
Diego yang mendengar penuturan kevin memijit kepalanya karena perubahan sikap Kiara, cari tau apa yang terjadi padanya setelah kepulangannya dari kantor kemarin,
disisi lain Kiara benar-benar tidak bisa konsentrasi dalam bekerja, pikirannya melayang jauh entah kemana, hingga tidak menyadari kalau orangtua Diego sedang memanggilnya, dan entah apa yang dipikirkan nya sampai meneteskan air matanya,
mommy Dania yang melihat keadaan Kiara menatap suaminya yang berada didekatnya,
orang tua Diego akhirnya masuk keruangan Diego, sebenarnya mereka datang bukan karena ada keperluan tetapi mommy Dania merasa sangat Kawatir pada Kiara, karena sejak tadi Kiara sama sekali tidak mengangkat telpon darinya,
hai sayang, apa terjadi sesuatu pada Kiara, ucap mommy Dania yang baru masuk keruangan Diego,
mom, memangnya kenapa kau berfikir seperti itu, Diego menanggapi pertanyaan mommynya,
sepertinya Kiara sangat aneh hari ini sejak tadi mommy berusaha menghubunginya tetapi Kiara sama sekali tidak mengangkat telpon dari mommy, dan tadi sewaktu mommy mau masuk keruangan ini, mommy menegurnya tetapi Kiara sedang melamun dan tadi mommy melihat Kiara menangis, ucap mommy Dania merasa kawatir,
entahlah mom, sepertinya memang Kiara sedang dalam masalah tetapi aku juga tidak tau, apa yang menyebabkan Kiara menjadi seperti ini, Diego pun merasa sangat frustasi,
Diego pun menghubungi Kiara agar menyerahkan dokumen yang Kiara sudah kerjakan,
tok tok tok, permisi pak, ucap Kiara dan menyimpan semua dokumen yang sudah iya kerjakan,
hai sayang ayo duduk disini, ucap mommy Dania antusias melihat Kiara,
maaf nyonya saya banyak kerjaan,ucap Kiara kepada mommy Dania sembari tersenyum kecut, dan entah mengapa matanya berkaca-kaca melihat mommy Dania,
kalau tidak ada keperluan lagi saya ingin kembali keruangan saya, Kiara berusaha menahan air matanya didepan Diego,
melihat sikap Kiara entah mengapa semua orang yang berada diruangan itu diam tanpa berbicara sedikit pun melihat Kiara seperti itu,
dan mommy Dania mengeluarkan air matanya entah mengapa mommy Dania merasa sangat terluka melihat perubahan sikap Kiara seperti itu,
disisi lain Kiara yang keluar dari ruangan Diego, segera menuju toilet karena Kiara merasa sangat sesak pada nafasnya,
setelah perasaannya sudah mulai stabil Kiara dengan cepat menyelesaikan pekerjaannya,
hari ini Diego sedang ada meeting diluar sebenarnya Diego ingin mengajak Kiara, tetapi Kiara seperti seorang yang tengah dalam masalah jadi Diego mengurungkan niatnya untuk mengajak Kiara akhirnya Diego hanya pergi dengan Kevin,
orang tua Diego pun meninggalkan kantor dan tinggallah Kiara seorang diri mengerjakan pekerjaannya,
saya akan keluar kalau pekerjaanmu sudah selesai kau boleh pulang, ucap Diego kepada Kiara yang sengaja keruangan Kiara, untuk melihat keadaannya sebelum pergi,
baik pak jawab Kiara mendengar perkataan Diego,
__ADS_1
sebenarnya pekerjaan Kiara sudah selesai hanya saja Kiara sangat malas untuk beranjak dari ruangan ini, tetapi setelah memikirkan sesuatu, akhirnya Kiara beranjak dari duduknya,
semua karyawan yang melihat Kiara pulang lebih awal hanya tersenyum menyapa,
tanpa ingin berkomentar apapun karena mereka takut kalau atasan mereka mengetahuinya mereka akan kena masalah,.
yang tak lain adalah Diego karena dari awal sudah memperingatkan mereka,
Kiara langsung pulang menuju apartemennya,
setelah Kiara sampai Kiara langsung beristirahat karena merasa lelah dengan pikirannya sendiri,
setelah Kiara sudah merasa cukup beristirahat Kiara pun segera bangun dan menuju kamar mandi,dan akhirnya Kiara bersiap untuk pergi karena hari sudah sore,
Kiara sudah memesan taksi dan ternyata tempat yang ditujunya adalah pantai,
Kiara memang sangat suka dengan suasana pantai, karena dengan melihat air laut yang begitu indah membuatnya merasakan suasana hatinya kembali membaik,
tetapi sesampainya ditempat itu seseorang menghampirinya,
key, kau disini ucap Dave menghampiri karena dari tadi Dave sudah mengikuti Kiara sejak di apartemennya, Karena Dave juga merasa ada yang berbeda dari Kiara, karena dari semalam Dave juga selalu menghubunginya tetapi Kiara tidak pernah mengangkat telpon darinya, Dave hanya kawatir kalau Kiara sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja,
kau baik-baik saja, Dave kembali bersuara dan membelai puncak kepala Kiara,
Kiara hanya mengangguk, tanpa ingin menjawab pertanyaan Dave,
ada apa, kau punya masalah, katakanlah aku akan sangat bersedia membantu, Dave berusaha meyakinkan Kiara,
kau yakin tuan muda Alvaro, Kiara berucap sembari menatap Dave,
Dave merasa sedikit aneh ketika Kiara memanggilnya dengan sebutan tuan muda, tetapi Dave tidak terlalu menghiraukan ucapan kiara, karena menganggap mungkin Kiara saat ini sedang mempunyai masalah,
mendengar ucapan Kiara Dave mengangguk cepat,
terlihat Kiara menarik beratnya,
huuuuu, tuan muda Alvaro bagaimana kalau aku katakan permasalahanku ada pada kalian, Kiara berucap tanpa melihat kearah Dave,
maksudmu, Dave tidak mengerti ucapan Kiara,
maksudku permasalahanku ada pada keluarga Alvaro, kiara kembali berucap,
tapi permasalahan apa yang kau maksud, Dave sangat tidak mengerti arah pembicaraan Kiara,
cepat atau lambat kau akan mengerti,
terdengar suara Kiara melemah, tetapi kiara hanya menatap
Dave terdiam mendengar ucapan Kiara,
__ADS_1
cukup lama mereka terdiam, mereka hanya sibuk dengan pemikiran masing-masing, tanpa ingin berbicara,
Dave menatap Kiara dengan tatapan sendunya, ingin rasanya berteriak pada Kiara sebenarnya apa yang telah terjadi tetapi Dave tidak ingin gegabah mengambil keputusan, karena Dave tidak ingin Kiara semakin menjauhinya,
seharusnya dari awal aku tidak menerima magang di perusahaan itu, dan tak seharusnya aku tinggal di negara ini, haaaaa
seandainya waktu bisa diputar aku benar-benar tidak ingin berada disini,
hai tuhan, kau sungguh mempermainkan diri hati dan pikiranku saat ini, gumam Kiara yang masih bisa terdengar oleh Dave,
key, katakanlah sesuatu agar aku bisa membantumu, bukankah kau sudah menganggap ku sebagai kakakmu dari itu bicaralah key, jangan seperti ini, aku akan berusaha membantu sebisaku, ucap Dave mulai frustasi,
kakak kau bilang, Kiara tersenyum sinis setelah mengucapkan kata itu,
terimakasih kau telah menganggapku seorang adik, tetapi saat ini aku tidak begitu tertarik dengan itu,
jangan membuang waktumu tuan muda Alvaro, tidak perlu membuang waktumu untukku karena aku bukanlah siapa-siapa dalam hidupmu dan keluargamu, ucapan Kiara mampu membuat hati Dave terasa sangat sakit, Dave juga tidak pernah mengetahui apa penyebab dirinya selalu merasa perduli dengan Kiara,
Kiara beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menjauh dari Dave, setelah cukup jauh dari Dave, Kiara berteriak mengeluarkan semua beban hatinya setidaknya saat ini Kiara merasa jauh lebih baik,
Dave memperhatikan Kiara dari jauh, Dave menarik rambutnya frustasi,
Kiara entah mengapa aku merasa dekat denganmu dan entah mengapa hatiku begitu terluka melihatmu seperti ini, aku akan mencari tau penyebab kau berubah seperti ini padahal kemarin kau baik-baik saja, tapi sekarang kau menjadi seperti ini, gumam Dave,
hari mulai sedikit gelap, Kiara pun ingin kembali ke apartemennya,
key, tunggu ikutlah denganku biar aku yang mengantarmu pulang, kumohon, ternyata Dave masih disini dan menunggu Kiara,
Kiara pulang dengan Dave tanpa ingin menolak, karena suasana hatinya sudah sedikit membaik,
tidak ada pembicaraan selama dalam perjalanan, Dave menyetir mobilnya dan sesekali menatap Kiara yang dari tadi hanya diam, terlihat jelas diwajah cantik itu kesedihan yang ia pendam sendiri,
dan Kiara hanya menatap kedepan dengan tatapan kosong,
maaf Kiara berucap setelah sampai diarea apartemen nya,
kau tidak perlu meminta maaf, seandainya kau mau mengatakan sesuatu yang membuatmu seperti ini mungkin aku akan sangat merasa senang ucap Dave menatap Kiara,
boleh aku memelukmu, entah mengapa saat ini Kiara benar-benar ingin memeluk Dave,
mendengar ucapan Kiara Dave langsung memeluk Kiara,
kau tahu dari dulu aku ingin sekali memiliki seorang adik perempuan dan disaat bersamamu aku merasa aku sudah mempunyai seorang adik, ucap Dave sembari memeluk Kiara,
bukankah kau sudah mempunyai seorang adik yang bernama Jesica itu, Kiara berucap mengingat gadis itu,
__ADS_1
aiis, aku tidak suka padanya, Dave memang tidak begitu menyukai Jesica, dari dulu sampai sekarang,
terserah, terimakasih Kiara berucap sebelum turun dari mobil Dave,