Gadis Yang Penuh Teka Teki

Gadis Yang Penuh Teka Teki
BAB 10


__ADS_3

"Ih gak jelas"batin Alice.


Cowok itu hanya tersenyum saat Alice melihatnya, dan akhirnya pesawat pun turun landas dan Alice segera turun namun saat akan turun iya ditarik olek cowok yang duduk disamping Alice.


"Kau, lepaskan"perintah Alice.


Cup"cowok itu mencium bibir Alice dan melepaskan tangannya dan pergi sambil tersenyum.


"Wtf, dia... awas aja lo"gerutu Alice.


Raisa pun datang membawakan koper Alice dan masuk kemobil sportnya dengan kecepatan tinggi, seluruh supir yang dimiliki Alice sangat profesional dalam kecepatan.


Alice pun sampai disebuah vila besar disamping pantai yang luas, iya sengaja memilih tempat yang sunyi.


Raisa pun menyuruh pelayan untuk menata barang Alice, sekarang Alice ada dibelakang vila menikmati udara yang sejuk dengan secangkir teh.


"Ahhh, gak papalah gwe menetap disini selama setahun. Betah gwe"gumam Alice sambil tiduran.


Sebenarnya selain vilanya Alice juga terdapat beberapa vila lainnya namun sedikit karena besar dan mahal hanya orang kaya lah yang bisa membelinya, apalagi tempatnya dipinggir pantai.

__ADS_1


Tap-tap ,suara kaki Raisa.


"Nona apakah anda ingin jalan-jalan? "tanya Raisa dengan sopan.


"Ehmm jalan-jalan yaa...., biar aku sendiri saja"ucap Alice.


"Siapkan mobil sport warna putih"pinta Alice.


Dan diangguki oleh Raisa, segeralah Alice beranjak dari tempat santainya namun sebelum pergi iya menghabiskan tehnya.


Saat selesai menghabiskan tehnya panggilan masuk terdengar.


"Wah santai dong ,gini lo kebetulan paman Darma ada disana nah kamu temui tuh pasti kamu lupa ama dia, kamu tau nggak saat aku bilang kamu ada diinggris dia semangat banget"ucap James dengan santai.


"Ohh paman ya, iya juga sih sudah lama gwe gak ketemu ama paman sejak umur 10 tahun, ya udah aku bakal temui"ucap Alice dan menutup panggilan.


Akhirnya Alice membawa mobil sport sendirian karena ingin menyendiri, iya memutuskan untuk berjalan-jalan dulu sebelum kerumah pamannya.


Saat perjalanan banyak sorotan mata yang melihat Alice bukan karena mobilnya namun dirinya, dirinya menyamar dijendela sehingga menampilkan kecantikannya. Saat lampu merah tepat berhenti disamping mobil Alice, ia adalah laki-laki dipesawat yang telah merebut ciuman pertama Alice.

__ADS_1


Iya tak sengaja melihat Alice yang menyandar didekat jendela seketika senyuman terukir di wajah pria itu, iya terus melihat Alice yang sedang menunggu. Hingga lampu hijau pun nyala mobil Alice melaju dengan cepat hingga kecepatannya melebihi mobil pria itu.


Pria itu mencoba mendekatinya namun Alice yang melihat ada mobil yang mengikutinya tak membiarkannya hingga iya melajukan mobilnya menuju tempat sepi.


krettt"mobil berhenti.


"Siapa kau"ucap Alice sambil turun dari mobil, Alice berpakaian lumayan seksi dengan baju yang menampakkan perutnya dan celana pendek tak lupa dengan high heels warna hitam.


Pria itu pun turun dari mobil dengan senyuman terukir, Alice yang melihat itu kaget bagaimana tidak iya adalah orang yang dipesawat dan menciumnya.


"Kau lagi, apa nggk bosen hah ngikuti terus"ucap Alice kesal.


"Hmmm sepertinya aku tak bosan, baiklah aku pergi. Daaa sayangku"ucap pria itu dengan mengedipkan satu mata lalu masuk mobil dan melajukan mobilnya. Alice melongo kaget bagaimana bisa seperti itu.


"Haiss, sepertinya sikapku kurang ya"batin Alice tak memperdulikannya dan melaju pergi.


Iya berkeliling kekota hingga iya memutuskan untuk kerumah pamamnya.


Hayo pasti kepo ama pria itu, cobak kalau kalian jadi Alice dicium ama pria asing, seneng to marah kalian. Hahahhaha jan mikir, sudah lanjut aja.

__ADS_1


__ADS_2