Good Bye My Love

Good Bye My Love
13) KEBENARAN YANG MENYAKITKAN


__ADS_3

Sesampainya di rumah aku langsung mengunci pintu. meskipun aku marah sejadi"nya dengan dion dalam hati kecilku aku mengharapkan dion datang menyusulku dan menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. Tapi nyatanya 1 hari telah berlalu semenjak aku mendapati dion bersama dengan wanita lain tak ada Message atau pun telvon dari dion bahkan untuk sekedar menemuiku. Bahkan aku menelvonnya berkali" pun dia tak meresponnya


Rasanya di abaikan benar" sakit bahkan saat ini aku sedang menangis sejadi"nya.. sakit hati.. kecewa.. semuanya bercampur aduk. Tiba" terlintas di benakku untuk meninggalkan rumah ini saja. Toh rumah ini bukan milikku. mungkin saja dion bertindak semenah" kepadaku karena dia berfikir aku terlalu bergantung dengannya. pikirku sambil beranjak drintempat tidur dan dengan mata yang kini sudah tdk berbentuk karena bengkaknya.


ku bereskan semua barang"ku dalam koper yang agak besar. Aku memang membeli koper ini agar semua barang"ku muat di dalamnya. Lagi pula semenjak tinggal dengan dion aku hanya membawa barang" seperlunya dari rumah tanteku karena aku pun masih sering berkunjung dan tinggal sehari atau dua hari di rumahnya.


aku segera keluar dari rumah membawah koperku. Barang pemberian dion semuanya aku tinggalkan Aku cukup tahu diri bukan. Bahkan mobilnya pun tak perna qsentuh lagi. Sebelum aku meninggalkan rumah tadi aku sempat menulis surat yang aku harap dion akan membacanya.. "Trimakasih untuk semuanya" hanya itu yabg aku tulis. aku pun tak ingin terlalu di anggap berdrama . Hanya karena aku begitu mencintai dion bukan berarti aku akan terus mengemis perhatian kepadanya.


aku berjalan ke halte bus dekat rumah tapi aku masih belum tahu aku harus kemana. kalau kerumah tanteku dia pasti akan bertanya kenapa aku membawa koper dan yang paling aku takutkan adalah kalau sampai tanteku tahu aku tidak tinggal sendiri tetapi tinggal serumah dengan dion orang tuaku pasti akan sangat kecewa denganku. Tanpa sadar aku mulai terisak kembali mengingat betapa bodohnya diriku yang terlalu mempercayai dion. Namun tak bisa q pungkiri hatiku masoh sangat ingin tahu apa alasan dion berbuat demikian kepadaku.


cukup jauh aku menarik koperku bahkan haltenya belum terlihat sma skali dan saking lelahnya aku sudah lupa dengan masalahku dengan dion. Tiba" klakson mobil begitu dengan denganku bahkan nampaknya mobil itu berhenti tepat di sampingku. Aku sangat tidak ingin menoleh tapi dalam hatiku kembali aku berharap itu adalah dion. Tiba" seseorang menarik tanganku.


"Biangka kamu ngapain disini" suara serak yang tidak asing bagiku dan wangi yang perna aku rinduhkan.yah dia kak denis. Sedikit kecewa karena itu bukan dion tapi aku juga bahagia Kak denis masih mengingatku.

__ADS_1


kakak kok bisa disini kataku menatap kak dion sambil mengusap mataku yang masih dalam keadaan sembab.


Tadi kakak dari rumah teman ada kerjaan dari kantor terus kakak lewat sini eh ngak tahunya ketemunsma kamu kata kak dion dengan wajah narsisnya.


aku memalingkan wajahku dari kak dion dan berharap dia tidak memperhatikan mataku tapi kemudian dia menarikku dalam pelukannya sembari berkata biii kalau kamu ada masalah sama dion kamu panggil aku aja aku ngak mau kamu sedih bagaimana pun kamu adalah cewek yang aku sayang.


Mendengar ucapan kak dion air mataku tiba" keluar dengan derasnya hatiku begitu butuh peluhkan dan sandaran seperti sekarang ini.


Sejenak q rasakan kehangatan yang memang sangat q butuhkan saat ini. Tiba" saja perasaanku menjadi damai saat bertemu kak denis.


Kak denis melajukan mobilnya sampai akhirnya tiba di salah satu kafe. Kami berdua memasuki kafe itu dan tanpa segan kak denis menggenggam tanganku namun ku lepaskan karena bagaimana pun aku dan kak denis tidak ada hubungan apa pun.


Kami memesan beberapa makanan namun tanpa sadar aku melihat sosok tidak asing di depanku. Dion dengan wanita yang dia akuo sebagai sekretarisnya sedang duduk berdua dengan mesranya saling memegang tangan. perasaan hancur tiba" menguasaiku kembali. entah mengapa tanganku tiba" bergetar dan air mataku pun tidak sanggup keluar lagi. Kak denis yang melihat ada keanehan pada diriku melihat dua orang di depan kami yang tak lain dion dengan wanita itu.

__ADS_1


Denis yang tidak terimah akan hal itu berdiri dan langsung menghampiri dion tak lupa menghadiahinya sebuah bogelan tepat pada pipi yang sontak membuat dion kaget. "Slow aja broo kenapa loh mukul gue" teriak dion.


Loh gilaa kali yah dion lihat tuh biangka di sana nangis" nunggu loh terus loh ngapain dsni kata denis. Dion yang kaget mendengar kata" denis tiba" memalingkan muka dariku. Dion kita butuh bicara berempat dengan biangka masalah ini harus loh selesaikan sendiri kata denis. Wanita yang bersama dion tiba" berdiri yah bisa q lihat gayanya lebih trendy dariku karena nampaknya dia memang sedang memakai full makeup dan pakaian yang rapi Tapi aku lebih cantik dari dia dari segi manapun bahkan saat seperti sekarang saat wajahku sembab tanpa memakai polesan makeup pun aku lebih cantik gumamku yang masih sempatnya dalam hati.


"Nampaknya hubungan ini memang harus kalian ketahui dan aku juga sudah malas bermain kucing"ngan seperti ini" kata wanita itu. dia mendekatiku dan mengajakku untuk keluar dengan dion dan denis dari kafe. Dion berusaha mendekatiku namun di halangi oleh denis yang sekarang sedang memelukku. Tenang bii ini bakalan cepat selesai kok kamu harus kuat tidak selamanya hubungan yang kita jalani harus berjalan dengan baik kata kak denis dengan sangat lembut kepadaku yang q balas dengan isakan tangis kembali.


Dion yang melihat denis begitu dekat denganku kelihatan sangat marah. Terlihat dari mukanya yang mulai memerah sampai matanya dan kepalan tinju yang q rasa sebentar lagi dia akan layangkan tetapi kemudian wanita yang baru" q ketahui namanya adalah Jesica ini tiba" mengenggamnya.


Sungguh tegah kamu dion Kataku dalam hati yang cuma menonton pertunjukan kemesraan mereka berdua.


Saat ini kamu duduk di dalam ruangan privat kafe yang sengaja di sewa oleh jesica untuk kami berbicara. "Dion kamu yang jelasin atau aku kata jesica sambil membentak dion".


Hai teman" aku senang banget kalian mau like dan koment novelku aku harap kalian kasih aku pendapat soal novel ini yah. Trimakasih sudah membaca 😘😘😘😘😘 Maaf banyak tipo :(

__ADS_1


__ADS_2