
setelah kejadian itu Kiara masih tinggal di Mension Diego, terkadang Dave juga ikut menginap mereka bertiga seperti seorang keluarga, karena Kiara sudah terbiasa memanggil kedua pria itu dengan sebutan kakak, orang tua Diego pun tidak ingin ketinggalan momen itu, karena orangtua Diego juga mempunyai perasaan yang berbeda disaat bertemu dengan Kiara dan selama pertemuan pertamanya entah mengapa mommy Dania da Daddy Daniel selalu memikirkan Kiara, mereka merasa ada ikatan tapi mereka juga tidak tau itu apa,
buktinya siang ini orang tua Diego menyempatkan untuk datang ke kantor Diego karena Kiara juga sudah kembali bekerja,
mereka sengaja datang karena berencana ingin makan siang bersama,
hai sayang apa kalian sibuk ucap mommy Dania setelah masuk keruangan Diego dan ternyata Kiara juga ada disana,
mendengar suara mommy Dania, Diego, Kiara dan Kevin menoleh ke sumber suara,
hai mom, Dad, ucap Diego dan Kiara bersamaan dan berdiri menyalami kedua orang tua itu, Kevin pun ikut menyalami orang tua Diego,
Diego, kevin dan kiara dari tadi membahas masalah tentang design proyek baru yang ada mereka bangun,dan dari tadi Kiara mendengarkan arahan dari Diego, karena ingin design yang terbaik dari Kiara,jadi Kiara menggambarkan sesuai keinginan Diego,
Daddy Daniel dan mommy Dania merasa penasaran dengan apa yang dikerjakan oleh Kiara,
sayang apa yang kau kerjakan ucap mommy Dania
yang melihat Kiara begitu serius bekerja,
ehh Mom, ini design proyek baru di perusahaan ini karena sebentar lagi sudah ada perencanaan untuk segera membangunnya jadi Kiara harus menyelesaikan ini secepatnya, sebelum kena tegur dari Big Bos, canda Kiara, yang membuat semua orang menoleh kearah Kiara,
mommy Dania menatap intens pada putra sulungnya dan meminta jawaban dari Diego,
Mom, kenapa kau menatapku seperti itu
ucap Diego yang merasa aneh dengan tatapan mommynya itu,
.apa benar sayang, seseorang yang kau panggil Big Bos itu sering menegurmu, ucap mommy Dania kepada Kiara,
Kiara bercanda mom, ucap Kiara sembari tersenyum tulus,
kau bisa mendesign Kiara ucap Daddy Daniel penasaran,
Dad, hotel yang sedang dibangun dikotaxxx itu juga hasil design Kiara, Diego menjawab rasa penasaran Daddy-nya,
sayang sebenarnya kau itu magang disini untuk jadi sekretarisnya atau kau seorang arsitek, mommy Dania merasa bertanya tentang pekerjaan Kiara,
bisa jadi sekretaris, bisa jadi arsitek, bisa jadi seorang adik yang nakal, dan bisa jadi seorang hacker, Kiara keceplosan membicarakan tentang kepintarannya menjadi hacker,
uppps, dengan cepat Kiara menutup mulutnya,
__ADS_1
Kiara mulai salah tingkah dengan ucapannya sendiri,
nona Anda bisa mengembalikan data perusahaan yang sudah dicuri oleh seseorang, kevin memperjelas ucapan kiara,
Kiara hanya mengangguk lemas, bagaimana mungkin dia seceroboh ini,
Diego dan yang lain terkejut dengan ekspresi Kiara,
apa kau punya tim untuk pekerjaanmu itu, ucap Daddy Daniel penasaran,
Kiara menggeleng kepalanya, dengan berat hati Kiara menceritakan bagaimana caranya dia bekerja sebagai hacker,
aku punya teman namanya Evelyn dialah yang bertugas menerima tawaran dari seseorang yang membutuhkan jasa kami,jadi setelah kedua belah pihak setuju maka akulah yang bertugas untuk mengembalikan data-data yang telah dicuri itu,
jadi hasil pendataan kalian bagaimana, Diego semakin penasaran dengan cerita Kiara,
ya kami bagi dua, ucap Kiara santai,
jadi kau bekerja secara ilegal, Daddy Daniel kembali bersuara,
Kiara mengangguk mengiyakan,
sebenarnya sih beresiko tapi bukankah itu sebuah tantangan, tetapi sebelum ingin mengetahui tentangku kalian harus lebih cerdas dariku, ucapan Kiara ada benarnya,
bukankah setiap perusahaan sudah mempunyai seseorang yang cukup pintar untuk menyimpan data perusahaan, tetapi mengapa mereka malah menghubungi kami karena mereka tidak terlalu pintar bukan, pikir semua orang yang berada disini,
baiklah kalau begitu aku akan memberikanmu sebuah tantangan, ucap Diego semakin penasaran dengan kemampuan Kiara,
bagaimana kau setuju Diego kembali bertanya,
hmmm, jawab Kiara santai,
sekarang coba kau curi data perusahaan ini Diego menantang Kiara,
hadiah apa yang kau berikan jika aku mampu menyelesaikan tugasku, Kiara menerima tantangan Diego,
apa pun yang kau minta akan aku penuhi,ucap Diego mantap,
baiklah tuan Alvaro kita lihat seberapa besar aku bisa menembus data perusahaanmu, ucap Kiara yang sudah mulai membuka laptop pribadinya,
semua orang memperhatikan Kiara, karena Kiara memang sengaja pindah dari sofa itu ke kursi kerja Diego,
__ADS_1
belum sampai lima belas menit, suara handphone Kevin berdering dan dilihatnya dari balik layar ponsel itu tertera nama yang bertugas sebagai penjaga data perusahaan,
dan Diego Diego dengan cepat mengambil alih handphone Kevin,
tuan Kevin, terjadi masalah disini sepertinya seseorang telah sengaja mencuri data perusahaan, ucap seseorang dibalik telpon itu, Diego yang mendengar ucapan orang tersebut menatap kearah Kiara,
Kiara yang yang menyadari semua orang
menatapnya hanya menaikkan alisnya sembari tersenyum bangga,
bagaimana tuan Alvaro, apa terjadi sesuatu ucap Kiara berpura-pura,
disisi lain semua orang yang bertanggungjawab atas data perusahaan menjadi kalang kabut,dan datang keruangan Diego untuk melaporkan kejadian ini karena mereka tidak bisa mendapatkan data perusahaan itu kembali,
tok tok tok,tuan maaf, data perusahaan telah dicuri seseorang, ucap orang yang baru masuk,
Diego dan yang lain menatap Kiara,
baiklah, keluarlah sebentar lagi semua akan kembali normal,ucap Diego,
orang itu merasa heran karena sikap Diego,
kenapa tuan Diego bersikap begitu ' batin karyawan Diego yang meninggalkan ruangan itu'
Kiara pun berdiri dari kursi kerja Diego dan bergabung dengan Diego, dan yang lain,
bisakah sekarang kita makan siang sekarang, ucap Kiara yang masih berdiri,
sebenarnya Kiara sengaja mengalihkan pembicaraan karena Kiara tau kalau saat ini semua orang sepertinya ingin bertanya pada Kiara soal masalah ini,
entah apa isi otakmu itu nona ucap Kevin dengan suara lemah tetapi terdengar oleh yang lain,
ha ha ha, sontak Kiara tertawa mendengar perkataan Kevin,
kenapa kau berfikiran begitu, acap Kiara sambil melihat kearah Kevin,
kevin menggaruk kepalanya yang tidak gatal,
bersambung
jangan lupa like dan komen ya, teman-teman supaya author rajin up-nya,🥰🥰🙏🙏🙏
__ADS_1