
Kini Charisna sedang berjalan di tengah hiruk-pikuk kota Jakarta yang begitu luas.
Charisna dia tidak tahu kemana tujuan nya kini? Dia hanya memandang kosong ke depan. Rasa nya saat ini pikiran nya hanya tertuju kepada Rayen. Apakah keputusan nya untuk pergi dan meninggalkan Rayen itu adalah benar.
"kak Rayen nyariin Charisna gak ya", gumam Charisna di dalam hati nya.
"Apa, Charisna pulang aja?" ujar nya pada diri nya sendiri lagi.
"Enggak-enggak! biarin aja, kalo misal nya kak Rayen emang perduli sama Charisna, dia bakal nyari Charisna kan." ucap Charisna pada diri nya sendiri dan kembali berjalan dan menatap kedepan.
Tetapi enah kenapa batin Charisna merasa tidak enak . Ntah mengapa Charisna merasakan ada seseorang yang sedang memperhati kan nya dan mengikuti nya diam diam.
Charisna hati nya mulai was was , beberapa kali dia melihat ke arah belakang tapi tidak ada siapapun kemudian Charisna kembali melanjutkan perjalan nya dengan langkahan yang cepat.
"semoga aja enggak ada apa-apa ...! mending Charisna pulang aja deh" gumam nya dalam hati saat hendak memberhentikan taxi.
Tetapi.........
__ADS_1
Tiba-tiba saja ada oranv yang memdekap nya dari arah belakang.
"H.......mmmmppppp!" Charisna berusaha untuk memberontak tapi sayang nya dia keburu pingsan .
Karena orang misterius itu memberikan Charisna obat bius melalui sapu tangan yang ia gunakan untuk mendekap mulut Charisna hingga pingsan dan tidak sempat untuk melarikan diri.
"Akhir nya, dapat juga." ucap orang misterius itu lalu menggendong Charisna seperti karung beras dan membawa nya lari menggunakan mobil nya.
*****
"Bagaimana, apa kalian menemukan sesuatu?" tanya Rayen pada anak buah nya.
"Belum Tuan. Kami juga sudah mencari-cari nona, Charisna. Tapi masih belum ditemukan," jelas salah satu bodyguard tersebut.
"Sial! Pokok nya saya gak mau tahu? Kalian terus cari nona Charisna ,sampai ketemu!" tegas Rayen.
"Baik," ujar serempak para bodyguard dan kembali berpencar untuk mencari dimana Charisna berada sekarang.
__ADS_1
Sedang kan Rayen dia mulai mengacak-ngacak rambut nya karena frustasi. Hati nya selalu bertanya tanya sebenar nya dimana Charisna pergi, mengapa Charisna keluar tanpa mengabari nya.
"Huuu!
Reyhan mulai menarik nafas nya dan menghembuskan nya keluar perlahan , ia mencoba menenang kan diri nya dan mengontrol kemarahan nya.
Selang beberapa menit Rayen yang berada di kamar nya ,tiba tiba saja ada sebuah notifikasi masuk di hp nya.
Tring, tring,tring !
Rayen membuka hp nya dan mengecek nya. Dia melihat isi pesan yang dikirim oleh nomor yang tidak di kenal. Mata Rayen langsung terbelalak ,kala melihat foto Charisna yang sedang diikat dan didekap oleh orang misterius itu.
"Charisna, siapa yang sudah berani-berani nya melakukan ini?" ucap Rayen mengepal tangan nya dan mencampak kan handphone yang dipegang nya kelantai hingga pecah.
Rayen langsung mengirimkan pesan kepada seluruh anak buah nya untuk datang ketempat dimana Charisna berada sekarang, karena orang tersebut mengajak duel Rayen dan akan melepaskan Charisna sebagai jaminan nya.
Kalo sampai terjadi sesuatu dengan Charisna, dan itu ulah orang yang selama ini dia curigai . Rayen berjanji pada diri nya dia akan menghabisi orang itu .Rayen yang masih menatap tajam ke arah cermin yang memantulkan wajah nya sendiri.
__ADS_1