
sudah beberapa hari Kiara berada di kota itu, menghabiskan waktu untuk sekedar berjalan\-jalan dan menikmati kota itu,
ditempat lain Diego merasa frustasi karena mencari Kiara yang tidak kunjung dia temukan, bahkan Dave sudah mencari Kiara ditempat pertama kali dia bertemu dan hasilnya masih tetap nihil,
maaf tuan, kami sudah mencari nona Kiara ketempat kesemua tempat yang biasa nona kunjungi tapi kami tidak menemukan nona Kiara disana ucap anak buah Diego,
Diego merasa marah dengan perkataan para anak buahnya, dan melemparkan barang-barang yang ada didekatnya,
tidak ada yang berani berkata disaat Diego seperti itu,
cari tau keberadaan Kiara sampai ketemu dan jangan sampai terjadi sesuatu padanya atau kalian akan tahu akibat yang akan terjadi pada kalian, ucap Diego kepada para anak buahnya,
baik tuan, jawab mereka bersamaan mendengar perkataan dari Diego, dan meninggalkan Diego
ditempat lain mommy Maya dan kiara sedang asyik ditempat pusat perbelanjaan dikota itu, mommy Maya menyempatkan waktunya untuk sekedar berbelanja dengan Kiara sebelum pergi ke Swiss karena mommy Maya ada perjalanan bisnis kesana,
cukup lama mereka disana dan membeli beberapa keperluan dan membuat Kiara sudah sangat lelah seharian berjalan, tetapi mommy Maya sedang ingin ketoko perhiasan, tetapi Kiara tidak ikut dia hanya memilih duduk disalah satu kursi tunggu, karena mommy pasti akan sangat lama berada ditempat itu, karena mommy memang juaranya shopping,
dan ternyata benar Kiara sudah sangat merasa bosan menunggu, dan Kiara pun akhirnya berjalan menghampiri Mommy Maya, tetapi Kiara yang baru saja berjalan,
tidak sengaja berpapasan dengan seseorang yang mengenalnya,
Kiara, kau berada disini ucap orang itu,
hai pak Kenzo, ternyata orang yang menyapanya itu sahabat Diego,
maaf pak saya permisi dulu ucap Kiara ramah, karena teringat dengan mommynya,
Kenzo hanya mengangguk, dan memandang punggung Kiara yang berjalan menjauh,
disisi lain mommy Maya yang hendak membayar belanjaannya tidak sengaja menyenggol seseorang,
maaf, ucap Maya pada orang itu,
__ADS_1
orang yang disenggol nya pun menoleh keara Maya karena merasa familiar dengan suara itu,
Maya, ucap Dania mommy Diego, masih mengenal Maya walau mereka sudah lama tidak bertemu,
Dania, ucap Maya terkejut bertemu dengan sahabat lamanya,
belum sempat mereka bertegur sapa, Kiara sudah memanggil didepan pintu toko itu,
Mom, ayolah kita pulang sekarang, ucap Kiara memanggil,
mendengar suara Kiara yang memanggil Maya dan Dania menoleh kearah Kiara,
Kiara ucap Dania setelah melihat kearah kiara,
Maya yang mendengar Dania menyebut nama kiara, segera menghampiri Kiara dan mengajaknya untuk segera pergi, Maya sudah tidak memperdulikan perhiasan yang ingin dibelinya, dan meninggalkan Dania seorang diri,
Dania merasa sangat aneh karena Kiara memanggil Maya dengan sebutan mommy,
dan membuatnya berlari mengejar Maya dan Kiara, tetapi mereka tidak terlihat lagi,
Maya siapa Kiara, ucap Dania lirih, mengingat Maya pergi darinya setelah kedatangan Kiara,
Dania akhirnya pulang ke Mension nya, setelah kejadian itu, karena Dania sudah tidak bersemangat untuk berbelanja setelah kepergian Maya membawa Kiara,
sesampainya di Mension, Dania membicarakan pertemuan nya dengan Maya dan rasa penasaran yang selalu mengganggu pikirannya tentang hubungan Kiara dengan Maya,
Daniel pun menyuruh seseorang mencari tahu tentang keberadaan Kiara serta biodata dari gadis itu, karena entah mengapa mereka merasakan firasat yang berada dengan Kiara,
ditempat lain Kiara dan mommy Maya segera kembali ke hotel tempatnya menginap, mereka tidak berbicara sedikit pun dalam perjalanan pulang,
sayang kau baik\-baik saja mommy Maya bertanya saat Kiara membaringkan tubuhnya di atas sofa, kamar hotel,
iya mom, ucap Kiara berusaha tenang,
kau kenal wanita yang berada ditoko itu, mommy Maya memberanikan diri untuk bertanya bagaimana pun Kiara sudah dewasa karena menurutnya cepat atau lambat hal yang paling ditakutkan pasti akan terjadi,
mom, Kiara terdiam sebelum melanjutkan pembicaraannya,
__ADS_1
sebenarnya selama ini aku magang disalah satu perusahaannya yang di kelola oleh putranya, Kiara berusaha jujur karena tidak ingin menutupi semua ini dari mommynya,
apa kau sudah membuka kotak itu, mommy Maya bertanya dengan sangat hati-hati,
Kiara hanya mengangguk mengiyakan,
melihat ekspresi Kiara mommy Maya memeluk putrinya itu, karena Maya sangat tahu perasaan Kiara saat ini, , mommy Maya akhirnya melanjutkan pembicaraan mereka,
entahlah Mom, kita lihat saja kedepannya seperti apa, ucap kiara pasrah,
sayang mommy dan kak Ana akan mendukung apapun keputusanmu yang terpenting untuk mommy dan kakakmu adalah kebahagianmu, ucap Maya yang masih memeluk Kiara,
terimakasih mom, Kiara merasa sangat beruntung memiliki mommy seperti Maya dan kakak seperti Ana,
sayang besok sore mommy akan pergi, apa kau masih ingin berada disini mommy Maya bertanya pada Kiara yang sudah merasa lebih baik,
aku masih ingin disini sampai dua hari lagi, karena aku ingin melihat sebuah pertunjukan dance dulu Mom, jawab Kiara
mommy Maya mengangguk mengiyakan, karena mommy Maya sangat tau kalau Kiara sangat menyukai seni musik, jadi jangan heran kalau Kiara sangat pintar menyanyi,juga sangat jago dalam dancer, dan bisa memainkan beberapa alat musik, Kiara selalu bisa meluangkan waktunya untuk belajar dan berlatih jadi sekarang Kiara sangat ahli dibidang itu, karena dari kecil Kiara mempunyai hobi itu,mommy Maya dan kak Ana selalu selalu mendukung Kiara selama Kiara merasa senang dan tidak merugikannya, jadi mommy Maya tidak pernah melarang Kiara karena kebahagian Kiara adalah prioritas utama buat Mommy Maya dan kak Ana,
sayang jaga dirimu baik-baik selama kau disini dan kalau kau merasa tidak nyaman tinggal disini, pulanglah walau masa kerja magangmu belum selesai, biar nanti mommy yang akan bicara pada dosenmu di kampus,
mommy Maya berucap, melihat situasi hati putrinya itu,
thanks mom, Kiara berucap sembari tersenyum hangat pada mommynya,
ditempat lain Diego yang sedang duduk bersama Dave dan Kevin terus menunggu keberadaan Kiara, Diego sudah menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan tentang status Kiara, disanalah Dave sangat terpukul dengan kenyataan yang didengarnya, seandainya dari awal Dave mengetahui masalah ini mungkin situasinya tidak akan serumit ini,
apa Kiara sudah tau masalah ini, Dave mengingat ucapan Kiara terakhir kali dia bertemu, key kau dimana gumam Dave yang terdengar oleh Diego dan Kevin,
maksudmu Diego bertanya pada Dave karena mendengar perkataan Dave barusan, tetapi belum Dave menjawab pertanyaan kakaknya, suara handphone Diego berdering,
Diego segera melihat kearah handphonenya, dan terlihat Kenzo yang menghubunginya, terlihat Diego sedikit malas untuk mengangkatnya, dan terlihat Diego mengabaikan panggilan dari Kenzo,
bersambung
jangan lupa like dan komen ya, 🥰🥰🥰🙏🙏
__ADS_1