
...Lanjut bestie...
Setelah semua nya beres Agha, Vebian dan juga Ramon keluar dari restoran tersebut, mereka hanya mengandal kan sang pelayan untuk mengawasi kamar tersebut.
Setelah mereka keluar Ramon yang ber tugas untuk mengambil kamera jarum nya kembali karena hanya dia yang tau dengan pelayan itu
Saat ini mereka semua sedang berada di hotel dekat dengan
Agha segera melempar kan tubuh nya ke atas kasur di ikuti oleh Ramon dan juga Vebian
'' Lega rasa nya '' ucap Agha
Ramon dan Vebian hanya mendengar kan tanpa ingin menjawab Agha
'' Thanks ya jika tidak ada kalian aku gak tau harus menghadapi Amora kayak gimana '' ucap Algha
'' Kenapa bisa selemah ini sih kalau menghadapi Amora '' ejek Vebian
'' Emang kamu '' jawab Agha
" Situ aja ngamuk kalau gak di beri jatah malam " lanjut nya
" Tau ini anak oh iya gimana dengan hubungan mu sana violet " kepo Ramon
" Beres jika bukan karena ancaman nyonya mana berani aku melamar nya " jelas Vebian
" Emang apa yang Amora lakukan " heran Ramon
" Dia sana Rania membobol apartemen ku Amora bilang jika perempuan butuh kepastian dalam hubungan jika aku gak bisa memperjelas hubungan ku sama violet maka secara mutlak aku di suruh mundur karena ada seseorang yang ingin maju untuk mendampingi Violet dan aku hanya di beri waktu dua Minggu " kelas Vebian
" Dan kamu percaya gitu aja " heran Agha
" Ya gak sih tapi beberapa kali aku melihat Violet memang jalan sama cowok tapi aneh nya cowok itu kayak takut gitu sama Amora " jelas Vebian
" Hah kok bisa " ucap Ramon
" Entah lah " jawab Vebian
" Dan Amora juga bilang jika ia akan menjauh kan Violet dengan cowok pecundang seperti ku bahkan Amora sudah memesan tiket untuk itu "
" Tiket " heran Agha
" Hem Amora juga memberikan tiket itu ke aku pada malam itu " jawab Vebian
Mendengar itu Ramon tertawa terbahak-bahak
__ADS_1
" Sekarang aku tau siapa orang yang paling bodoh dan aku juga akui jika kau memang pengecut " ucap Ramon dengan tertawa
" Tapi aku juga harus memberi kan Amora dan juga Rania hadiah karena dengan kegilaan mereka akhir nya kamu bisa mengungkap kan isi hati mu pada Violet " ucap Ramon
" Ya benar aku aku heran dari mana kegilaan mereka itu datang, kalian tau bahkan saking iseng nya Amora membawa Violet ke tempat gym di mana di dalam nya itu di penuhi oleh laki laki " ucap Vebian
" Baik lah baik sekarang kita henti kan masalah ini lagian dengan kegilaan merek kamu bisa menyelesaikan cinta mu itu " ucap Ramon
" Karena aku ingin balik ke apartemen Rania pasti sedang menunggu ku " ucap Ramon
Dan setelah itu mereka ber tiga pergi ke tempat tujuan nya masing masing
Jam tujuh pagi di sebuah kamar ada se orang perempuan yang sedang mengumpat dan penampilan kedua nya acak acakan.
Chika sedang mengumpat sedang kan William syok bukan main.
Bagaimana mungkin itu terjadi dan kenapa bisa ia yang berada di dalam kamar tersebut bukan kah seharusnya Agha yang berada di sana tapi kenapa diri nya dan di mana Agha sekarang itu lah yang ada di pikiran William sekarang
'' Om gimana sih kok bisa kacau gini '' kata Chika tanpa sungkan atau pun malu atas yang terjadi tadi malam.
William hanya diam karena bagaimana pun William sangat menikmati permainan ranjang Chika, dan tanpa sadar di dalam hati William ada keinginan untuk mengulangi kegiatan yang tadi malam.
'' Sudah lah Chika lagian ini udah bisa kan buat kamu layani om om '' kata William tenang
'' Om udah tau semua nya tapi kamu tenang saja om akan tetap menjodoh kan kamu dengan Agha asal kamu mau berusaha untuk mendekati Agha '' kata William
'' Benar om '' senang Chika
'' Tapi dengan satu syarat '' kaya William
'' Apa ''
'' Kamu harus ngelayanin om kapan pun om mau '' kata William .
Iya tidak ingin membuang biang waktu lagi karena bagian bawah nya udah mulai mengeras.
'' Om tidak bercanda kan ? '' tanya Chika
'' Tidak, bukan kah itu pekerjaan kamu '' ucap William
Tampak Chika sedang memikir kan ucapan William, memang bercocok tanam adalah kesenangan nya tapi ia tidak pernah berada di situasi seperti saat ini.
Tapi setelah di pikir pikir tidak ada rugi nya juga hitung hitung sebagai pengalaman dalam hidup nya.
'' Baik tapi jika aku sedang ada pelanggan om tidak bisa maksa aku '' putus Chika
__ADS_1
William yang mendengar itu langsung tersenyum dan tanpa menunggu lagi William langsung menerkam Chika.
Chika yang di terkam hanya tertawa karena ia dapat merasakan bagian bawah William sudah mengeras.
'' Apakah hanya melihat tubuh ku saja bisa membangkit kan gairah mu om '' tanya Chika
'' Sangat tapi bisakah kau memain kan nya '' pina William dengan suara yang sangat berat.
" Tentu " jawab Chika manja
Setelah itu mereka langsung memulai apa yang seharus nya mereka lakukan di mulai dari Chika yang sedang memanja kan milik William, sedang kan William hanya memejamkan mata nya menikmati semua sentuhan yang di berikan oleh Chika.
William seakan melayang dengan permainan tangan Chika, karena sejak kedatangan Gita William tidak pernah bermain lagi dengan para jala*g, karena ia takut keburukan yang selama ini simpan terbongkar oleh Gita
Yaps Gita baru balik ke rumah keluarga nya dengan alasan ia kangen dengan sang mama tapi kenyataan nya bukan itu ia sedang di minta pulang oleh Agha untuk membantu nya begitu pun juga dengan suami nya Gita
Karena itu saat diri nya menonton permainan ranjang Chika yang terkesan ganas, William langsung ingin mencoba nya tapi ia tidak mau secara gamblang mengutarakan niat nya karena ia tidak ingin merusak hubungan baik yang selama ini ia bangun dengan ayah nya Chika.
Chika dan William sangat menikmati kegiatan tersebut.
Ke-dua nya nampak enggan untuk menyelesai kan perbuatan bejat mereka, mereka tidak pernah berpikir jika perbuatan mereka itu salah yang mereka tau saat ini mereka menikmati nya.
Bahkan Chika meracau tak jelas kala l*dah William keluar mas*k pada pusat inti nya.
Chika baru kali ini merasa kan terbang tinggi karena sebelum sebelum nya Chika hanya bertugas untuk memuaskan pelanggan nya.
Tapi kali ini berbeda Chika terpuaskan oleh William, dan bisa di jadi setelah ini ia akan jadi ketagihan.
Karena meski pun William udah berumur tapi tenaga nya dalam urusan ranjang masih terbilang oke.
'' Daddy '' panggil Chika manja
'' Hem '' kata William
'' Lebih dalam lagi '' ucap Chika
William menuruti semua keinginan Chika, karena sejujur nya ia juga sudah tahan lagi dan ingin segera menuju ke tahap selanjut nya.
Bahkan secara otomatis Chika mengge**kkan pinggul nya dan menekan kepala William agar lebih dalam lagi.
Jangan tegang yang baca nya untuk bab selanjut nya masih eneg William dan Chika ya bestie
Jangan lupa tinggalkan jejak
Like koment vote anda gift ya bye bye😘😘
__ADS_1