
Suasana di kampus hari ini cukup mencekam karena ternyata Asisten dosen tiba-tiba mengadakan Ujian Lisan dan kemarin aku dan denis sama sekali tidak belajar karena terlalu capek berjalan-jalan di taman.
Kak denis selaku asdos tiba-tiba memanggil namaku. "Mampuss aku umpatku dalam hati. Entah mengapa pertanyaan dari kak denis semua mampu aku jawab karena pertanyaannya hanya seputar kisi-kisi yang memang sejak lalu sudah perna di berikan untuk di pelajari dan anehnya lagi tidak ada pertanyaan umoan untuk mempersulit jawabanku. Aku benar-benar diselamatkan oleh kak Denis Tapi berbeda dengan Dion yang tampaknya tak di beri ampun oleh kak denis karena meskipun doni berhasil menjawab pertanyaan pertama asdos selalu pjnya cara untuk menjatuhkan jawabannya. Aku sebagai kekasih baru dion hanya bisa memperhatikan dari dalam ruangan laboratorium. Kasihan sekali pacarku yang semangat sayang doaku menyertaimu begitu kataku dalam hati. Tidak lama Dion pun masuk ke kelas ternyata dia lolos dari Tes lisan yang di berika Asdos karena dion meskipun pacarku uang ganteng ini jarang memegang buku tetapi dia termasuk Pintar karena dapat mengingat dengan jelas tanpa harus menghapal pelajaran yang telah kami pelajari.
Perkuliahan hari ini telah usai dan sebelum kembali kak denis sempat berbicara denganku hanya berdua dan itu ku iyakan Tetapi harus minta ijin dulu dengan Dion karena sekarang Dion adalah kekasihku.
Saat meminta ijin Dion agak berat untuk mengijinkanku berbicara hanya berdua dengan kak denis tetapi dia masih mengijinkan tetapi dengan syarat dia tetao menungguku di depan kampus.
Aku dan kak denis sekarang berada di koridor kampus yah hanya kami berdua karena mahasiswa yang lain sebagian sudah banyak yang pulang ke rumah.
Kenapa kak memanggilku?? tanyaku ke Kak denis
Begini Bii kamu sebenarnya dengan Dion ada hubungan apa? aku lihat kamu setiap hari menempel dengan dia bahkan chatku pun tidak perna kamu gubris lagi katanya dengan raut muka yang cukup sedih.
__ADS_1
Meskipun perasaanku ke kak denis sudah menghilang tpi itu tak menghilang sepenuhnya aku merasa masih harus mendengar penjelasan dari kak denis mengapa selama ini dia PHPin aku.
Bii kamu kok diam aja sih jawab kakak dong kata kak denis. Tiba-tiba perasaan sedih menyelimutiku tapi tak ku biarkan air mata sialan ini jatuh.
Oh begini kak aku dan Dion sudah berpacaran tegasku.
ekspresi Kak denis tiba-tiba berubah menakutkan dia mencengkram bahuku dengan penuh emosi. Bii kamu cewek paling kejam yang perna aku kenal. Baru kemarin kamu kenalan dengan Dion aku yang duluan kenal kamu aku yang dekatin kamu kok kamu malah jadian sama si brengsek itu. Kamu selalu aja kayak gitu bii kamu ngak perna anggap aku ada. Kamu ini jahattt banget. Umpatan demi umpatan kak denis layangkan kepadaku tetapi aku kekeh dengan pendirianku aku sudah memilih dion dan ini adalah pilihan tepadku.
Bii sebenarnya sebelumnya kakak emang udah punya pacar tapi hubungan kami tidak terlalu berjalan dengan baik makanya kakak deketin kamu karena kakak rasa kakak nyaman sama kamu. dan di hari kamu lihat kakak jalan dengan pacar kakak malam itu juga kakak mutusin hubungan kakak dengan dia. Maafin aku yah Bii kamu mau ngak memulai hubungan yang baru sama aku kata kak denis Dengan muka memelas.
Whatt?? apa-apaan kak denis ini seenak jidatnya menjelaskan kepadaku dan seenak itu dia mengatakan untuk kami menjalani hibungan yang baru sementara dia tahu aku dan dion telah perpacaran kataku dalam hati.Karena aku adalah tipe wanita yang sebenarnya setia dan serius jika menjalani hubungan jadi qputuskan untuk menolak Kak denis dengan kata yang menurutku sangat halus.
"Maaf kak meskipun awalnya aku memang suka dengan kak denis tetapi aku sudah memilih dion dan aku benar-benar suka dengan dion hubungan kita hanya sebatas teman kak hanya aku yang terlalu mendalami perasaanku ke kakak waktu itu kataku ke kak denis yang tiba-tiba membuat raut muka kak denis tampak sangat tak bersahabat.
__ADS_1
Kak denis mulai kasar dengan memegang kedua pergelangan tanganku yang sontak membuatku memekik kesakitan yang ternyata itu di dengar oleh dion yang berada tak jauh dari posisi kami.
kak lepasin tanganku sakit tahu kak kataku sambil menangis. Tidak aku ngak bakalan lepasin kamu sampai kamu mau jadi pacar aku Bii aku yang duluan suka sama kamu seharusnya kamu jadi milikku bukan si brengsek dion itu. Dion bukan tipe cowok yang bakalan setia sama satu cewek dia bakalan nyakitin kamu bii.. cuma aku yang tulus sayang sama kamu.
"Brakkkkkk buugh" belum selesai kak Denis berbicara tangan dion telah lebih dulu mendarat di wajahnya yang juga membuatnya terpental ke lantai. Kurang ajar kamu yah berani-beraninya kamu nyakitin biangka kata Dion yang q lht wajahnya tampak sangat marah.
Aku yang sedang dalam ketakutan hanya memeluk dion karena aku sudah tak bisa berkata apa-apa lagi tanganku gemetaran dan kepalaku mulai pusing. Masih sempat aku mendengar suara kak denis dan masih q pandangi dia menjauh dari kami. "Awas loh dion gue ngak bakalan ngelepasin Biangka begitu saja ke tanganmu" kata kak denis sambil berlari menjahui kami.
**Denis dan Biangka pada saat mereka masih dekat
hallo guys jangan lupa like dan komen novel aku yah. Trimakasih **:)
__ADS_1