Gadis Cantik Itu Akan Memilih Siapa

Gadis Cantik Itu Akan Memilih Siapa
bab 46'terungkap'


__ADS_3

Kiara yang sudah bersiap untuk menemui kedua sahabatnya itu segera menuju tempat yang sudah mereka tentukan,


malam ini Kiara terlihat sangat cantik dengan gaunnya yang simpel tapi elegan,


sesampainya ditempat itu ternyata kedua pria itu sudah datang,


maaf aku terlambat, ucap Kiara setelah sampai dimeja kedua sahabatnya itu,


santailah baby kami juga baru datang, Derren berucap dan mempersilahkan Kiara untuk duduk,


malam ini kau putri ratunya disini, ucap Frans memuji,


ha ha ha, suara tawa Kiara pun pecah mendengar ucapan Frans, tapi sayangnya aku belum bekerja jadi tidak bisa memberimu mobil sport incaran MU, canda Kiara,


wah sayang, melihatmu tertawa saja itu sudah lebih dari cukup, Frans berucap dan mengedipkan sebelah matanya,


Kiara hanya menggeleng kepalanya, karena merasa mereka Sama sekali tidak berubah dari dulu sampai sekarang,


disisi lain ternyata banyak pasang mata yang memperhatikan mereka, termasuk Diego, Dave dan para sahabatnya,


kenapa saat bersamaku kau tidak pernah bisa tertawa seperti itu, ada perasaan iri dihari Diego disaat Kiara bisa sangat tertawa lepas dengan seorang sahabat saja,


disisi lain makanan yang sudah Derren pesan pun akhirnya datang,


Kiara sangat tampak bahagia melihat hidangan yang tersedia, bagaimanapun kedua sahabatnya itu tahu betul apa yang Kiara boleh makan dan yang tidak boleh dimakan,


Kiara yang hendak mengambil makanannya sendiri ditahan oleh kedua sahabatnya itu,


eiiiits, malam ini kau akan makan tapi biar kami yang menyuapimu, ucap Frans melihat Kiara yang hendak mengambil makanannya sendiri,


hai aku bukan anak kecil yang harus kalian suapi, apa ini tidak keterlaluan, Kiara berusaha menolak,


tidak boleh membantah baby, ucap Derren sembari menyuapi Kiara dengan porsi yang biasa Kiara lakukan,


dan Kiara hanya pasrah mendapat perlakuan dari kedua sahabatnya itu,


Derren dan Frans sangat menyayangi Kiara,


karena sejak kehadiran kiara mereka bisa mempunyai seorang adik perempuan seperti impian mereka, dan Kiara pun seperti itu,


kak, bukankah kalian akan ada pertunjukan dancer bukankah kalian harus latihan dulu sebelum kalian tampil, Kiara mengingatkan


bukankah kita sudah lama disini,


kedua sahabatnya itu menggangguk mengiyakan,


tetapi sebelum kami mengantarmu pulang dulu, ucap Frans


tidak usah mengantarku aku masih ingin berjalan-jalan dulu kalian pergi saja dulu, Kiara menolak karena masih ingin menikmati suasana malam dikota ini,


tetapi belum Derren menyelesaikan perkataannya


ayolah kak aku tidak apa-apa ucap Kiara meyakinkan,


Derren dan Frans saling menatap sebelum mengangguk mengiyakan,


baiklah baby jaga dirimu baik-baik, dan jangan pulang terlalu larut malam, ucap kedua sahabatnya itu sebelum meninggalkan Kiara,

__ADS_1


melihat sahabat Kiara sudah pergi, Diego dengan cepat menghampiri Kiara,


kau disini rupanya ucap Diego menahan amarahnya karena mengingat Kiara pergi tanpa memberi tahunya,


hai tuan muda Alvaro, senang bertemu anda kembali ucap Kiara sinis melihat Diego, Dave,dan para sahabatnya,


Kiara berhenti memanggilku dengan sebutan seperti itu Diego mulai sedikit kesal dengan perkataan Kiara,


Kiara hanya tersenyum sinis mendengar ucapan Diego,


kenapa kau meninggalkan perusahaan tanpa kabar sedikit pun, kau ingin aku menghabisi semua orang karena tidak bisa menemukanmu,


ha ha ha, suara tawa Kiara lepas mendengar ucapan Diego,


maaf tuan muda Alvaro yang terhormat, bukankah kau sendiri yang memecat ku dari perusahaan mu yang besar itu, ucap Kiara dan menatap dingin kearah Diego dan Dave,


maksudmu apa key kami tidak mengerti perkataan mu kini Dave yang angkat bicara,


bukankah kau sendiri yang menyuruh Jesica adik kesayanganmu itu memberikan surat pemecatan ku, ucap Kiara dengan tatapan nanar,


mendengar perkataan Kiara Dave dan Diego mengepalkan tangannya,


tapi aku sama sekali tidak pernah menyuruhnya ucap Diego dengan suara sedikit melemah,


apalah dayaku tuan, saya hanya percaya perkataannya, bukankah dia adalah adikmu jadi saya tidak bisa membantah perkataan nona Jesica ucap Kiara dingin,


gadis itu bukanlah adikku, dan berhenti bersikap seperti ini, Dave berucap dengan nada tinggi,


maaf tuan saya permisi dulu, ucap Kiara hendak pergi,


tunggu, suara seseorang berteriak dari arah belakang,


Kiara suara sendu mommy Dania terdengar,


tetapi Kiara hanya menatap malas keluarga yang ada didepannya,


mommy Dania segera mendekat kearah Kiara dan melihat kearah kalung yang dipakai Kiara, dan betapa terkejutnya saat mommy Dania melihat nama yang ada dibelakang inisial itu,


'Diandra Kiara Alvaro' suara mommy Dania lirih membaca nama dibelakang inisial kalung itu,


Kiara hanya diam melihat mommy Dania melihat kalung yang dipakainya itu,


mommy Dania hendak memeluk Kiara, akan tetapi Kiara memundurkan langkahnya menjauh,


maaf nyonya saya permisi, Kiara berucap tanpa memperdulikan wanita paruh baya itu yang masih berada di depannya,


sayang panggil aku mommy jangan panggil aku dengan sebutan nyonya, mommy Dania histeris melihat Kiara bersikap seperti itu,


maaf nyonya mommy saya namanya Maya bukan anda, Kiara masih terlihat sangat dingin,


Kiara jaga sikapmu, apa kau tidak belajar cara bersopan santun, Daddy Daniel terdengar berteriak,


maafkan saya tuan, karena memang selama ini saya dan keluarga saya tinggal di jalanan, jadi saya tidak pernah belajar soal sopan santun, karena yang saya pikirkan bagaimana caranya saya bisa mengisi perutku dengan makanan, karena saya tidak terlahir dari keluarga kaya raya seperti anda yang bisa membeli apa saja yang anda inginkan berbeda dengan saya, karena saya tidak punya Daddy yang bisa memberiku uang untuk belajar soal sopan santun ucap kiara dengan tatapan sinis,


mendengar perkataan Kiara Daddy Daniel,mommy Dania, Diego, Dave dan yang lain terdiam tanpa bisa berkata,


sebelum Kiara berlalu pergi meninggalkan tempat itu, Kiara dengan sengaja menarik kalung yang dipakainya dan melemparkannya kedepan mommy Dania,

__ADS_1


maaf nyonya sepertinya barang itu dari awal menjadi Mala petaka buatku, Kiara berucap dengan tatapan nanar,


Kiara, berhenti suara Diego berteriak,


tetapi Kiara tidak memperdulikannya,


Diego menarik tangan Kiara yang sudah berjalan hendak pergi,


duduklah dulu kita bisa bicarakan masalah ini baik-baik, suara Diego terdengar melemah,


maaf tuan muda, tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi bukankah saya sekarang bukan karyawan anda lagi, dan jangan bersikap seperti ini karena kalau nona Jesica melihatnya dia akan semakin membenci saya,


Kiara berucap sembari melepaskan tangannya dari Diego,


Kiara berhentilah membahas Jesica,aku sudah muak mendengar namanya, dan dia bukanlah adikku ucap Diego yang sudah sangat emosi,


kaulah adikku, adik kandungku, Diego berkata dan memegang kedua pundak Kiara,


maaf tuan, margaku bukan Alvaro dan aku bukan anggota keluarga kalian, ucap Kiara dan melepaskan tangan Diego dari pundaknya,


Kiara maafkan mommy sayang, mommy Dania berucap dan bersimpuh didepan Kiara,


tetapi Kiara hanya terdiam dengan tersenyum sinis, dan berniat meninggalkan tempat itu,


Kiara, Diego dan Dave memanggil Kiara secara bersamaan,


praaaakk, seseorang menarik dan menampar Kiara,


Jesica, Diego, Dave, dan yang lain berucap bersamaan,


hai dasar gadis tidak tahu malu, apa yang kau lakukan pada mommy Dania sehingga harus bersimpuh padamu, seharusnya aku menghabisimu kemarin, ucap Jesica marah,


Kiara hanya tersenyum sinis mendengar ucapan Jesica,


betapa beruntungnya dirimu nona, bisa mendapatkan kasih sayang yang begitu besar dari keluarga yang bukan keluarga kandungmu, sedangkan putri kandung mereka harus dibuang dan menikmati kehidupan yang begitu sengsara, Kiara berucap suara mengejek dan menatap kearah Diego, dan keluarganya,


Dave dengan cepat menyeret Jesica dan membuat Jesica tersungkur kelantai,


aaaah sakit, apa yang kau lakukan Jesica merasa tidak terima diperlakukan seperti itu oleh Dave,


jangan banyak bertingkah atau kuhabisi kau, ucap Dave marah, dan menampar Jesica,


Jesica terus mengadu pada Diego,


diamlah atau kubunuh kau, Diego berucap dan menodongkan sebuah pistol kearah Jesica,


membuat Jesica takut, dan diam,


Kiara meninggalkan tempat itu karena merasa malas dengan Tingkah Jesica,


tetapi sebenarnya Kiara berusaha menutupi kesedihannya saat ini, ingin rasanya Kiara menangis dan berteriak, karena merasa sesak dalam dadanya,


Kiara berlari keluar meninggalkan tempat itu dan menangis, karena tidak kuat menahan air matanya dari tadi,


Diego dan Dave berusaha mengejar Kiara.....


bersambung

__ADS_1


jangan lupa like dan komen ya 🥰🥰🙏🙏🙏🙏


__ADS_2