
...Lanjut bestie...
Amora dan Rania cuek aja karena bagaimana pun mereka juga memiliki sifat bar bar yang selama ini memang sangat jarang di keluar kan karena mereka memiliki follower yang cukup lumayan banyak
Tapi kadang kala mereka juga mengerluar kan sifat bar bar nya di saat tertentu
Tapi itu sangat jarang karena bagaimana pun saat ini mereka memiliki body guard yang tentu di atur oleh pemilik mereka siapa lagi kalau bukan ( Agha, Ramon dan Vebian ).
Banyak yang merasa kasian ter hadap perempuan menor tersebut tapi mereka juga tak bisa menyalah kan anak magang tersebut karena pada dasar nya Agha memang tidak memperkenankan mereka
Biar kan lah mereka ber adaptasi dan juga berinteraksi sebagaimana mesti nya se orang anak magang pada umum nya.
" Sialan kamu " ucap perempuan menor tersebut
Tapi sayang perempuan menor itu tidak ada yang menghirau kan
Di sini mereka dapat melihat jika anak magang itu tidak bisa di ganggu se enak nya jidat
Karena dari penampilan nya saja sudah menunjuk kan jika mereka bukan orang sembarangan semua pakaian yang mereka kenakan branded semua nya
Dan untuk sementara mereka ber tiga menuju ke ruangan nya Ramon karena memang di tunggu
Dan tak lupa ada Agha dan Vebian di sana
Dan itu tidak terlihat aneh karena memang mereka sering berkumpul bertiga entah itu di ruangan Agha, di ruangan nya Ramon atau pun di ruangan nya Vebian
Dan itu sudah biasa terjadi dan tidak terlihat aneh sana sekali
Sekali pun di sayakan ada Amora Violet dan Rania
" Sumpah aku geram banget sama nenek sihir itu " ucap Rania
" Kau tenang saja akan ada saat nya kita membalas mereka yang berurusan dengan kita tapi kalian harus sabar dan juga harus mengikuti permainan nya " jelas Amora
" Jangan tergesa-gesa biar kan mereka terbang dulu baru setelah itu kita patah kan sayap nya supaya mereka tidak bisa berangan-angan lagi dan bikin mereka selalu ingat jika berurusan dengan kita itu adalah kesalahan " lanjut Amora
" Aku setuju tapi biar bagaimana pun kalau salah satu kita lepas kendali harus segera di ingat kan kalau bisa bisa berabe " ucap Violet dengan ter senyum
" Iya seperti yang kamu lakukan barusan " sindir Rania
" Tapi kenapa tidak ada yang mencegah " jawab Violet dengan ter senyum usil
" Karena yang kamu lakukan itu benar secara tak langsung kamu memberi tahu kan pada mereka jika kita bukan orang yang mereka tindas se enak nya " jawab Amora
" Dan lagi pula itu adalah trik yang bagus dan cukup bisa di jadikan contoh " ucap Rania
__ADS_1
" Dari mana nya yang bisa di contoh " heran Amora dan juga Violet
" Karena secara tak langsung kamu juga memberi tahu mereka jika salah satu di antara kita ada yang di bully maka kita yang maju untuk membela " jawab Rania
" Aku tahu aku memang sangat cerdas " jawab Violet ber bangga hati
" Najis " ucap Amora
" Nyesel banget diri ini udah memuji nenek lambeh turah ini " kesel Rania
Dan saat ini mereka sudah berada di depan ruangan nya Ramon dengan di antar oleh salah satu staf yang mana staf itu memang di tugas kan oleh Ramon untuk mengantar mereka ke ruangan nya
" Silah kan masuk " ucap nya
" Terima kasih " jawab Violet
" Sama sama "
Dan setelah itu tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu Rania dkk langsung main masuk aja
Dan itu mampu mengagetkan merek bertiga yang ada di dalam nya
Ramon ingin marah karena ia pikir itu adalah staf tapi ternyata itu adalah kekasih nya di mana itu memang sudah sangat terbiasa
" Kebiasaan " gumam Ramon
Dan yang di jawab dengan senyuman manis dari Rania
" Maaf tuan kita lancang tapi kita sudah capek, kita ber tiga sudah agak lama tidak memakai high heels jadi bisa kah kita tidak di hukum dan biar kan kami semua duduk sebentar " jawab Amora dengan mengedipkan satu mata nya ke Agha
" Yg gemes nya di jawab Agha
Dan sikap kekanakan itu baru di lihat oleh Ramon dan Vebian
Karena biasa nya Agha tergolong orang yang kaku dan tidak pernah menunjukkan ekspresi
Tapi sekarang lihat nya
Ramon dan Vebian hanya bisa melebar kan mata nya dengan sikap aneh Agha
" Cinta memang buta " ucap Ramon
" Cinta bisa membuat otang jadi gila " guamam Vebian
" Mereka pasti sedang mengatai ku " ucap Amora
__ADS_1
Karena ke tiga cowok itu tidak merespon mereka mereka semua masih asyik duduk di tempat nya
" Akan ku beri dia vitamin agar hari hari nya bisa lebih berwarna " ucap Rania tersenyum usil
" Go " jawab Amora
Dan Violet hanya bisa ter senyum
Saat Rania mendekat Agha memilih untuk bangun dan akan membawa Amora ke ruangan nya tak lupa dengan tablet yang biasa di gunakan oleh sekertaris nya
Sedang kan Rania sudah duduk di pangkuan Ramon dan langsung ******* bibir kekasih nya di itu sendiri sangat lembut
" Itu hadiah dari ku untuk hari ini semoga bisa menjadi imun " ucap Rania dengan genit
" Lebih baik aku pergi saja " ucap Agha
Dan langsung membawa Amora pergi dari sana
Setelah di luar ruangan Agha berjalan di depan sedang kan Amora mengikuti nya dari belakang seperti bawahan dan atasan layak pada umum nya
" Aku rasa aku juga akan pergi " ucap Vebian dengan membawa Violet bersama nya
" Ini yang aku tidak suka jika satu kantor dengan pasangan belum apa apa udah main di bawa bawa aja " batin Amora
Dan itu juga di rasa kan oleh Rania dan Violet
Saat tiba di ruangan nya Agha langsung mengunci pintu dan membawa Amora ke kamar nya yang tidak di ketahui oleh banyak orang karena di ruangan Agha ada dua satu kamar untuk ia istirahat dan sudah di ketahui oleh semua orang dan satu kamar lain nya ter sembunyi hanya di ketahui oleh Vebian dan Ramon
Tapi tetap aja mereka tidak bisa masuk sebab untuk mau masuk ke sana kunci nya ada di mata Agha
" Dad ini ruangan apa " tanya Amora
" Ruangan khusus untuk kita ber dua " jawab Agha
" Hah "
" Sejak kapan ruangan ini ada " heran Amora
" Sudah sangat lama " jujur Agha
Ingin bertanya lebih tapi Amora tidak bisa sebab mulut nya sudah di bungkam oleh bibir milik Agha
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN VOTE YA BESTI
TERIMA KASIH
__ADS_1