Gadis Yang Penuh Teka Teki

Gadis Yang Penuh Teka Teki
BAB 13


__ADS_3

"Hah, tak kusangka ternyata kau sangat hebat. Jika saja kau lemah kupastikan dirimu hancur "bentak Jojo.


"Ah, tak kusangka padahal kau dulu adalah sahabat ku. Namun inikah persahabatan?"ucap Alice.


"Lebih baik kau mati "ucap dingin Alice dengan tatapan tajam.


"Salsa, buang dia di hutan. lembah dan ikat "ucap Alice dingin dan diangguki oleh Salsa.


Jojo pun memberontak dan meludah dihadapan Alice.


"Awas saja kau, Alice aku benci dirimu"bentak Jojo.


Alice hanya menghela nafas panjang sambil meninggalkan kurungan.


*Masa lalu


Diwaktu sd, Alice dan Jojo adalah teman dekat bisa dibilang sahabat, Jojo dari kalangan biasa sedangkan Alice dari kalangan tinggi walau begitu tak membedakkan mereka.


Namun suatu ketika berubah dimana Jojo mencoba membunuh Alice, namun Alice dengan sigap membalas.


"Jojo, apa apaan ini kamu mau bunuh aku"ucap Alice kecil.


"Ya, aku benci keluarga kaya seperti dirimu"bentak Jojo sambil bertarung.


"Tapi aku kan selalu melindungimu"ucap Alice kecil.

__ADS_1


"Walau begitu aku benci dirimu"ucap Jojo.


Karena pertarungannya membuat Alice muak, iya menusuk perut Jojo dengan pisau dan membuat Jojo jatuh.


"Aku benci dengan penghianatan, walaupun dengan sahabat ku sekaligus"ucap dingin Alice sambil melototi.


"Akan kubiarkan kau pergi, namun jangan harap suatu saat kau akan ku bunuh"ucap Alice sambil melangkahkan kakinya dan pergi.


#kembali kemasa sekarang.


"Jika saja.... akhhh ******** "batin Alice kesal.


Alicepun kembali ke Vilanya, betapa terkejutnya Alice mendapati seseorang yang iya kenal. Ya mereka adalah Revaldo dan juga Reva.


"Aduh, gwe baru umur 16 udah disebut tante "batin Alice sambil membalas pelukan.


"Tante dari mana kok baru pulang, bukannya tante hanya menetap ya"ucap Revaldo dari belakang.


"Hei sayang, memangnya menetap tak boleh jalam-jalan"balas Alice sambil melepaskan pelukan.


"Ohh iya ya"ucap Revaldo polos.


"Huuu kakak nggk jelas"ejek Reva sambil menjulurkan lidah kecilnya.


"Yaa kau berani ejek aku"ucap Revaldo.

__ADS_1


"Haiss udah-udah kalian ini, sekarang tante mau nanya kalian ngapain ada disini?" tanya Alice


"Ya ampun tante, kita ya kangen lah ama tante"jawab ketus Revaldo.


"Oohhh, gimana kalau kita bermain di pantai, suasana kayak gini enak lo"saran Alice.


"Tante ini gimana sih, mana ada pantai cobak"ucap Reva heran


Alice tak bisa menahan tawanya yang diikuti Revaldo, sudah jelas-jelas vilanya berada disamping pantai. Nah kan gampang tinggal jalan kaki, itu yang ada dipikiran Alice dan Revaldo.


"Kalian kenapa sih kok ketawa, pantai dari sini jauh tauk ada di perkotaan deket pemandian "ucap Reva keheranan.


"Adikku tersayang, cobak deh lihat"ucap Revaldo sembari menaruh kedua tanganya di kepala dan membelokkannya menghadap pantai.


"Lah kok ada pantai, kenapa dari tadi kalian nggak bilang sih"ucap ketus Reva.


"Ya itukan kamu sendiri yang bingung nyari pantai, noh tuh ada pantai"jawab Revaldo.


"Udah, lebih baik kalian ganti baju ayok main air" ajak Alice berusaha melerai mereka.


Akhirnya mereka sudah berganti baju dan pergi ke pantai bersama Revaldo dan Reva mereka bermain dan bercanda bersama hingga sampai lupa waktu telah menunjukkan jam 4 sore dan itu membuat Alice menyuruh mereka berdua kembali ke vila untuk berganti baju.


Halo guys, jangan lupa tunggu kelanjutannya.


Dukung terus Authornya semoga selalu sehat, amiiin.

__ADS_1


__ADS_2