Good Bye My Love

Good Bye My Love
22) SELALU MENUNGGUMU


__ADS_3

Hari ini entah mengapa aku merasa lebih bersemangat dari biasanya... bangun pagi aku langsung mandi dan bersiap" ke kantor... namun tiba" aku di kagetkan oleh suara batuk seseorang....


Siapa itu?? kataku mengambil sapu..


Siapaa di luar??? teriakku...


*Dooorrrr*


denis tiba" melompat dari arah pintu..


Brengsek loh den.. habis jantung gue hampir copot tahu ngak.. kataku menahan nafas...


Hahaha habisnya kamu kayak ngak tahu aja aku kan kalau bosan di rumah pasti ke sinilah katanya tanpa rasa bersalah...


ah terserah kamu aja deh den... emangnya kamu ngak ke kantor??? aku mandi dulu yah kataku kembali masuk ke kamarku.


namun denis tiba" menarikku ke dalam pelukannya...


"Biii aku mau ngomong sesuatu ke kamu kata denis dengan nada yang begitu lembut yang sontak membuat bulu kudukku berdiri...


*ngomong aja kalig den ngak usah peluk" kataku berusaha menarik badanku dari pelukannya..


"Aku serius bii kamu dengar dulu dong katanya yang kembali menatapku...


"Biii kamu mau ngak buka hati kamu ke aku lagi...


aku janji ngak bakaln ngecewain kamu... aku bakalan jaga kamu... aku serius sayang sama kamu bii" aku serius sama kamu... selama ini aku idah di samping kamu.. aku mau ngejaga kamu terus selamanya...kata denis..

__ADS_1


"Seperti di sambar petir hatiku tiba" terpompa begitu kencangnya... aku ngak tahu harus ngomong apa... karena di hatiku sebenarnya masih menunggu dion... tpi di sisi lain hatiku juga memilih denis.. bagaimana pun selama kami berteman meskipun aku berusaha menahan perasaanku aku akui mulai menanyanginya juga...


*Den kataku menyentuh pundak denis..


*Aku ngak tahu perasaan aku selama ini namun aku belum yakin membuka hati ke orang lain setelah hubunganku dengan dion gagal...


bukan karena maksud lain.. namun mungkin kamu belum tahu sejauh mana hubunganku dengan dion telah berjalan dahulu... dan aku ngak yakin kamu masih mau nerima aku setelah kamu tahu semuanya kataku mulai menangis...


*Bii sejauh apa pun hubungan kamu dan dion.. aku tetap menerima kamu apa adanya... aku tulus sayang sama kamu... selama ini aku selalu ada di samping kamu karena aku beneran sayang sama kamu bii.. kamu mau ngak jadi pacar aku kata denis sambil berlutut dan memberiku setabgkai bunga yang aku pun tidak tahu sejak kapan dia memegang bunga itu...


*Kamu yakin den mau nerima aku apa adanya?? kataku menatap denis..


Dengan segenap hati aku bii aku bakalan nerima kamu apa adanya... kata denis yang kemudian memelukku...


"Pelukan denis begitu nyaman dan hangat... entah mengapa aku sangat merasa nyaman di pelukan denis... perasaanku yang tadinya gelisa juga sekarang sangat tenang dan aman..


ciuman yang tadinya lembut semakin ganas...


ciuman denis mulai turun ke bagian leherku..mengisap dan menggigitnya... meninggalkan tanda kepemilikan disitu..


tangan denis tak tinggal diam..


dia kemudian memasukkan tangannya kedalam braku..


*** kedua payu***ku...


ciuman denis kemudian turun kw dua bagian gundukan itu.. mengisapnya dengan lembut yang membuatku mengeluarkan suara erangan..

__ADS_1


ahh ahh ahhh.. den... ahh ahh..


aku sangat menikmati permainan denis...tanpa sadar aku mulai keenakan menikmati semua sentuhan denis.. dan denis yang mendengar suaraku semakin bergairah...


namun tanpa sadar tangan denis mulai turun ke area intimku yang membuatku kembali sadar....


*Denn jangan* kataku dengan muka yang masih merah akibat rangsangan denis...


denis yang mendengar itu tiba" menghentikan aktivitasnya dan memelukku...


*Maaf bii aku hampir kelepasan katabya sambil memelukku..


pelukannya akhirnya qbalas juga... gpp den.. udah yuuk aku mau mandi kita harus ke kantor... kataku mencium bibir denis..


"Etsss bentar dulu biii kata denis kembali menarik tanganku...


"Kita udah pacaran kan... dan sebagai pacar aku bakalan jaga tuan putriku... kata dengan dengan gayanya sekarang bak power rangers yang sontak membuatku tertawa terbahak"..


hahaha den kamu ada" aja ngak usah kayak gitu juga kalig... yaudah yah pacarr aku mandi dulu.. aku bauh ni gara" kamu kataku menjahui denis..


saat di dalam kamar mandi ku dengar suara teriakan denis yang tampak sangat bahagia setelah sekian lama akhirnya kami berpacaran...


"Mungkin ini saatnya aku ngelupain kamu dion.. slamat tinggal.. smoga kamu menemukan yang lebih baik dariku.." kataku dalam hati...


****Maaf teman" aku lambat update soalnya kemarin aku harus menyelesaikan tugas dari kampus...


jangan lupa like dan komentarnya yah... trimakasih ***:)

__ADS_1


__ADS_2