temannya dari arah belakang. Namun, tak disangka shou menghempaskan slenderlina dengan tinju kekuatan magis yang membuat leo terdiam kagum dengan kemampun shou.


"Aku tak boleh hanya berdiam diri saja menyaksikan shou melawan makhluk itu!!".


Seketika leo melesat kearah slenderlina yang sedang mengeluarkan sebuah magis hitam dari mulutnya, lalu menebasnya secepat kilat. Makhluk itu terpental jauh dari hadapannya dan terbentur kebatang pohon yang besar hingga roboh.


"Shou, kamu tidak apa-apa?"


"Saya tidak apa-apa tuan, tapi tuan sangat hebat bisa mengalahkan makhluk itu!!"


"Kamu juga ternyata punya kemampun yang menakjubkan, shou!!"


"Biasa saja tuan. Tidak ada yang spesial dari kemampun saya!!"


"Shou, aku ingin meminta sesuatu padamu!"


"Apa itu tuan?"


Tiba-tiba, slenderlina bangkit kembali dari kematiannya dan sekejab melakukan serangan kilat kearah leo yang tidak bisa dihindari olehnya. Dia pun terjatuh bersimbah darah dibagian lengan kananya. Slenderlina kembali melakukan serangan kearah leo untuk menghabisinya, tetapi berhasil ditangkis oleh pukulan shou yang sangat kuat penuh magis.

__ADS_1


"Ahhhhh!!", tepis leo dengan nada berbisik rasa sakit.


"Tuan tidak apa-apa?", tanya shou sembari menghalangi segala serangan slenderlina.


"Eeesss, aku baik-baik saja. Hanya luka kecil!!"


"Baguslah tuan."


"Kamu yakin bisa hadapi makhluk itu?"


"Iya tuan. Saya yakin!!", shou pun melesat melawan slenderlina dengan kemampun magis yang dimilikinya. Seketika, leo berdiri dengan lengan terluka sembari memegang pedang yang sontak mengeluarkan cahaya biru terang. Leo mengangkat pedangnya keatas dan mengucapkan sebuah penegasan pada pedang itu.


"Tukar Energi!!"


"Bangkitlah pedang magma amarah!!"


Seketika muncul gelombang magma dari langit yang menembak kearah pedang pusaka leo. Lalu perlahan material pedang berevolusi menjadi material batu magma. Catatan penting bahwa pedang kesatria dewa mampu merubah materialnya menjadi bentuk apapun dengan menggunakan energi yang ada disuluruh alam semesta.



Gambar hanya ilustrasi.


Dewa zepos memberkati leo dengan memberikan kekuatan magma gunung berapi untuk pedang pusakanya. Tiba-tiba, slenderlina dengan sangat gesit merebut pedang pusaka dari tangan leo yang baru saja berhasil berevolusi menjadi pedang magma ama untuk pertama kalinya.


"Aaaaaaa. Pedang ini milikku, tetapi jika kau mau maka jadilah suamiku!!", teriak slenderlina sambil berayun dari satu pohon kepohon yang lain.


"Tidak semudah itu, makhluk!!", sahut leo pada slenderlina dengan senyuman menakutkan.


Seketika leo menfokuskan pikiran pada pedang magma amarah yang kemudian mulai berontak dari tangan slenderlina. Sedangkan shou mencoba mendekati makhluk itu pelan-pelan dari arah belakang, lalu menguncinya dengan tangan magis. Pedang itu pun lepas dari tangan slenderlina, lalu dengan cepat leo mengambil pedangnya dan menebas makhluk itu dengan energi magma panas membara.


Slenderlina pun musnah dari alam dunia yang kemudian meninggalkan sebuah kartu. Leo pun mengambilnya, lalu menghampiri shou yang tengah menatap kartu ditangan leo.


"Kartu apa ini shou?"


"Itu adalah kartu makhluk, tuan."


"Kartu makhluk. Emang makhluk tadi keluar dari kartu ini?"


"Begini tuan. Saat makhluk berhasil dimusnahkan dari alam dunia, mereka akan meninggalkan sebuah kartu energi mereka yang dianggap sebagai ucapan terimakasih!", ucap shou sembari tersenyum kepada leo.


"Terimakasih. Untuk apa?"

__ADS_1


"Iya tuan. Mereka berterimakasih karena dibebaskan dari kutukan yang menjerat dan merubah mereka menjadi makhluk jahat!!".


"Kutukan. Apakah orang yang mati dengan perasaan tidak terima akan mendapat kutukan menjadi makhluk jahat?"


"Mungkin saja, tuan."


Leo memutuskan untuk menyimpan kartu itu kedalam pedangnya, kemudian shou merangkul leo untuk membantunya berjalan kembali ketenda.


Saat mereka pergi dari tempat itu, keluar alpagro sang demon minister dari balik pohon yang dari tadi mengamati leo dan shou yang sedang bertarung dengan slenderlina. Tak disangka apagro berhianat kepada king of devil yang kejam dengan berniat untuk mempermudah perjalanan leo dan shou.


"Hebat juga kemampuan dua pemuda itu. Lebih baik aku biarkan dia menghabisi king of devil yang sangat kejam itu."


"Dari pada aku susah-susah membantunya untuk hidup tenang, lebih baik dia mati saja ditangan dua pemuda itu!"


"Mereka kayaknya sangat dekat dan pasti mau meningkatkan kekuatan mereka untuk melawan king of devil!!"


"Aku akan permudah perjalanan mereka dari kejauhan!!"


Karena merasa puas dengan apa yang dilihatnya, maka alpagro pun memutuskan pergi meninggalkan tempat itu dengan perasaan senang setelah melihat kemampun leo dan shou. Dia berharap king of devil akan binasa ditangan leo dan shou.


Sesampainya ditenda, shou mencari kotak obat untuk menutup luka pada lengan leo akibat serangan makhluk slenderlina. Kemudian, setelah menemukan kotak obat shou membawanya pada leo.


"Tuan, aku mau tau apa yang tuan ingin minta padaku?", ucap shou sambil menutup luka leo yang mulai membiru dengan perban.


"Sebenarnya. Aku ingin kamu berhenti memanggilku dengan sebutan tuan!!"


Shou terdiam sejenak saat mendengar permintaan leo padanya.


"Apa yang salah dengan itu, tuan?"


"Tidak ada yang salah!!"


"Lalu tuan kenapa memintaku berhenti memanggil dengan sebutan tuan?"


"Aku ingin kita jadi patner saja, jadi tidak ada yang merasa rendah maupun tinggi."


"Tapi tuan, aku tidak merasa begitu!!"


"Cukup shou, cukup. Aku tau alasan kamu tadi menjauhi tenda adalah tidak ingin berada didekatku, karena kamu merasa bahwa kuda tidak pantas berada didekat tuannya!!", tegas leo sembari menurunkan tangan shou dari lengannya yang terluka.


Shou kaget saat mendengar apa yang dikatakan leo padanya. Dia hampir tak bisa berkata apa-apa setelah leo mengetahui apa yang dia pikirkan dalam batin saat selesai membuat api unggun tadi sore yang menjelang malam.

__ADS_1


"Shou, ayolah. Kita bisa jadi teman dibandingkan kau menyebutku tuan!!"


Shou berpikir sejenak dengan permintaan leo karena tidak ingin mengambil keputusan yang sampai melanggar kode etik kuda kesatria.


__ADS_2