
Dipagi hari Charisna yang sudah bangun termenung sejenak diranjang nya sambil menatap langit langit atas kamar nya.
Sejenak dia termenung lalu beranjak dari kamar untuk mencari suami nya.Charisna mencari Rayen dimana mana.Bahkan dikamar mandi pun dia tidak menemukan Rayen.Charisna lalu pergi melangkah kedapur berharap Rayen akan disitu.Tetapi tidak ada siapa pun didapur selain pembantu yang sedang mencuci piring.
Charisna lalu bertanya kepada pembantu yang sedang mencuci piring.
"permisi bi !
"iya non ada apa? jawab bibi sembari melihay kearah Charisna yang berdiri dibelakang nya.
"Hm....."
Anu bi .....hee .....e,ujar Charisna tergagap gagap.
"Ada apa non,jika non mau bertanya silahkan saja.
Lagian saya juga masih sibuk dan memiliki banyak pekerjaan yang belum diselesaikan, non?,ujar bi murni pembantu nya itu.
Charisna lalu menanyakan dimana Rayen.Mengapa ia tidak melihat nya dari tadi.
"Oh Tuan Rayen,Non mencari Tuan Rayen",tanya bi murni lagi.
"Ia bi, dari tadi saya tidak melihat kk Rayen !,"Seru charisna.
"Kk Rayen dimana iy?"
"Tuan Rayen diruangan kerja pribadi nya kok Non, jawab singkat bi Murni sambil melanjutkan cucian piring nya.
Charisna lalu menaikki tangga satu demi satu hingga dia sampai diatas .Charisna lalu menuju ruang kerja pribadi Rayen.
Clek!
"Kak!" panggil Charisna menghampiri Rayen yang sedang sibuk merapikan berkas-berkas penting nya.
"Hm?" dehem Rayen yang masih sibuk memilih-milih berkas yang akan dibawa meeting dan tidak memerhatikan Charisna.
__ADS_1
"Lihat sini!" ujar Charisna cemberut.
"Apa?... saya lagi sibuk nih, jangan ganggu !" ucap Rayen suara nya sedikit membentak.
"Kok, Kakak marah?" ujar Charisna mulai menangis.
Mata Charisna yang tadi nya berbinar binar sekarang sudah berkaca kaca karena Rayen membentak nya.
"Siapa yang marah? Charisna, saya hanya lagi sedang sibuk.
sebaik nya kamu pergi dulu sana!" usir Rayen tanpa melirih Charisna mata nya yang sudah berkaca kaca.
Charisna yang mendapatkan perlakuan seperti itu dari Rayen merasa sedih dan langsung berlari keluar dari ruangan kerja pribadi Rayen.
Sedangkan Rayen, dia tidak menyadari Charisna yang menangis sambil berlari keluar dari ruangan nya.
******
Charisna lalu berjalan menuju gerbang sambil menangis tersedu sedu.
"Nonamau kemana?" ,tanya bodyguard yang berjaga di depan gerbang.
"Keluar bentar! nanti kalo kak Rayen nyariin Charisna, bilang aja Charisna keluar bentar, itupun kalo dia nyariin," lirih Charisna keluar dan menuju suatu tempat.
*******
Saat ini Rayen sudah selesai menyiap kan berkas untuk nya meeting nanti, dan dia mulai tersadar akan Charisna, kemana gadis itu pergi.
"Charisna, dia bukannya tadi disini?" Rayen menggaruk kepala nya .
Rayen berjalan keluar dan masuk ke dalam kamar nya.
"Charisna, kamu dimana?" teriak Rayen mencari keberadaan Charisna.
Rayen tidak mendenggar balasan dari Charisna Tetapi Rayen terus saja menyusuri setiap ruangan yang berada di rumah-nya tetap saja belum bisa menemukan dimana Charisna.
__ADS_1
Rayen yang sudah sangat panik karena tidak menemukan Charisna di manapun.
Rayen lalu kepikiran kalo Charisn mungkin saja ada di luar.Rayen lalu berjalan keluar Mansion dan memanggil salah satu bodyguard nya yang berjaga digerbang depan .
"Kamu!" panggil Rayen pada bodyguard yang berjaga.
"Iya Tuan ,ada apa?" tanya bodyguard tersebut dengan sopan.
"Kamu lihat nona, Charisna?" tanya Rayen dengan nafas yang ngos-ngosan dan wajah yang tampak panik.
"Tadi nona keluar," ujar bodyguard tersebut.
"Apa!" Rayen terkaget.
"Iya, Tuan."
"Keluar kemana?" tanya Rayen lagi.
"Saya kurang tahu? tapi tadi, nona bilang dia mau keluar sebentar ... sambil menangis, Tuan," ujar bodyguard tersebut.
"Nangis?" beo Rayen
Bodyguard tersebut hanya mengangguk kan kepala nya.
Rayen kembali mengingat kejadian sebelum nya saat Charisn berada di ruangan nya .Dia memarahi nya dan menyuruh nya keluar karena sedang sibuk .
"Astaga! kenapa tadi aky memaraih nya.
" Rayen kau benar-benar ceroboh kenapa kau membentak dan memarahi tadi, Charisna itu gadis yang polos dan lembut,dia pasti menangis karena perkataanku tadi.
"Argh! cari Charisna sekarang juga! suruh semua bodyguard untuk cari dia sekarang!" bentak Rayen kepada bodyguard yang ada didepan nya tersebut .
Bodyguar nya itu hanya mengangguk dan berlari untuk memberitahukan bodyguard yang lain untuk mencari Charisna.
"Charisna , maafin! saya," lirih Rayen mengacak-ngacak rambut nya.
__ADS_1
bersambung😊