
setelah sampai dikamar Kiara membersihkan badannya yang terasa lengket, sebelum istirahat,
pagi hari matahari sudah mulai meninggi tapi Kiara belum ingin bangun, karena merasa sangat lelah sampai kini waktu sudah berganti siang, akhirnya Kiara pun memaksakan untuk bangun karena cacing-cacing di perutnya sudah meronta-ronta ingin makan, dengan sangat terpaksa Kiara berusaha bangun dan betapa kagetnya melihat jam berapa sekarang,
ini sudah siang dan terlihat begitu banyak
__ADS_1
panggilan serta pesan dari mommy dan kakkanya, Kiara pun langsung menghubungi Mommy dan kakaknya,
ya ampun sayang kau baru bangun, kakaknya berteriak melihat Kiara masih ada di balik selimut karena saat ini mereka sedang video call, mendengar ucapan kakaknya hanya mengangguk sayang bagaimana keadaanmu, kau pasti dari tadi pagi belum sarapan, sayang bangunlah dan cepat makan,
kak ana suara Kiara sedikit sedih mendengar perhatian dari sang kakak seandainya kakak disini pasti kakak yang akan menyiapkan semua untuk Kiara, sebenarnya Kiara pun bisa tetapi kak Ana itu sedikit posesif pada adiknya itu terutama soal makanan apa saja yang boleh Kiara makan dan tidak boleh Kiara makan, dan semua yang berhubungan dengan Kiara bahkan mommy Maya pun tidak sampai segitunya mengetahui dengan setiap inci dari Kiara karena mommy sangat sibuk untuk bisnisnya sendiri yang membuatnya harus berpisah dari putri-putrinya tetapi Ana dan Kiara tidak pernah mengeluh tentang mommy mereka karena mereka yakin mommy mencari uang untuk memenuhi kebutuhan mereka,dan kebetulan kak ana juga sudah bekerja tetapi tidak pernah jauh dari Kiara, buktinya sekarang Ana mendapat pekerjaan di negara Singapore Ana pun senang tiasa membawa Kiara ikut bersamanya dan mommy tinggal di Korea,mommy pun tidak keberatan pulang pergi Korea dan Singapore,karena mommy Maya ingin yang terbaik untuk putri-putrinya, jadi apa pun keputusan putrinya mommy Maya hanya berusaha mendukung,
__ADS_1
mommy ada kerjaan mungkin besok juga mommy akan pergi jelas ana pada Kiara,
sayang tutup telponnya dan bangun setelah itu mandi dan kau pergi makan, oke kakak tidak mau mendengar kau sakit Ana memberi perintah seolah-olah Kiara berada di dekatnya,
baiklah kak i love you Kiara mengucapkannya sebelum menutup telponnya, ana pun mengungkapkan hal yang sama, i love you to,
__ADS_1
setelah Kiara bangun dari tempat tidurnya Kiara mulai membersihkan nya sendiri bagaimanapun Kiara harus mandiri, Kiara Berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia mampu melewati semuanya di sini aku sudah dewasa jadi tidak ada kata mengeluh semangat Kiara, setelah semua beres Kiara pun bergegas untuk mandi dan mengganti pakaiannya, setelah dirasa cukup kiara pun pergi mencari makan diseberang jalan depan apertemen yang Kiara tinggali, ternyata disini sangatlah sempurna didekat sini ada cafe dan banyak restoran ada taman dan mini market, mommy memang yang terbaik memilih tempat ini untukku, tapi pasti mommy mengeluarkan banyak biaya untuk bisa tinggal disini dan tak tanggung-tanggung mommy mengambil sebuah kamar yang sangat bagus dan berada di lantai 25, pasti bajet yang dikeluarkan tidak sedikit, batin Kiara melihat suasana apertemen ini karena semalam Kiara tidak begitu fokus dengan yang ada Aldi sekeliling apertemen ini,
Kiara pun menyebrang jalan untuk sampai di cafe yang Kiara ingin kunjungi ternyata di dalam cukup ramai karena hari ini hari weekend,jadi Kiara akan sedikit menikmati hari ini sebelum Kiara bekerja sebagai karyawan magang untuk besok