
setelah selesai sarapan mereka pun kembali ke kantor masing-masing,
Kiara ikut dengan Diego, kevin dan Roy, mereka pun berangkat bekerja bersama,
setelah menempuh beberapa menit mereka akhirnya sampai,
selamat pagi pak, semua karyawan yang melihat kedatangan Diego menyapa,
Kevin berjalan beriringan dengan Diego,
sedangkan Kiara dibelakang mereka, karena Kiara tidak bisa mengimbangi cara jalan dua pria disampingnya itu,
Diego dan Kevin menunggu Kiara di depan pintu lift,
huuuu, Kiara membuang nafas setelah berada didekat Diego dan Kevin, pasalnya Kiara sedikit berlari karena takut kalau Diego terlalu lama menunggunya,
kau tidak apa-apa nona, kevin bertanya setelah mereka didalam lift, karena mendengar Kiara membuang nafas beratnya,
aiiiiis itu karena bapak jalannya terlalu cepat,
keluh Kiara,
setelah sampai mereka pun masuk ke ruangan masing-masing, kecuali Kevin yang memang ikut keruangan Diego,
setelah beberapa saat sewaktu Kiara sedang ke toilet, ternyata Diego kedatangan tamu,
tetapi Kiara tidak mengetahuinya,
hai sayangucap ucap mommy Dania setelah masuk keruangan Diego,
Diego yang menyadari kalau ternyata yang membuka pintu ruangannya adalah orang tuanya, segera menghampiri mommy dan Daddy-nya,
mom,Dad, kalian datang kenapa kalian tidak mengabari ku lebih dulu,
kalau mommy bilang mau datang itu bukan surprise namanya jawab mommy Dania pada putranya itu,
Kiara yang sudah menyelesaikan pekerjaannya masuk keruangan Diego untuk memberikannya,
pak ini dokumen nya sudah saya kerjakan, ucap Kiara dengan suara sedikit melemah,
karena Kiara yang melihat kalau Diego kedatangan tamu,
maaf pak, Kiara kembali bersuara setelah menyimpan dokumen yang dia bawa, dan berniat meninggalkan ruangan itu,
tunggu kemari lah, Diego meminta Kiara untuk ikut bergabung duduk di sofa,
Diego memberi isyarat agar Kiara duduk disampingnya,
mommy Dania dan Daddy Daniel, tak berkedip melihat Kiara, seolah mereka sangat dekat dengan gadis ini, karena seperti ada sesuatu yang mereka tidak tau,
sayang siapa namamu ucap mommy Dania kepada Kiara yang berada didepannya,
Kiara nyonya ucap Kiara sedikit gugup,
__ADS_1
jangan panggil nyonya sayang panggil mommy saja, ucap mommy Dania tulus,
Kiara yang merasa bingung akan sikap mommy Dania seketika menoleh kearah Diego dan meminta saran lewat tatapan mata Kiara kepada Diego,
Diego yang melihat ekspresi Kiara hanya mengangguk mengiyakan,
iya mommy ucap kiara merasa tidak enak hati bagai mana pun, mommy Dania adalah mommy dari atasannya rasanya tidak etis jika harus memanggilnya dengan sebutan mommy,
belum lama mengobrol seseorang masuk keruangan itu,
surprise ucap seseorang yang baru masuk,
semua orang pun menoleh kearah orang itu,
kak Dave, Kiara mengenal pria yang baru masuk keruangan Diego,
Diego,Kevin dan kedua orangtuanya, melihat kearah Kiara karena merasa heran mengapa Kiara bisa mengenal Dave,
hai prince kau disini, ucap Dave yang tak kalah heran bisa bertemu Kiara disini
Kiara tersenyum mengangguk,
kalian sudah saling mengenal ucap mommy Dania heran melihat kedekatan Kiara dan Dave,
iya mom, key itu menyandang gelar sebagai adik perempuan ku saat ini bukankah kalau dilihat key itu sangat mirip kak Diego dan wajahmu mom, ucap Dave jujur,
Kiara tersedak air liurnya sendiri akibat perkataan Dave barusan,
Kiara yang tersedak pun berlari kearah toilet yang berada diluar ruangan Diego, sebenarnya diruangan Diego terdapat kamar istirahat dan juga toilet tetapi Kiara enggang memakainya karena merasa tidak nyaman,
mereka akhirnya mengobrol bersama,
sedangkan Kiara yang sudah merasa baikan akhirnya kembali bekerja dan tidak berniat untuk mengganggu satu keluarga itu,
jangan berbuat macam-macam pada Kiara,
Diego memperingatkan Dave,
apa kau mempunyai perasaan pada Kiara, mommy Dania memastikan,
mom bukan itu masalahnya cepat atau lambat kalian akan mengetahuinya, ucap Diego kepada adik dan orangtuanya,
ada yang kau sembunyikan song Daddy Daniel akhir bersuara,
Dad, bukannya aku menyembunyikan sesuatu tetapi tunggulah beberapa hari lagi aku akan menceritakan semua yang terjadi,
setelah cukup lama menggobrol akhirnya mereka pun pamit pulang karena mereka juga punya kesibukan masing-masing,
mommy Dania memeluk Kiara sebelum pulang, dan mommy Dania merasa ada yang aneh jika berada didekat Kiara, mommy Dania meminta Kiara untuk ikut bersamanya, karena mommy tidak mau jauh dari Kiara,
oh ya prince besok aku akan kesini lagi ucap Dave sebelum berlalu pergi,
setelah kepergian keluarganya kevin mengingatkan Diego tentang satu pertemuan yang diadakan disebuah tempat yang Diego sukai,
__ADS_1
bersiaplah sebentar lagi kita akan pergi, Diego berkata pada Kiara karena Diego ingin Kiara ikut bersamanya,
setelah semua sudah siap mereka pun berangkat bersama, tetapi sebelum mereka sampai ketempat itu, mereka singgah disebuah restoran karena sudah jam makan siang,
perjalanan yang mereka tempuh untuk sampai ketempat tujuan tidak terlalu memakan waktu,
setelah sampai disana Diego dan rombongan disambut oleh beberapa kolega bisnisnya,
tuan Diego suatu kehormatan anda bisa menyempatkan datang memenuhi undangan kami ucap tuan Rudolf,
senang bertemu denganmu then Rudolf,ucap Diego,
mereka pun bercengkrama dengan para kolega bisnisnya yang tak lain adalah keempat sahabat Diego yang tadi pagi berada di Mension nya, karena mereka menjalankan sebuah misi, yang semalam mereka rencanakan dan tuan Rudolf juga akan terlibat didalamnya, mereka begitu asyik mengobrol,
tetapi Kiara tidak ikut bergabung dengan mereka karena Kiara melihat kearah luar dan ternyata ada sebuah tempat latihan menembak, memanah, serta beberapa tempat olahraga lainnya,
Kiara yang merasa penasaran akhirnya menghampiri tempat itu, dan ternyata Kiara begitu kagum melihat tempat itu,
Diego yang baru menyadari Kiara tidak bersamanya sedikit panik dan mencari kearah Kiara tadi berdiri,.
kevin yang menyadari kalau tuannya itu sepertinya mencari nona Kiara segera bergegas mencari, tapi belum kevin melangkah terlalu jauh seseorang pun berbicara seolah mengerti keadaan,
tidak usah panik, Kiara ada disana suara Kenzo menghentikan kaki Kevin dan menunjuk kearah Kiara berdiri,
mereka pun berjalan kearah Kiara,
sepertinya gadis itu mempunyai ketertarikan dalam olahraga itu ucap tuan Rudolf yang melihat ekspresi Kiara,
kau mau mencobanya nona ucap Tian yang sudah berada didekat Kiara,
Kiara menoleh ke sumber suara,
Tian pun menyodorkan sebuah senapan ukuran sedang kepada Kiara
dengan ragu kiara menerimanya,
kau harus membidik salah satu dari sasaranmu itu terserah kau mau pilih yang mana buah apel itu atau papan sasaran itu ucap Tian menjelaskan,
kalau kau bisa menembak dengan benar, dengan senang hati aku akan memberikanmu mobil kesayanganku yang ada di tempat parkir itu tapi kalau kau kalah kau akan memberikanku nomor telepon dan alamat rumahmu, ucap Tian memberi taruhan pada Kiara,
Kiara tersenyum mendengar ocehan Tian yang benar-benar tidak masuk akal,
dasar Playboy kusut, gadis remaja pun dia kejar sahut Andre yang mendengar perkataan Tian,
Diego dan yang lain hanya melihat reaksi Kiara tanpa berkata apapun,
oke pak Tian mari kita coba bukankah tidak ada salahnya ucap Kiara yang menerima taruhan dari Cristian,
Diego dan yang lain saling memandang dengan apa yang diucapkan Kiara,.....
fhoto Diego disaat Kiara menerima tantangan Cristian
__ADS_1
jangan lupa like dan komen ya 🥰🥰🥰🙏🙏🙏