
#kediaman Alice
"Selamat datang kembali nona Alice".Ucap seluruh pembantu dikediaman Alice.
"Hmm, kembali bekerja".ucap Alice sembari meninggalkan pembantunya dan menuju kamarnya.
"Wah, kalian tahu gak, nona alice habis dari mana tuh?".Ucap salah satu pembantu yang sedang bersih-bersih bersama pembantu yang lain. "Mana ku tahu, lebih baik jangan bicarakan nona kalau tidak mau nyawamu hilang!! "Ucap pembantu lainnya.
#oke kembali ke Alice
Alice yang sudah membersihkan dirinya segera membuka laptop dan duduk di kasur sembari tangan mengetik-ngetik tombol. Ia sedang melihat produk-produk dari perusahaan JK.Setelah beberapa produk ia lihat, jam sudah menunjukkan jam 4 sore segera ia mematikan laptop dan menaruhnya di meja.
"Tut-tut-tut"(suara hp lo bukan kereta).Alice sedang menelpon seseorang.
Diangkatnya sipenelepon
"Halo dengan siapa ini? "Ucap yang ditelfon Alice.
"Oh, kau sekarang sudah tak mengenali suaraku? "Ucap Alice tanpa datar sambil memandang langit lewat jendela. Sontak yang ditelpon kaget, ia mengetahui suaranya.
"Alice, maafkan sahabatmu ini yang tak mengenalimu.Sungguh aku tak mengenalimu, tolong jangan ancam aku"pinta orang itu, ya dia adalah sahabat Alice sejak kecil namaun harus terpisah karena ia pindah rumah.
__ADS_1
"Pffttt hahahaha,ngapain takut gitu aj takut lo. Biasa aja walaupun gwe punya sifat.....biasanya apa, ahhh dingin nah tuh gwe tetep manusia kok Lil"ucap Alice sembari tertawa kecil.
Lila yang mendengar itu sangat bersyukur,mengapa tidak ,dulu saat ia bermain dengan Alice pasti ia akan merasa disiksa karena sifatnya yang dingin dan angkuh.Lebih tepatnya dulu Alice suka mengancam Lila jika kemauan Alice tak tercapai.
"Wah sifatlo berubah nih, untung deh gwe bisa mati dengan tenang"ucap Lila dengan terharu.
Berbeda dengan Alice, saat mendengar itu mulailah sifatnya yang dingin dan angkuh.
"Maaf saya salah sambungan....tut-tut-"Alice memutuskan panggilannya dan tidak perduli lagi dengan Lila.
"eh, diputusin sambungannya.Gwe kira sifatnya berubah,lah ini.... Ah bodoamat".ucap Lila sambil mematikan hpnya.
#Suasana pagi yang cerah dikediaman Alice
Setelah selesai sarapan Alice langsung menuju taksi yang telah dipesan olek Raisa dan menaikinya.
"Mau kemana non"tanya supir dengan sopan kepada Alice.
"Perusahaan JK pak"ucap Alice dengan senyuman polos. Segeralah supir menjalankan mobilnya ke perusahaan JK.
Sampailah didepan gerbang perusahaan JK, Alice langsung membayar dan turun dari taksi. Securiti yang melihat Alice akan memasuki perusahaan JK segera membukakan gerbang.
__ADS_1
"Selamat nona Alice dan selamat pagi"sapa securiti dengan senyum kecil.
"Makasih pak"Balas Alice dan langsung masuk keperusahaan.
"Let's star game"ucap Alice dalam hati.
Alice segera menuju ketempatnya yang dilantai 4,ia menaiki sebuah lift. Saat lift akan membawa Alice menuju lantai 4 tiba-tiba pintu lift tidak jadi tertutup karena ada yang menghalanginya.Alice hanya biasa saja dan masuklah dua pria dengan satu laki-laki tampan berkulit putih dengan pakaian rapi dan satunya lagi seperti asisten berdiri disamping Alice.
Saat tangan Alice akan menekan tombol tangan si laki-laki tampan bersentuhan dengan tangan Alice hal ini membuat asisten laki-laki itu berdekhem.
"Ehemm"ucap asisten laki-laki dengan agak keras.
Sontak Alice dan juga pria tampan menarik tangan masing-masing.
"Nona ingin kelantai berapa"ucap pria tampan terhadap Alice sambil menatap Alice.
"Lantai 4"Balas Alice dengan sedikit senyuman, ia harus berpura-pura polos jadi ia akan senyum jika ada orang bertanya.Lift yang membawa mereka tibalah dan Alice langsung pergi tanpa mengucapkan sepatah kata apapun.
Ini membuat pria tampan itu melihat Alice terus-menerus sampai Alice hilang dari pandangan.Asisten pria itu menyadari mengapa tuannya diam saja dan tidak keluar.
"Tuan kita sudah sampai, mari kita pergi"Ucap asisten pria itu agak keras hingga membuat pria tampan disampingnya tersadar. Seketika ia segera pergi tanpa mengajak asistennya,asistennya yang merasa ditinggal hanya bisa pasrah dan mengikuti tuannya.
__ADS_1
Author kasih tahu, Alice akan bicara formal pada orang perusahaan atau lainnya, namun ia akan biacara seperti anak jaman sekarang dengan keluarganya maupun temannya dan juga sahabatnya Lila.