
Jika ingin tau sesuatu, maka kita harus mencari tau.
mencari tau tentang perasaanmu contohnya
Tania bingung, apa maksudnya. Tau apa?
"Tau apa?" tanya tania
"kenapa Vina tiba tiba ngaku suka sama gue? "
Andrean. Seseorang itu adalah Andrean.
"Maksud lu?" tanya tania yang masih tak faham
"jadi gini tan, gue nembak vina sebenernya cuma buat nyari tau. Sebenernya ada apa, kenapa tiba tiba Vina ngomong kayak gitu ke gue dan......... ."
"what?!" teriak tania yang membuat Andrean menghentikan ucapannya.
"jangan berisik dodol!" ucap Andrean memperingati
"oke, lanjut"
"nah jadi waktu itu.........
Flashback
Sehari sebelum Andrean dan Vina jadian, Andrean termenung di kamarnya. Memikirkan apa yabg harus ia lakukan. Ada yang aneh menurutnya, sangat aneh tiba tiba vina menyatakan cinta padanya. Padahal selama ini vina tak pernah memperlihatkan bahawa ia menyukai andrean. Sepintar pintarnya manusia menyembunyikan perasaan pasti ada celah untuk mengetahuinya. Tapi Vina tidak! Ini terlalu mendadak dan.... Dan aneh.
"kayaknya gue pacaran aja sama Vina. Biar gue gampang cari tau kebenaran dibalik sekua ini."
Andrean pun memutuskan untuk mencoba menjadikan Vina sebagi kekasihnya. Agar ia tau apa yang sebenarnya terjadi.
__ADS_1
3 hari setelah andrean dan Vina jadian. Mereka pergi ke cafe, kebetulan saat itu Handphone vina berdering,
"Mmmmmmm Ndre, aku angkat telfon dulu ya" ucap vina
"oh iya vin"
Vina melangkah menjauh, sangat jauh. Cukup mencurigakan karena jika memang tidak terlalu rahasia mungkin vina tidak akan pergi sejauh itu. Terlihat jelas vina takut Andrean mendengar percakapan dia dengan seseorang di telfon itu.
Andrean pun mengikuti Kemana Vina pergi. Ia pergi keluar samping cafe, ketika langkah vina terhenti, Andrean pun berhenti melangakah.
"hallo" ucap vina pada seseorang yang tersambung di telfonnya
Andrean langsung memasang pendengaran dengan baik
"Gue sekarang lagi sama Andrean di cafe. Lu inget kan lu harus bayar gue buat ini semua?"
Andrean bingung, bayar apa? Untuk itu semua apanya?
Andrean syok! Oh may god what was that?
"gila! Si vina gila sumpah! Dia dibayar untuk ngelakuin ini semua?" batin Andrean.
Andrean tetap bersembunyi sambil menahan amarah. Vina pun kembali berbicara
"tujuan utama lo itu bikin Tania hancur dan bikin Andrean sama Tania putus kan? Karena lo emang benci liat mereka pacaran?" ucap Vina
"ini mah kelewat kurang ajar!" batin andrean.
"gue mau lu bayar gue lebih dari itu!"
"oke" ucap vina, lalu berakhir lah percakapannya dengan seseorang ditelfon itu.
__ADS_1
Andrean pun segera melangkah pergi menuju meja mereka agar tak ketahuan menguping.
Tuk tuk tuk
Suara langkah tergesa gesa vina.......
"maaf ya bep lama" ucap vina sambil memperlihatkan pupy eyes.
"iya gapapa ko" ucap Andrean
"amit najong dah lu" batin Andrean yang sebenarnya sudah terlanjur emosi tapi masih menahan.
Kencan mereka pun berjalan dengan semestinya.
Flashback off
~
Paginya pun andrean bergegas pergi ke sekolah. Tanpa menjemput Vina. Ia memang ingin sesegera mungkin memberi tau Tania semua yang terjadi. Mengapa ia menembak Vina dan mencampakkan Tania. Tania harus tau semua yang terjadi.
Setelah insiden tadi, andrean langsung menceritakan yang terjadi, tentang ia yang sengaja menembak vina. Dan tentang ia yang masih sangat mencintai Tania.
"mmmm Andrean, gue sedih banget tau. Gue kira gue bakal kehilangan lu."
"Cinta gue gaakan berubah tan. Cuma lu satu satunya"
Tadinya tania hendak mengatakan bahwa ia sangat mencintai Andrean, tapi kemudia ia teringat seseorang yang menyuruh vina melakukan kejahatan itu. Ia pun bertanya pada andrean.
"tapi ndre, yang nyuruh vina itu siapa dan buat apa? Apa dia orang yang benci sama gue? Tapi siapa ya?"
"orangnya..........
__ADS_1