Fight For Justice

Fight For Justice
Advanture Begins 9


__ADS_3

"Iblis pengembara telah tiada!!", teriak raja kristop.


"Iya tuanku!!", jawab bola kuasa dihadapannya.


"Bagaimana bisa itu terjadi, sedangkan dia adalah iblis yang cerdas dan sangat kuat." Ucapnya dalam batin dengan penuh keheranan.


"Maaf raja, kami pun juga tidak tau!!"


Raja kristop beranjak dari singgasanannya, kemudian mendekati salah satu pemantra sakti yang tengah berusaha mencari keberadaan leo dengan tatapan penuh keseriusan dan ketegangan yang mulai terjadi akibat sang raja berada didekatnya.


"Cepat temukan kesatria itu, jangan sampai aku yang turun tangan langsung!!", bisik raja kristop ditelinga pemantra itu dengan nada kasar.


"Ba ba baiklah raja. Aku akan berusaha sekuat tenaga!!"


Ia pun memutuskan untuk menemui seo nim kekasih leo sin yang dikurung diperjara bawah tanah untuk mencari segala informasi tentang leo dan apa kelemahannya.


"Kirim segala makhluk untuk menemukannya!!", ucapnya sembari menuju ruang bawah tanah.


*******


Sementara itu shou yang tengah menatap layar monitor sedang memikirkan soal kerajaan ajaib tersebut, bagaimana bisa hanya dengan magis muncul bangunan megah raksasa dari bawah tanah. Apakah selama ini kerajaan itu terkubur dibawah tanah.


"Sangat mengejutkan!!", gumamnya dalam batin.


"Udahlah, tidak perlu bingung begitu!!", ucap sang dewi harapan.


Disamping hal itu, leo masih berbicara dengan para bidadari.



Gambar hanya ilustrasi.


Tak lama ia memutuskan untuk pergi setelah pertarungannya selesai, namun sebelum pergi salah satu dari bidadari memberikan sesuatu kepadanya sebagai tanda terimakasih, karena dia sudah membantu mereka menyelamatkan telaga surga dari kemusnahan.


"Apa ini?"


"Itu adalah mutiara dewa, sebagai tanda terimakasih karena telah membantu kami."


"Ohhh iya, sama-sama."

__ADS_1


Ia pun beranjak pergi dari telaga itu sembari melambaikan tangan kearah para bidadari itu. Telaga surga yang berada dibalik bukit sarkes itu pun kembali bersih dari limbah darah mawar, begitu juga dengan air sungai yang mengalir dari telaga tersebut.


Sesampainya dikerajaan, shou menghampirinya dan sontak memeluknya dengan perasaan bangga akan keberhasilannya mengalahkan iblis pengembara itu. Dewi dan kakek pun juga ikut menghampiri leo yang tengah bersama shou.


"Kamu tidak apa-apa, leo?"


"Aku baik-baik saja. Tetapi, masih ada kebingungan dalam diriku soal peluru dan sinar leser barusan!!"


"Ohhh itu. Lihatlah ini!!", ucap shou sembari menunjuk layar touchscreen.


Dia terlihat bingung saat melihat layar itu karena baru kali ini ada benda seperti itu dalam sejarah hidupnya. Ia mulai menatap kesegala arah kerajaan dengan diam tanpa berkata-kata apapun. Sontak memegang pudak leo dengan tatapan serius.


"Ini juga membuat bingung, tetapi ya sudahlah."


"Kita tetap harus pergi dari sini, untuk menemukan tempat dimana kekuatan dewa zepos disembunyikan dan menyelamatkan seo nim!!"


Sebelum mereka berdua meninggalkan kerajaan tersebut, sang kakek beranjak mendekat sembari memberi tau dimana letak kekuatan yang mereka cari itu disembunyikan.


"Disinilah tempat kekuatan itu disembunyikan oleh dewa zepos!!"


Langkah leo dan shou terhenti didepan pintu gerbang kerajaan dengan perasaan kaget saat mendengar hal tersebut, mereka tidak sadar bahwa telah tiba ditempat tujuan pertama. Kemudian menghampiri sang kakek untuk menanyakan kejelasan dalam ucapannya.


"Tidak percaya. Baiklah, coba keluarkan mutiara dewa yang diberikan para bidadari itu tadi


Leo mengambilnya itu dari dalam kantong dan sekejab mutiara dewa bersinar dengan sangat terang. Tiba-tiba mutiara itu terbang dari tangannya dan melesat masuk ketengah-tengah ukiran bunga dilantai kerajaan. Seketika muncul cahaya dari sana yang mengeluarkan sebuah bunga kaca raksasa dihadapan mereka



Gambar hanya ilustrasi.


"Wahhhh, bunga kaca yang sangat besar!!", ucap leo dengan ekpresi penuh keheranan.


"Bunga kaca raksasa adalah tempat dimana kekuatan dewa zepos disembunyikan." Ucap dewi harapan sembari menatap bunga itu


Langkah demi langkah leo lakukan untuk mendekati bunga itu, lalu menyentuhnya perlahan-lahan sambil memperhatikannya dengan tatapan penuh kegembiraan. Dalam benaknya merasakan bahwa ia telah memiliki harapan besar untuk bisa menyelamatkan seo nim dari sandraan king of devil dengan kekuatan tersebut.


"Akhirnya kekuatan dewa zepos ditemukan. Sudah lama aku menunggu hal ini!!"


Saat mencoba menyentuh kekuatan itu, tiba-tiba muncul bongkahan es dihadapannya yang menghalangi bunga itu dan sekejab membekukannya dengan cepat, ia pun melepaskan tangannya sebelum ikut membeku. Leo berusaha memecahkan es tersebut dengan pedangnya namun tak ada gunanya. Terbesit dalam benaknya, apakah ini kutukan karena aku bukan manusia suci.

__ADS_1


Kecemasan akan kegagalan menyelamatkan seo nim mulai dirasakannya, shou pun berusaha menguatkannga yang tengah termenung. Melihat hal itu sang dewi pun memberikan sebuah cara rahasia untuk melelehkan es tersebut.


"Ini saatnya aku membantunya!!"


Dengan kekuatannya, dewi harapan memanggil lingkaran surga yang seketika muncul sebuah peti besar dihadapan sang dewi.


"Kamu tidak bisa mencairkannya dengan mudah!"


"Lalu, apa yang harus aku lakukan?"


"Kemarilah dan buka peti ini!!", ucapnya sembari menunjuk peti tersebut.


Leo pun mendekati peti tersebut sembari memasukan pedang kedalam wadah dibelakang punggungnya. Saat dibuka ia melihat ada kristal bening didalam peti itu dan diambilnya. Kakek dan shou mendekati leo untuk melihatnya dari jarak dekat.


"Kristal apa ini. Apa yang bisa dilakukan dengan kristal ini?"


"Itu bukam sembarang kristal, kamu harus mendapatkan energi dari nagnim olden power. Setelah mendapatkannya, masukkan kedalam kristal tersebut."


Leo pun membuka mengusap kristal itu dan seketika muncul peta keramat yang menuju ketempat tinggal naga golden power. Ia mengambil peta itu dan memperlihatkannya kepada shou yang juga merupakan rekan perjalanannya.


"Ini tempat tinggal naga golden power, tetapi banyak halang rintang untuk menuju kesana!!"


Sang kakek menepuk pudak leo yang tengah berpikir dengan ucapan dewi harapan sembari berkata padanya.


"Lebih baik kalian istirahat dulu, karena hari sudah semakin gelap."


"Benar kata kakek. Kalian harus mengisi tenaga terlebih dahulu!!", sahut sang dewi


Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk istirahat dikerajaan itu sembari menunggu hari esok. Saat menuju kelantai atas untuk menemukan kamar tidur, ternyata hanya tersedia 3 buah kamar yang sudah terdapat nama mereka masing-masing diatas pintu.


"Shou, ternyata kita harus tidur berdua dikamar ini!!"


"Emmmm, apakah tidak ada kamar lagi?"


Sang dewi pun menegaskan bahwa siapapun yang telah menjadi bagian dari kerajaan tersebut harus mengikuti segala aturan yang ada, jika tidak maka akan menerima kutukan dan kesialan seumur hidup. Tidak bisa dipatahkan bahkan dengan magis sekalipun.


Mendengar hal itu, mereka pun langsung masuk kedalam kamar tanpa memikirkan apa yang akan terjadi didalam kamar dan menutup pintu dengan keras yang membuat kakek dan dewi terkejut.


"Biarlah, lagi pun aku tidur bersama shou dan sudah terbiasa dengan hal ini!!", gumam leo dalam batin.

__ADS_1


"Hemm, tidak apa-apa leo. Kita tidur saja dulu!!"


__ADS_2