
...Hay bestie lanjut yuk...
Malam ini Agha akan makan malam bersama dengan Chika, atas kemauan sang ayah angkat
Dan dengan sangat terpaksa Amora mengizinkan nya dengan syarat Ramon dan juga Vebian harus ikut
Dan Agha setuju karena memang seperti itu renca nya
Tapi aneh nya malam ini sang ayah angkat dan juga ayah nya Chika juga hadir di sana.
Dan Agha sangat yakin jika kedua orang tua itu hanya ingin memastikan jika rencana nya berhasil.
Agha ikut saja tapi sebelum itu Agha sengaja meminum obat penawar agar apapun obat yang akan masuk ke dalam minuman dan makanan nya tidak akan berefek pada diri nya.
Dan juga jangan lupa kan ada Ramon dan juga Vebian ada di belakang meja Agha jaga jaga takut Agha yang terjebak.
Jika sampai itu terjadi maka siap siap lah mereka berdua akan tidur sama pussy
Bahkan malam ini Chika sengaja memakai pakaian yang cukup seksi agar bisa menarik perhatian Agha tapi justru bukan Algha yang tertarik melainkan William sendiri
Tapi saat mereka sibuk memesan makanan tiba-tiba Chika berdiri dan pamit ke kamar mandi, dan Agha langsung melirik kedua sahabat nya dan ternyata Ramon bergerak cepat dia bahkan sengaja ngikuti Chika hanya untuk memastikan apa yang sedang Chika rencanakan.
Karena mereka tidak tau apa yang ada di otak nya perempuan itu
Dan benar saja Chika menyuruh seorang pelayan agar memasuk kan obat tidur dalam minuman nya Agha
Dan Ramon hanya tersenyum melihat itu, setelah Chika pergi Ramon segera berurusan dengan sang pelayan dan tak lupa juga Ramon memutar video yang sengaja ia ambil untuk mengancam sang pelayan.
Dan akhir nya karena takut di pecat sang pelayan bersedia bekerja sama dengan Ramon
Dengan terpaksa pelayan itu menuruti semua keinginan Ramon kalau tidak Ramon akan melaporkan nya ke pemilik restoran dan sudah pasti ia akan di pecat
Bahkan Ramon mengambil obat yang ada di tangan pelayan itu dengan mengganti kan obat yang ia bawa.
Obat apa itu rahasia 😆😆😆
'' Kamu masuk kan obat ini ke tiga gelas yang mereka pesan tapi tidak untuk cowok yang memakai Jaz hitam itu '' kata Ramon tegas
Pelayan itu langsung mengangguk karena ia baru tau jika orang yang akan ia jebak sebelum nya adalah seorang pengusaha berhati dingin, untung ada Ramon jika tidak hidup nya akan menderita bahkan bisa jadi keluarga nya juga akan tertarik dalam masalah nya.
Siapa yang tidak tau dengan Agha, pria itu bisa berbuat apa saja, bahkan ia pernah menghancurkan musuh nya dalam satu malam.
__ADS_1
Itu lah kenapa perusahaan Agha bertahan sampai sekarang, karena saat mereka ingin membuat masalah dengan Agha, mereka selalu ingat dengan kekejaman Agha, dan yang paling penting Agha itu bersih jika berurusan dengan pekerjaan.
Tidak ada kecurangan dan sebagai nya, bahkan tidak ada tindakan kriminal yang ia buat.
Semua yang ingin bekerja sama harus memiliki kriteria dan level yang sudah di tentukan oleh perusahaan, jika tidak mencapai kriteria perusahaan maka akan langsung di tolak.
Setelah beres Ramon langsung kembali ke tempat duduk nya dan memberi isyarat ke Agha jika situasi nya sudah aman dan terkendali.
Setelah mendapat sinyal dari Ramon Agha merasa lebih rileks.
Saat ini mereka sedang menikmati makanan yang mereka pesan, tapi Agha bingung karena sampai saat ini Ramon belum memberitahu apa yang harus ia lakukan.
Tapi detik berikut nya Agha mendapat notifikasi dari Ramon.
Agha pun langsung berpura pura mengantuk dan dengan cepat menjatuh kan kepalanya di atas meja.
'' Apakah dia udah tidur ? ''
'' Entah tapi biarlah yang penting ini anak tidak akan bangun selamat 2 jam '' jawab William
'' Chika bawa dia ke kamar yang sudah om pesan ''
'' Siap om tapi bisakah papa dan om bantu Chika mengangkat Agha '' pinta Chika
Ya obat itu adalah obat perangsang level tinggi.
Begitu pun juga Chika ia merasa kan gairah yang sama apalagi saat ini Agha berada di dekat nya.
Tanpa pikir panjang William bangun untuk membantu Chika tapi tangan nya dengan sengaja menyentuh bokong Chika.
Chika yang merasa kan sentuhan itu langsung mendesis .
Papa nya yang mendengar itu juga langsung menegang karena takut kelepasan akhir nya mereka segera memapah Agha menuju kamar yang sudah mereka pesan.
Saat sampai di kamar ke-tiga orang tersebut sudah mulai kehilangan kesadaran yang mereka ingin kan saat ini hanya kepuasan.
Setelah melihat situasi aman Agha bangun dan segera menelpon Ramon untuk memberi tahu keberadaan nya.
Sedang kan dua orang tersebut sudah kayak cacing kepanasan.
Karena memang itu adalah pekerjaan sampingan Chika
__ADS_1
Karena sudah kepanasan akhir nya Chika mencium William dengan sangat ganas.
Karena ia kira itu adalah Agha
Karena memang Chika berpakaian sangat terbuka jadi sangat mudah untuk di lepas.
Saat Vebian dan juga Ramon tiba di kamar tersebut, mereka langsung memasang kamera jarum yang mereka letakkan di atas ranjang dan di beberapa pojok, tujuan nya adalah biar semua adegan panas tersebut terekam dengan jelas dan akan menjadi senjata buat Agha untuk melawan sang ayah angkat
Karena William sudah berani menculik Amora tapi Agha akan tetep diam Agha ingin main cantik saat ini
Jadi Agha akan pura pura tidak tau jika William lah yang sudah menjebak Amora
Dan Agha akan mengikuti permainan yang William buat karena Agha masih mencari seseorang yang tentu nya hanya William yang tahu
Saat ini Agha tidak akan melakukan apa-apa sekali pun ia merasa geram dengan tingkah William tapi demi Amora ia akan tahan karena Amora ingin membalas semua nya sendiri tapi setalah orang itu di ketahui di mana keberadaan nya
Melihat Chika dan William ber cum bu membuat Agha juga menginginkan hal yang sama tapi hanya dengan Amora
Membayangkan penyatuan dengan Amora saja sudah membuat Agha frustasi.
Setelah selesai Algha angsung keluar kamar dan di ikuti oleh Vebian dan juga Ramon nampak di wajah mereka berseri seri karena rencana mereka semuanya berjalan dengan sangat lancar.
Sedang kan di dalam kamar itu kegiatan panas itu masih terus berlangsung malah lebih panas dari yang tadi.
'' Agha masuk kan lebih dalam '' racau Chika yang beranggapan bahwa ia melakukan nya bersama dengan Agha.
Tapi kenyataan nya itu adalah William.
Nampak William sangat menikmati penyatuan itu apalagi dengan Chika yang mendominasi permainan.
Chika memang sangat pandai jika berurusan dengan ranjang, maka nya banyak yang ingin tidur dengan nya dan berani bayar mahal untuk sekali tidur.
William seakan tuli dengan racauan Chika yang menyebut nama Agha terus.
Setelah cukup lama akhirnya William yang memimpin permainan dan itu tambah membuat Chika tak karuan menyebut nama Agha
Setelah kegiatan itu selesai mereka langsung tertidur karena kelelahan.
Karena bagaimana pun mereka cukup lama mainnya ya tak heran jika menguras tenaga
Lanjut di bab selanjut nya
__ADS_1
Jangan lupa like, koment ya.
Vote dan gift seikhlasnya 😆 😆😆