
Pengakuan dari yang terdalam, sangat dalam.....
"hahahahah lucu amat takdir idup lu tan" ucap seorang lelaki bernama Andrean, sambil menertawai kisah cinta tak terbalas sahabat perempuannya.
"parah lu anjirrr tega ngetawain gue, tapi iya sih idup gue lawak amat ya hahhahah" jawab Tania. Sahabat perempuan Andrean yang menyukai kakak kelasnya tapi tak mendapat balasan. Cintanya bertepuk sebelah tangan, tapi dengan hahhaha dia menertawakan kisahnya itu. Tania serius tentang perasaannya terhadap kakak kelas itu walaupun dia selalu tertawa ketika menceritakan cinta tak terbalasnya kepada Andrean.
Dua tahun setelah menyukai kakak kelasnya, Tania tak kunjung berpindah hati. Dia bahkan tak menyadari bahwa Andrean, sahabatnya sendiri memendam rasa padanya.
Tania terlalu dibuta dan ditulikan oleh perasaannya, hingga tak melihat apalagi merasakan tulusnya cinta dari Andrean.
Rizky, kakak kelas yang membuat Tania menggila, serta manusia yang dikutuk oleh Andrean setiap hari. Tania hanya butuh waktu 30 detik untuk jatuh cinta pada Rizky, tapi waktu dua tahun belum bisa membuatnya memiliki Rizky. Kalo kata Tania ini mah takdir lawak ngelucu gak lucu tapi ninggalin sakit.
~
Dua tahun tania lalui dengan cinta yang tak terbalas, dua tahun juga Andrean memendam cinta yang begitu besar pada Tania. Andrean yang tabah dan tangguh mendengarkan Tania bercerita tentang Rizky setiap harinya.
__ADS_1
Andrean yang payah hanya memendam dan memendam terus memendam perasaannya, entah dia tak berani atau memang tak enak hati menyatakan perasaannya pada Tania.
Entahlah takdir mereka memang seperti lawak gak lucu tapi sakit dan rumit. Pernah beberapakali Andrean berniat mengutarakan isi hatinya, namun nyalinya ciut ketika Tania lagi lagi menyebut nama Kak Rizky, apapun yang tania ceritakan hanya tentang Rizky, Rizky ya Rizky lagi...
Bukan sekali atau dua kali Andrean hampir putus asa akan cintanya itu, tapi senyum Tania yang membuatnya ingin memiliki Tania mengobarkan api semangat untuk mendengarkan cerita tentang bagaimana Tania ditolak oleh Rizky, Andrean semakin semangat mendengarkannya.
Karena bagi Andrean, tak apa jika sekarang Tania menggila tentang Rizky. Dia akan memiliki Tania Diwaktu yang tepat, dia yakin itu. Cinta tulusnya pasti mampu untuk membeli hati Tania.
~
"Ndre, gue mau cerita lagi nih" ucap Tania saat mereka dalam perjalanan menuju kantin.
Melihat Andrean yang masih terdiam, Tania kembali bertanya.
"Lu bosen ya Ndre denger curhatan gue? "
__ADS_1
"Curhat tentang cinta lo yang bantet gitu sama kak Rizky? nggak lah gue gak bosen kok. lu mau cerita apa lagi tentang dia? coklat yang lu kasih dibuang lagi? Apa lu dm dia tapi gak dibalas?" Tanya Andrean.
"iyaaa, lu tau ga? Semalem gue dm dia, gue bilang gini Kak Rizky ganteng deh, boleh gak minta Wa nya? Eh malah diread doang. Auhh banget lambung gue liatnya. Ya tuhan gimana aku bisa melalui semua ini? Huhuhu" ucap tania.
"lebay lu anjir, gini aja deh daripada hati lu nganggur mending kita pacaran aja yuk. Lu jadi pacar gue, gue jadi pacar lu. Oke???" Andrean yang memberanikan diri mengungkapkan keinginannya yang membuat Tania speechless.
"Dari dulu gue pengen banget ngomong ini Tan. Gue baru berani sekarang, gue udah gak tahan sama perasaan gue sendiri." batin Andrean.
Hening.............
Mereka terdiam, sama sama sibuk berfikir dengan apa yang baru saja terjadi. Tak ada suara yang terdengar, hanya ada angin yang numpang lewat diantara mereka, itupun tak membuat mereka bersuara.
"anak dugong lu becanda?" tanya tania yang masih mentranslate ucapan Andrean.
Tania memecah keheningan dengan pertanyaan yang menunjukkan bahwa dirinya menganggap Andrean sedang becanda.
__ADS_1
"si bego ih udah hayu jadian aja sama gue" kekeh Andrean.
.....