Gadis Yang Penuh Teka Teki

Gadis Yang Penuh Teka Teki
BAB 6


__ADS_3

Waktu sudah menunjukkan jam tujuh malam dan terdengarlah suara hp Alice.


"Drrttt-drrtt"Suara hp Alice.


Alice terganggu dengan suara itu karena posisinya sekarang ia tidur, justru segeralah oa mengangkat hpnya.


"Halo dengan siapa"Suara lemah Alice yang terdengar.


"Nona Alice apakah anda melupakan makan malam dengan saya, tolong beritahu saya alamat anda saya akan menjemput anda"Yak benar itu suara Joki.


"Apah makan malam, oi ya gwe lupa"Batin Alice.


"Ah tidak kok saya tidak lupa(tapi boong), lebih baik saya berangkat sendiri. Saya takut jika ada gosip membuat nama baik anda tercemar"Ucao polos Alice.


"Ah baiklah, kalau begitu datanglah di restaurant MK saya sedang dalam perjalanan. Sampai jumpa"ucap Joki sambil menutup panggilan.


"Tcih hampir lupa gwe, ngapain juga gwe setuju"Gumam Alice.


Alicepun langsung menyuruh asisten Raisa untuk menyiapkan baju biasa namun sangat cantik.


Dan siaplah Alice, ia kesana menggunakan taksi karena tak ingin terbongkar. Sesampainya di perusahaan MK, Alice sudah disambut asisten Dani. Asisten Dani mengantarkan Alice menuju ruang VVIP yang disana ada Joki.


"Permisi tuan, Nona Alice sudah datang"Ucap Asisten Dani sambil membukakan pintu. Dan datanglah Alice dengan paras cantik menurut Joki, namun menurut Alice biasa saja.

__ADS_1


"Nona Alice silahkan duduk"Ucap Joki sambil tersenyum.


Duduklah Alice berdua bersama Joki.


"Nona Alice bolehkah saya bertanya? " Pinta Joki.


"Bertanya apa pak"Balas Alice.


"Siapakah orang tua mu, dan tempat tinggalmu?" ucap Joki untuk mencari tahu latar belakang Alice.


Alice yang mendengar itu sudah menduga pasti ia akan mencari identitasnya.


"Ah saya hanya orang biasa orang tua saya sudah meninggal jadi saya sendiri tinggalnya. " Ucap Alice dengan wajah sedih. Iya sengaja harus berpura-pura .


Mereka akhirnya berbincang biasa dan makan bersama. Tak terkira jam sudah menunjukkan jam sembilan Alice pun segera pamit untuk pulang. Namun berkali-kali Joki memaksa untuk mengantar Alice namun Alice pandai membuat alasan.


Namun saat perjalanan,ia dibuntuti oleh orang. Alice sudah menduga bahwa itu orangnya Joki yang penasaran dengannya. Hari itu Alice menggunakan mobil asistennya namun ia hanya bersama supir.


Karena ia tak suka dibuntuti akhirnya Alice menyuruh menghentikan mobilnya, sontak mobil yang belakang mendadak mengerem.


Alice segera mengambil senjata pistol, karena setiap mobil terdapat senjata. Ia keluar dengan membawa pistol.


Orang yang membututinya pun ikut turun.

__ADS_1


"Wah kalian suka sekali ya membututi orang" Ucap Alice dengan senyum dingin yang tengah berdiri diaspal.


"Maaf nona kami hanya menjalankan perintah"Ucap orangnya.


"Tapi kalian membututi orang yang salah"Ucap Alice datar dan menodongkan pistolnya kearah mereka.


"Dor-dor"Suara pistol mengenai kepala satu orang, sontak temannya yang melihat kaget ia kira Alice adalah orang biasa. Dia pun mencoba kabur namun naas gerakan Alice lebih cepat ia juga tertembak. Jalanan sepi sehingga tidak ada yang curiga.


Mereka pun tergeletak tak berdaya.


"Binggo, tcih lemah"Gumam Alice.


"Kalian buang mayat ke sungai dan jeburkan mobilnya kesungai. Ayok pulang"Ucap Alice kepada Asistennya.


Akhirnya Alice sampai dirumah dengan senang, karena ia sudah lama tak menghabisi musuhnya.


#joki


"Dani, bagaimana kabarnya? Ucap Joki.


"Saya belum tau tuan mungkin sebentar lagi"Balas Dani.


Halo salam author buat kalian ya,dukung terus gadis yang penuh teka teki dengan cara like, koment dan vote. Jan lupa kelanjutannya ya ☺☺☺

__ADS_1


__ADS_2