Gadis Cantik Itu Akan Memilih Siapa

Gadis Cantik Itu Akan Memilih Siapa
bab40'fakta'


__ADS_3

Kiara yang dapat izin untuk pulang lebih awal singgah kesebuah supermarket terdekat dari


apartemennya, karena Kiara membutuhkan beberapa makanan dan kebutuhan yang Kiara butuhkan,


Kiara yang hendak membayar belanjaannya


mendapat sebuah dompet yang tertinggal pemiliknya, Kiara yang melihat dompet itu tertinggal segera mengejar pemilik dompet itu,


hai tuan tunggu ucap Kiara memanggil seseorang yang Kiara yakini adalah pemilik dompet tersebut,


pria itu menoleh kearah Kiara yang hampir membuka pintu mobilnya,


tunggu tuan sepertinya ini milikmu, ucap Kiara mencoba mengatur nafasnya karena y sedikit berlari,


setelah mengembalikan dompet pria itu Kiara segera kembali mengambil belanjaannya,


hmmmm cantik, gumam pria itu setelah


melihat kiara,


Kiara yang sudah berbelanja segera pulang karena merasa rindu dengan suasana apartemen dan kamarnya,


akhirnya sampai juga, ucap Kiara yang sudah berada didalam apartemen nya,


cukup lama Kiara meninggalkan tempat ini keadaan apartemen Kiara sudah sangat rapi dan bersih karena sebelum pulang Kiara sudah menghubungi seseorang yang biasa membersihkan apartemennya,


jadi Kiara bisa langsung beristirahat, karena Kiara merasa lelah untuk hari ini,


Kiara menaruh belanjaannya dan mengganti pakaiannya sebelum merebahkan tubuhnya,


sebenarnya waktu sudah sore tetapi Kiara ingin tidur walau sejenak,


ditempat lain ternyata Dave datang ke perusahaan Diego karena ingin menemui Kiara karena sepertinya Kiara masih sedikit ngambek dengan Dave, dan tentang kejadian tadi siang membuat Dave merasa kesal dengan tingkah Jesica membuat Kiara pulang lebih dulu,


kak, Kiara dimana ucap Dave yang baru masuk keruangan Diego karena tadi Dave tidak melihat keberadaan Kiara di ruangannya dan juga tidak ada di ruangan Diego,


Kiara sudah pulang dari tadi katanya mau kesuatu tempat ucap Diego


dan kakak membiarkan Kiara pergi begitu saja Dave kembali bertanya


Diego hanya mengangguk sebagai jawaban,


jam berapa Kiara akan pulang ke Mension mu Dave tak henti bertanya,

__ADS_1


Kiara tidak akan pulang ke Mension karena Kiara ingin pulang ke apartemennya jawab Diego kembali,


kak apa kau gila kenapa kau membiarkannya kembali ke apartemennya,


bagaimana kalau ada seseorang yang mengikutinya dan berusaha mencelakainya lagi Dave mengingatkan kejadian yang menimpa Kiara,


tenanglah tidak akan terjadi sesuatu padanya karena aku sudah menyuruh beberapa orang untuk mengawasi Kiara disaat dia keluar dari apartemen nya, jangan terlalu kawatir karena Kiara sekarang baik-baik saja,


kalau begitu aku pulang dulu ucap Dave sebelum meninggalkan ruangan Diego,


jadi kau datang hanya untuk bertanya ucap Diego kepada Dave,


aku kesini untuk mencari Kiara tetapi Kiara sudah pulang jadi aku datang besok saja,


Dave akhirnya meninggalkan perusahaan Diego, tanpa bertemu dengan kiara,


melihat kepergian Dave, Diego hanya tersenyum melihat Dave yang begitu sangat perhatian padanya,


hari sudah gelap dan Kiara baru terbangun dari tidurnya, dengan cepat kiara membersihkan badannya dan memesan beberapa makanan karena perut kiara sudah sangat lapar,


setelah selesai mengganti pakaiannya pesanannya pun sudah sampai,


terimakasih ucap Kiara ramah kepada seseorang yang telah mengantar makanan untuknya,


Kiara yang sedang asyik menonton TV, teringat dengan pekerjaannya yang belum selesai, dengan cepat Kiara menuju kamarnya dan segera menyelesaikan pekerjaannya,


Kiara begitu sangat serius dalam bekerja tetapi tiba-tiba ponsel Kiara berdering akhirnya Kiara berdiri untuk mengambil handphonenya, Kiara yang hendak mengambil handphonenya tidak sengaja menyenggol sebuah kotak yang diberikan mommy Maya untuknya sebelum berangkat kenegara ini, melihat kotak itu terjatuh Kiara hanya menaruhnya kembali, tanpa ingin tahu apa isi kotak itu,


Kiara pun kembali ke balkon kamarnya karena ingin segera menyelesaikan pekerjaannya,


cukup lama Kiara bergelut dengan pekerjaannya dan akhirnya selesai juga,


Kiara yang hendak membereskan pekerjaannya entah mengapa Kiara teringat dengan kotak itu dan rasa penasaran tentang isi dari kotak itu sangat besar membuat Kiara kembali mengambil kotak itu,


perasaan Kiara bercampur aduk saat Kiara kembali duduk di balkon kamarnya,


dengan perasaan deg-degan Kiara akhirnya membuka kotak itu, terdapat sebuah kalung berinisial 'DKA' Kiara pun mengambil kalung itu dan melihatnya secara jelas dan ternyata dibelakang huruf inisial itu terdapat kepanjangan dari namanya itu,


Kiara begitu tery membaca nama aslinya, dan terlihat juga sebuah fhoto terdapat pada kotak itu, membuatnya semakin syok, dengan cepat Kiara membuka laptopnya dan mencari informasi yang kuat butuhkan, dan ternyata hasil yang Kiara dapatkan adalah hal yang Kiara takutkan,


ya tuhan sekarang aku harus bagaimana, ucap Kiara lemah,


saat ini kiara Merasa kalau bumi seakan berhenti berputar,

__ADS_1


mom, kak Ana aku ingin pulang ucap Kiara lirih,


hati Kiara begitu sakit tetapi Kiara tidak sanggup menangis, entah cobaan apa lagi yang akan kau berikan padaku tuhan tidak cukupkah selama ini membuatku tersiksa,Kiara terus bergelut dengan hati dan pikirannya,


disisi lain Diego berusaha menghubungi Kiara, tetapi Kiara tidak kunjung mengangkat handphonenya, dan entah panggilan keberapa akhirnya Kiara mengangkat handphonenya,


Kiara kau baik-baik saja, ada apa denganmu kenapa kau tidak mengangkat handphone mu, ucap Diego kawatir,


maaf pak, dari tadi saya sedang menyelesaikan design yang bapak inginkan dan saat ini saya hanya ingin beristirahat, Kiara mencoba mencari alasan,


Kiara ada apa denganmu, Diego kembali bertanya, karena merasa aneh dengan sikap Kiara,


maaf ya pak saya tutup telponnya dulu karena saya ingin beristirahat, ucap Kiara sebelum menutup telponnya,


sebenarnya Kiara masih belum tidur bahkan Kiara yakin tidak bisa tidur melihat kenyataan yang kiara harus hadapi saat ini, sesuatu yang Kiara sendiri ingin menguburnya dalam-dalam


tetapi luka itu harus kembali terusik malam ini dan kenyataan yang Kiara dapatkan malam ini membuatnya sangat terpukul dan tersiksa seorang diri,


inikah yang kau takutkan kak Ana, ucap Kiara mengingat kakaknya itu melarangnya kenegara ini,


Dave juga berusaha menghubungi Kiara tetapi Kiara terlanjur mematikan handphonenya karena Kiara saat ini benar-benar tidak ingin diganggu,


dunia tak selebar daun kelor itulah pepatah yang pantas untuk gambaran hati Kiara saat ini,


hal yang paling kiara tidak ingin tahu ternyata saat ini Kiara sudah mengetahuinya,


membuatnya semakin tersiksa,


haruskah aku marah atau bahagia saat ini ,Kiara berusaha menerima kenyataan tetapi Kiara berusaha menyembunyikan ketidaktahuannya tentang masalah ini,


apa kalian masih mengingatku, ucap Kiara sebelum merapikan pekerjaannya,


malam semakin larut dan udara semakin dingin tetapi Kiara belum juga beranjak dari tempatnya, Kiara seakan sengaja menghirup udara malam setidaknya Kiara merasa sangat nyaman disaat suasana dingin seperti ini,


cukup lama Kiara seperti ini sebelum masuk ke kamarnya,


bersambung


fhoto Kiara saat sedang murung



jangan lupa like dan komen ya supaya author semakin semangat up-nya 🥰🥰😘🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2