
...Hay bestie apa kabar...
Sebelum lanjut author minta dukungan nya ya bestie
Karena Amora telah kembali jadi Rania dan juga Violet juga pindah kamar bersama dengan pasangan masing masing
Dam untuk Rania dan juga Ramon mereka memilih untuk tinggal di apartemen milik Ramon yang ada di sana begitu pun juga dengan Vebian ia membawa Violet ke apartemen milik nya
Sedang kan Agha masih berada di hotel
Dan saat ini Rania sedang beristirahat di apartemen Ramon sedang kan masih sibuk entah di mana bersama dengan Vebian
Setelah Ramon pulang ternyata sudah ada Rania di sana
Tanpa pikir panjang akhir nya Ramon langsung melangkah mendekati ranjang untuk mendekati Rania yang tertidur dengan nyenyak.
Ramon membelai pipi Rania dan berkata '' maaf kan aku sayang karena aku terlalu sibuk "
Ramon mengecup kening Rania cukup lama karena akhir-akhir ini mereka sangat jarang untuk bertemu hanya bisa berkomunikasi lewat handphone saja.
Sebab Ramon sangat sibuk ia harus segera menyelesai kan proyek yang ia garap apalagi saat ini Agha sedang banyak masalah
Tapi kedua nya baik baik saja tidak mengeluh sedikit pun, mereka juga bersyukur karena memiliki pasangan yang cukup mengerti diri nya
Rania yaitu tidak menuntut seperti pasangan pada umum nya yang harus selalu ada 24 jam, tapi kadang terlintas di benak Ramon apakah benar Rania mencintai nya
Karena Ramon heran saja tidak ada percekcokan antara diri nya dan juga Rania tidak seperti pasangan lain nya yang akan bertengkar jika masalah sepele aja
Tidak ada kata cemburu yang keluar dari mulut Rania
Tapi jauh di lubuk hati Ramon ia sangat mencintai nya
Rania merasa terganggu dengan kecupan yang Ramon berikan.
'' Em '' kata Rania di ikuti dengan gerakan tubuh nya dan membuka mata nya dengan perlahan.
'' Sudah bangun ? '' tanya Ramon dengan senyuman manis nya.
Rania bahagia ketika pertama kali membuka mata nya di suguh kan dengan pemandangan yang udah lama ia rindu kan.
Karena akhir akhir ini Ramon sangat sibuk bahkan tidak memiliki waktu hanya untuk sekedar makan bersama.
'' Dari mana ? '' tanya Rania dengan suara khas bangun tidur.
'' Biasa karena ada pekerjaan yang mendadak '' jawab Ramon dan segera ia membaring kan tubuh nya di samping kekasih hati nya.
__ADS_1
'' Jam berapa sekarang sayang ? '' tanya Rania
'' Jam 19.00 '' jawab Ramon seada nya
Karena saat ini ia sedang memeluk Rania dan menghirup aroma dari tubuh nya yang sangat nyaman.
'' Jangan kencang kencang peluk nya sayang sesak '' keluh Rania.
Mereka semua seakan memiliki kepribadian ganda baik itu Rania Amora dan juga Violet
Bagaimana tidak saat bersama dengan sahabat nya, sifat dan sikap mereka terkesan bar bar, saat mereka sedang berduaan dengan pasangan nya, sifat dan sikap mereka dengan lembut dan manja, saat mereka berada di perusahaan, sifat dan sikap mereka juga tidak pernah sama, perilaku mereka terkesan serius tapi santai
Tapi sifat dan sikap mereka tidak salah karena mereka semua harus selalu waspada karena musuh musuh nya ada di mana mana.
Mereka harus bisa bisa menjaga diri, harus bisa memilih teman yang bisa di percaya, harus bisa mengenali watak seseorang.
Jika tidak maka mereka sendiri yang akan celaka.
Dan saat mereka menemukan sosok yang mereka anggap teman, sahabat mereka akan bertingkah kayak nya orang biasa, tidak perlu menjaga pertahanan yang mereka bangun, tidak perlu was-was, tidak perlu takut, yang mereka harus lakukan adalah enjoy dan mengekspresikan kebahagiaan mereka.
Tapi meskipun begitu tanpa orang tahu mereka semua memiliki bodyguard bayangan yang siap menghantam musuh jika mendekati mereka.
'' Sayang kamu tidak memakai daleman ? '' tanya Ramon saat merasakan ada yang kenyal kenyal
'' Hem '' kata Rania dengan mata terpejam
Lemas sudah Ramon belum apa-apa sudah gagal batin nya.
'' Sayang aku lapar '' kata Rania tanpa ingin menghibur sang kekasih.
Karena mengisi perut nya sangat penting untuk saat ini dan tidak bisa ganti dengan apapun.
'' Sayang ayo aku lapar '' bujuk Rania
Karena pelukan Ramon semakin kencang dan Rania paham dengan keadaan Ramon
Tapi bagaimana ia harus mengisi perut nya dulu baru setelah itu ia akan bertempur dengan Ramon dengan segenap hati dan jiwa nya 😁😁😁😁
Dengan terpaksa Ramon bangun dan menggendong Rania ke meja makan.
" Kok udah ada makanan di sini ? " heran Rania
" Kamu masak " tanya Rania
" Tadi aku beli Jaga jaga takut aku lapar kamu lapar karena setelah mandi aku berencana akan begadang untuk menyelesai kan pekerjaan yang tertunda "
__ADS_1
" Jangan terlalu sering begadang Ramon tidak baik, sudah cukup waktu kita seharian hanya untuk bekerja, saharus nya malam bisa membuat kita tidur nyenyak " kata Rania menasehati
Itulah yang Ramon suka dengan sikap Rania ia akan selalu memberi pengertian dan selalu menasehati jika ada kalanya dia berbuat sesuatu yang terlebih berlebihan.
Seperti saat ini Rania langsung mengutarakan pendapat nya
Rania akan bilang suka jika memang suka, akan bilang tidak jika tidak, jadi keputusan apa yang dia buat oleh Rania berarti itu sudah mutlak dan tidak bisa di ganggu gugat.
'' Baiklah sayang ku, aku janji tidak akan memforsir tenaga ku untuk begadang tapi boleh kan jika ada pekerjaan yang mendesak '' tawar Ramon
'' Kebiasaan '' ketus Rania
Ya begitu lah Rania dan Ramon sebentar romantis detik berikut nya cemberut, detik berikut nya lagi tertawa.
Ya begitu lah cinta bisa membuat kita buta.
'' Wow masih anget, aku makan ya ? '' kata Rania happy
'' Makan yang banyak sayang karena malam ini kita butuh tenaga ekstra katena kita akan bergadang '' jawab Ramon.
Rania pura pura gak mengerti maksud dari perkataan sang kekasih dan itu membuat Ramon gemes.
'' Untuk apa kita begadang baru juga bilang gak boleh h begadang '' ucap Rania
'' Begadang yang enak enak tidak akan rugi sayang malah membuat tambah semangat keesokan hari nya '' jawab Ramon
Karena terlalu gemas akhir nya Ramon dengan sengaja meremas bola bola kenyal milik Rania dengan keras dan langsung di sambut suara merdu dari Rania
'' Hemmm Ramon '' reflek Rania
Mendengar itu Ramon tersenyum sedang kan Rania cemberut.
'' Sayang jangan macam-macam ya aku lagi lapar nanti ya sabar dulu '' ucap Rania
'' Dengan senang hati sayang ''
'' Ayo makan bareng kamu belum makan kan '' tebak Rania
Ramon hanya mengangguk, setelah itu Rania dengan telaten menguapi sang kekasih.
Sedang kan Ramon sangat patuh membuka mulut nya sebab tak bisa di pungkiri diri nya juga merasa lapar.
Setelah selesai makan mereka tidak langsung ke kamar mereka memilih duduk di ruang tamu hanya sekedar untuk menurunkan makanan yang mereka makan.
BERSAMBUNG.....
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak ya bestie