
"Kalau nona sudah bersedia maka kita akan melakukan rencana kita," ujar Biksu Phra.
"Baik, Biksu. terima kasih," ucap Veronica dengan sopan.
Setelah tidak lama kemudian Veronica berdiri dibelakang kuil sambil memandang pemandangan yang indah disekitaran sana.
Dan di saat yang sama Biksu Phra menghampiri gadis itu.
"Nona," sapa Biksu Phra.
Mendengar suara Biksu itu Veronica membalikkan badannya ke belakang dan berhadapan dengan Biksu.
"Biksu," balas sapaan Veronica dengan sopan.
"Nona, apakah Anda merasa ragu dan takut?"
"Iya, saya harus berhadapan dengan siluman. saya tidak berani membayangkan di saat dia berubah akan seperti apa."
"Dia akan menjadi ular raksasa yang berwarna hijau, nona harus bersiap saat menghadapinya."
"Saya akan berusaha melakukannya, saya juga tidak ingin menyulitkan siapa pun. Biksu, maaf. karena telah melibatkan Anda dan juga Gan."
"Pertemuan adalah jodoh yang tidak bisa dihindar, dan ada saatnya jodoh kita berakhir maka kita tidak akan bertemu lagi."
"Apa maksudnya?"
"Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, seperti dirimu bertemu dengan Axton, itu juga tidak bisa dihindarkan karena semua sudah ditakdirkan. garis nasibmu memang sudah ditentukan dari sejak dirimu dilahirkan. siapa yang akan menjadi temanmu dan siapa yang akan menjadi musuhmu. semua sudah ditakdirkan oleh yang di atas, hanya tergantung diri kita cara menghadapinya."
"Biksu, terima kasih atas masukannya. saya ingin tahu apakah hidup saya akan selamanya begitu buruk? saya baru kehilangan sahabat saya dibulan lalu. dan kini saya harus berhadapan dengan siluman yang usianya ribuan tahun. ini adalah ujian yang sangat berat," ujar Veronica.
__ADS_1
"Nona, semua orang harus menjalani ujiannya. dalam hidupmu akan ada bahagia dan dukanya. akan tetapi rasa duka harus segera dilupakan agar bisa mulai hidup baru. teman Anda sudah bebas dari penderitaan dan beliau juga berharap Anda bisa terselamat untuk ujian kali ini."
"Sahabat saya?"
"Sahabatmu mengikutimu dan Gan datang ke kuil ini, hanya saja dia tidak bisa menginjak masuk ke dalam."
"Sasa? Biksu, apakah Sasa?" tanya Veronica yang merasa hampir tidak percaya.
"Dia meninggal dengan mengenaskan, akan tetapi dia sudah tenang. karena dia hanya mengutamakan dirimu. jadi, jangan sia-siakan keinginannya. beranikan dirimu dan bunuh ular itu!"
"Saya mengerti, Biksu."
"Nona, apa rencanamu setelah ini?"
"Saya akan kembali ke australia, dan mulai hidup baru."
"Apakah maksudnya aku harus melupakan Gan," batin Veronica.
"Nona, sesuatu yang bukan milikmu maka jangan dipaksa, karena hanya akan mendatangkan luka. hubungan asmara tergantung pada jodoh. didunia ini jodoh itu berbagai jenis. Jodoh menjadi teman, jodoh dalam satu keluarga, jodoh bersaudara dan jodoh menjadi pasangan. sementara nona hanya memiliki jodoh dalam berteman, Anda memiliki sahabat, dan tidak memiliki keluarga. mengenai asmara ini belum waktunya. usia Anda saat ini masih belum berjodoh dengan siapa pun. walau kamu menyukai seseorang bukan berarti dia jodohmu. Jadi lupakan saja!" jelas Biksu yang panjang lebar karena ia bisa membaca isi hari Veronica.
Sesaat kemudian Biksu Phra berjalan ke arah lain.
"Biksu sedang mengingatkan ku agar tidak dekat dengan Gan, mungkin saja aku yang terbawa perasaan. aku juga harus sadar diri. aku adalah wanita yang pernah ditiduri oleh siluman itu. bahkan aku saja merasa diriku ini sangat menjijikan mana mungkin aku masih berani berharap bisa bersama Gan," batin Veronica.
Biksu Phra menuju ke kamar pribadinya untuk membaca doa. saat itu Gan berada di dalam sedang menunggu pamannya itu.
"Paman," sapa Gan dengan hormat.
"Gan, paman tahu apa yang kamu maksudkan."
__ADS_1
"Paman sudah melihatnya, apakah dia akan melewati masa sulit ini?"
"Gan, dia akan mampu melewatinya kalau hatinya cukup nekad, semua ini hanya bergantung padanya. dan apa pun hasilnya kamu jangan ikut campur. paman dan adik seperguruan akan menangkap siluman itu!"
"Aku hanya merasa khawatir dengannya."
"Gan, lupakan saja! kau dan dia masih belum saatnya. kalau dipaksakan maka kalian berdua juga tidak akan bahagia."
"Apa aku dan dia memang tidak berjodoh?"
"Jodohmu akan datang tiga tahun lagi, jadi lupakan saja dia!"
"Paman, aku hanya menyukai dia."
"Gan, kalau kalian berjodoh maka setelah tiga tahun kemudian mungkin kalian masih bisa bertemu, akan tetapi kalau saja kalian tidak berjodoh maka kalian tidak akan bertemu lagi."
"Aku hanya memikirkan sekarang, aku tidak ingin tahu siapa jodohku di saat itu. karena yang aku peduli hanya dia."
"Hubungan dia dengan siluman itu tidak semudah yang kita pikirkan."
"Paman, apa maksudnya?"
"Siluman itu akan mengunakan cara yang sama dengan mutiara itu untuk membuat Veronica melupakan semuanya dan hanya ingat padanya."
"Bukankah paman mengatakan setelah dia minum air suci itu, maka mutiara siluman tidak akan mempan?"
"Semua hanya bergantung pada nona Veronica, asal dia tekad maka mutiara itu tidak akan berhasil membuatnya tergoda. air suci hanya bisa membantunya untuk sementara. karena kekuatan siluman ribuan tahun bukanlah kekuatan yang biasa," jelas Biksu Phra.
"Berhasil atau tidak semua harus tergantung padanya," ujar Biksu Phra .
__ADS_1