Game Kiss

Game Kiss
Scene Tuti Kiss


__ADS_3

Tiba-tiba Indra datang menghampiri kami berlima yang tengah berjalan menuju lapangan upacara.


"eh Res. nanti selesai upacara rapat ya".


"oh iya," jawab Resti sambil mengangguk.


"siapa aja ndra yang ikut rapat ?," tanya Tuti. "mantan ketua dan wakil OSIS, kepsek sama guru BP aja," jelas Indra.


Tuti menyeringai.


"hayu gays ke lapangan cepet. gua punya ide".


*****


Selepas upacara.


Tuti dengan segera menghampiri Wisnu yang sedang berjalan kekelas. Aku dan yang lain kecuali Resti mengikuti nya dari belakang.


"yang," panggil Tuti ke Wisnu.


"hei kenapa ? eh tapi bentar ya aku mau ke Bu Nia dulu (Bu Nia itu kepala sekolah)," jelas Wisnu.


"mau apa ?," tanya Tuti.


"katanya Bu Nia mau ngobrolin soal turnamen sepak bola sama aku. Ya aku disuruh nyamperin dia keruangan nya bentar ya,". Saat Wisnu melangkah jauh.


"Tut bukanya Bu Nia mau rapat sama s resti sama s indra ?," tanya Sindi.

__ADS_1


"iya ya ikutin gua," dengan cepat Tuti mengikuti Wisnu.


Sesampai nya di ruang kepsek. Wisnu mengetuk pintu ruangan tersebut namun tidak ada yang merespon. Tuti mengambil peluang tersebut, karena Tuti tau bahwa Bu Nia tidak akan ada diruangan nya karena tengah rapat.


Aku, Sindi, dan Gita memperhatikan nya dari kejauhan. Yang kami lihat Tuti hanya mengobrol dengan Wisnu. Lalu mereka masuk ke ruangan kepsek dan dalam hitungan 5 menit kemudian mereka keluar. Kami langsung menghampiri Tuti juga Wisnu. Kami memperhatikan bibir nya Wisnu agak sedikit memerah bekas lipgloss yang dipakai Tuti tadi sebelum upacara. Mungkin tandanya berhasil. "ko ga dikelas kalian ? ini udah masuk jam pelajaran," tanya Wisnu. "kita kan nyusulin si Tuti ihh". Dengan sigap Sindi meraih tangan Tuti. Lalu kami pergi dari situ menuju kelas meninggalkan Wisnu.


Sampai nya dikelas. Sudah ada Pak Anwar, yang tengah memberi materi pelajaran matematika lalu melihat kami masuk kelas dengan tiba tiba.


"dari mana kalian ?," tanya Pak Anwar, otomatis membuat para siswa dikelas jadi memperhatikan kami berempat.


"anu habis dari toilet pak, tadi Sindi bocor jadi kita berusaha membantu nya, Tuti Gita mencari pembalut dan aku menjaga pintu WC nya, bapa kan tau pintu WC putri agak sedikit rudet," ujar ku.


Aku juga tidak memikirkan akan mengatakan hal itu. Itu semua keluar begitu saja dalam mulutku. Perkataan ku membuat Sindi membelakakan kedua bola matanya.


"ya sudah duduk di bangku kalian," perintah Pak Anwar.


hiufftt..


Bel berbunyi tanda istirahat.


Kami langsung saja berkumpul dikantin. Menunggu Tuti bercerita.


"Tut gimana gimana ?," tanya Gita.


"Lu semua liat bibir nya si Wisnu kan ?," tanya balik Tuti.


"jelas banget sih merah," jawab Sindi.

__ADS_1


"nanti gua pinjem lipgloss lu juga deh biar kalau ciuman ada bekas nya gitu di bibir si Juan, atau meminimalisir terjadinya kecurangan diantara kita. ntar ditanya berhasil apa kaga, pada jawab iya iya. Padahal kaga ngapa ngapain. kan kalau pake lipgloss berarti udah ciuman iya ga sih ? mending gitu ??," jelas aku.


"tumben lu de. Gua setuju," ujar Gita mengacungkan jempol nya padaku.


"gua kan galiat. emang gimana si Tut ceritanya ?," tanya Resti sambil memakan cemilan kantin.


"oke oke. soal ligploss gua setuju. Dan mengutip soal yang tadi.


"Gua ceritain ya," ujar Tuti.


🍭Si Wisnu tuh sedikit terkejut dan agak heran ngeliat gua yang tiba tiba datang nyamperin dia.


Wisnu :"ngapain disini? Pak Anwar pasti udah mulai".


Tuti :"Aku mau ngasih tau aja kalau Bu Nia itu lagi rapat sama Indra, Resti, dan guru BP".


Wisnu :"oh ya udh aku nunggu Bu Nia aja".


Tuti :"sebenernya aku kesini juga ada alesan lain, selain mau ngasih tau kamu soal Bu Nia tadi".


Wisnu :"apa?".


Gua langsung aja ngajak Wisnu kedalem terus gua cium dia dan gua ajak keluar lagi dan gua pergi. Selesai hahah.


"are you ok? plis ya lu nyium duluan tanpa ada basa basi atau gimana gitu?," tanya Sindi terheran heran. "orang Wisnu nya aja seneng ko," jawab Tuti dengan santuy.


"giliran lu de," ujar Gita. Gua cuma garuk garuk kepala karena bingung memulai nya bagaimana.

__ADS_1


*****


__ADS_2