
Dion Hentikan sedang apa kau disini bagaimana kau bisa tahu aku disini kataku sambil menatap dion yang kini kelihatannya sedang tidak baik" saja.
Mataku kembali tertujuh pada Kak denis yang sekarang sedang terkapar jatuh di samping meja.
Aku segera berlari memeluk kak denis yang kondisinya hampir mengenaskan. Dion apa yang kau lakukan pada kak denis. "Kak denis bangun teriakku yang tak percaya wajahnya memar dan hampir semuanya biru. matanya sedikit bengkak dan bibirnya serta hidungnya berdarah. sepertinya kak denis pingsan. Dion apa yang kamu lakukan... cepat jelaskan semua ini kataku sambil memanggil panggilan darurat.
Dion kembali dengan amarahnya tanpa rasa bersalah telah menganiaya kak denis. Biangka menjauh dari denis atau aku seret kau kembali ke rumah. Rupahnya kau hilang entah kemana karena asik berduaan dengan denis yah.. Kau seperti wanita murahan biangka.. apa dengan aku saja kau tidak cukup dan kau ingin dengan denis lagi. dasar pelacur .. "Aku mencari"mu sampai aku hampir frustasi dan ternyata kamu dengan denis "Brengsekk" kata dion dengan amarahnya sambil meninju dinding sampai tangannya berdarah.
Aku yang mendengar ucapan dion tak tinggal diam. Keluar kau dion kau tak berhak tahu apa pun yang aku lakukan sekarang dan walaupun aku tinggal dengan kak denis itu tak ada urusannya denganmu laki. Ohh jadi sekarang kau juga menuduhku sebagai pelacur???? Apa kau sadar yang membuatku hancur seperti ini adalah dirimu brengsek. bahkan sekarang aku nyesal udah perna kenal sama kamu. Pergiiii sekarang juga dari sini kataku sambil berteriak. sekarang bukan saatnya aku meladeni dion Aku harus membawa kak denis ke rumah sakit batinku.
__ADS_1
Dion masih mengekoriku dari belakang saat beberapa tim medis mengangkat denis ke dalam mobil. Sampai saat kami tiba di rumah sakit dia pun masih ikut meskipun hanya mengawasiku dari jauh.
namun tiba" wanita yang tidak ku harapkan kedatangannya tiba" datang menarikku.
sialan kau wanita murahan sudah qbilang jangan dekati dion lagi katanya sambil mengangkat tangan ingin menamparku. Namun belum sampai tangannya menyentuhku dion lebih dulu menepisnya dan menampar balik jesica. bahkan aku yang tadinya ingin membalas jesica tiba" terdiam.
pergi kalian aku tidak ingin ada urusan dengan kalian disini dan untuk kau jesica aku tidak perna mengganggu dion. Lihat apa yang telah di perbuat calon suamimu ini kataku sambil meninjuk ruangan denis.
Kau lihatt?? heee denis seperti itu karena dion dia datang ke apartemenku dan menghajar denis. Apa belum puas kau dan dion menghancurkanku kau ingin menghancurkan denis jugaa teman satu"nya yang q punya saat ini kataku dengan penuh isakan karena sudah tidak tahan dengan semua ini.
__ADS_1
Dion berusaha menenangkanku dia ingin memelukku namun q tepis tangannya. Pergi kau dion.. kaulah penyebab semua ini. Jangan perna berharap aku akan kembali denganmu jangan berharap dan aku mohon pergi dari sini kalau tidak aku panggil security.
Jesica pun tak tinggal diam. dia menarik dion dengan paksa sampai akhirnya bayangan keduanya hilang.
Aku kembali ke ruangan kak denis memastikan dia baik" saja. aku sunggu merasa bersalah gara" aku denis harus berada dalam situasi seperti ini kataku sambil memegang tangan denis. berharap dia akan baik" saja.
haii semuanya jangan lupa like dan komen yah aku mohon please.. supaya aku dapat koreksi salahku dimana biar aku tambah semangat nulisnya hehehe
maaf yah kalau banyak tipoπππ
__ADS_1