
Biii bangun kamu masih sakit yang mananya? kata dion yang sedang memeluk biangka dalam posisi tidur.
hmm kita dimana dion kok kamu bisa ada di tempat tidur aku tanyaku heran.
Kita lagi di villa punya kakek aku bii tadi kamu pingsan jadi aku bawah ke sini aja dari pada bawah kamu pulang kerumah nanti tante kamu khawatir lagi. Malam ini kita nginap disini aja yah sayang aku udah Kabari tante kamu kok kalau aku sama kamu lagi di rumah lina nginap soalnya lagi ngerjain Tugas kelompok kata dion. Aku yang kaget dengan penuturan dion refleks mencubit perutnya. Awwww geli bii kata dion yang tampa sadar mendekatkan wajahnya ke wajahku. Tanpa sadar mukaku tiba memerah karena malu dan Cupp dion mencium keningku. Bii kita jalan ke pantai yuuk sayang banget villa kakek aku ini kalau kita ngak ngelihat pantai dulu dan ganti baju kamu aku udah siapin baju di dalam kamar mandi kamu mandi dulu yah terus ganti aku tunggu kamu di bawah kata dion sambil keluar dari kamar yang baru ku ketahui berada di lantai dua ini.
**Author prov
wah kalau biangka kayak gini mah dion pasti tambah sayang yah guys hehehe**
Gaun yang aku gunakan agak sedikit terbuka tetapi aku karena sudah biasa memakai gaun seperti ini menurutku biasa saja.
Saat turun ke lantai bawah Tiba-tiba dion memelukku dari belakang dan mencium leherku sampai meninggalkan bekas kemerahan disana.
__ADS_1
hmm apaan sih dion ucapku dengan wajah memerah.
Kamu cantik banget sayang. Btw kamu jangan panggil aku dion lagi kamu harus panggil aku sayang.
okey kataku ke dion tanpa banyak basa basi karena kami dari awal memang sudah akrap bahkan kami bersahabat jadi segala macam aibku tidak perlu aku tutup rapat lagi karena dion sudah tahu semuanya.
oke sayang kita meluncur ke TKP kata dion bersemangat sambil memeluk dan mendorongku sambil berjalan.
suasana pantai sangat sunyi karena memang ini adalah salah satu villa private milik kakek dion.
Aku dan dion tertawa sampai lupa bahwa hanya kami satu-satunya di tempat itu sekarang ini. Suasana romantis kian menyelimuti kami. Dion menciumku dan melumat bibirku aku juga membalas ciuman dion. Ciuman itu berlangsung sangat panas hingga ciuman itu dion turunkan ke leherku dan kembali membuat tanda kepemilikan disana tak hanya sampai disitu tangan dion mulai bergerilya di sekitar pinggangku membuatku mengeluarkan suara desahan tanda bahwa aku menikmati aksinya itu.
sayang kita kembali ke villa yuuk kata Dion di sela ciuman panas kami. ku balas dengan anggukan saja tetapi badanku terangkat naik karena ulah dion yang menggendongku tanpa permisi tapi hanya ku biarkan begitu saja.
Memasuki kamar dion dan aku semakin terbawah nafsu. Dion kembali menciumku tanpa jeda dan tampa sadar aku mengeluarkan suarah desahan yang membuat Dion semakin hilang kendali "Ahh...hmmm.... dii kamu jangan pegang itu kataku saat dion mulai memegang dan melumat p*****ku tapi dion tak berhenti ciumannya bahkan semakin turun ke arah perutku dan dengan cepat berhasil menanggalkan semua pakaianku.
__ADS_1
Aku yang malu menutup tubuhku dengan selimut tetapi kembali di tanggalkan oleh dion yang kini juga sedang tidak memakai baju.
Bii boleh ngak aku minta yang di bawah aku bakalan hati bii aku juga janji ngak bakalan ninggalin kamu kata dion sambil memenciumku.
Tapi aku takut dii kataku sambil menatap mata dion yang juga sedang menatapku.
Ngak apa-apa sayang awalnya emang bakalan sakit tapi lama kelamaan bakalan enak kok. Dion kembali menciumi perutku dan turun ke bagian sensitifku. Melumat dan mencium kr****ku yang membuatku mengekuarkan erangan tanda klimaks pertamaku telah usai.
Tak hanya sampai disitu dion mulai memasukkan *****nya ke milikku. ahhh Dii sakit kataku sambil mencrengram lengannya. Sabar yah sayang dikit lagi kata dion yang seketika membuat mataku terbelalak karena miliknya berhasil merobek selaput darahku.
Ahh ahh ahhh.. erangan demi erangan kami ucapkan berdua dan dion yang melakukan aksinya dari malam smpai pagi berhasil membuat kami tidak tidur sampai akhirnya harus meminta ijin kepada ketua tingkat kami karena tidak dapat masuk ke kelas hari ini.
Bagaimana tidak jangankan berjalan berdiri pun aku tak mampu karena perbuatan Dion yang tak terkendali saat mengingat malam panas kami kataku dalam hati.
Maaf yah teman-teman kalau kali ini aku bikin yang agak mempunyai adengan dewasanya biar kalian ngak suntuk cuma baca yang itu-itu aja hehehe..
__ADS_1
terus dukung novel aku yah jangan lupa like dan komen. Trima kasih