
Kuberanikan diriku menatap mata senior Idolaku kali ini tapi kali ini perasaanku berbeda kepadanya. Jika tadi aku terkagum-kagum dengannya kali ini hanya perasaan takut yang ada. Sorot matanya benar-benar menandakan bahwa dia benar-benar dalam mood yang kurang baik. yah senior apakah saya yang di panggil kataku maju kedepan. Yah jelas sudah kamu kenapa kamu senyum-senyum apakah ada yang lucu dengan pidato saya kata senior yang baru ku ketahui namanya adalah Denis Atmajaya ketika teman di sampingnya tiba-tiba mencoba menangkannya. Sabar dulu den kata senior di sampingnya itu. "Maaf senior saya hanya senyum tidak sedang tertawa"kataku lagi.. agak bernada tinggi senior perempuan yang tadi pagi menegurku kembali berteriak juga "berani kamu yah sama senior".. Waduhh mampus aku salah bicara lagi kataku dalam hati. yah sudah kamu kembali ke tempat kamu lain kali kamu harus lebih sopan lagi kata kak denis kepadaku. saya permisi senior kataku mundur dan kembali ke tempatku berdiri. Seperti biasa kegiatan di kampus hari ini sangat menguras tenagaku bahkan sampai di rumah tanteku saat sore aku bahkan ingin langsung tertidur tapi karena aku tahu diri hanya menumpang q sempatkan untuk mandi dan memasak dan membereskan pekerjaan rumah membantu tanteku terlebih dahulu sebelum aku beristirahat kemudian.
Aku rindu Rumah kataku dalam hati saat mengingat kedua orang tuaku yang sangat memanjakanku.Berbeda dengan di rumah disini aku merasa seperti pembantu baru dan tanpa sadar air mataku pun jatuh. beberapa menit aku menangis ku lihat ada pesan singkat masuk di handphoneku dan saat aku membukanya kaget bukan main sekaligus bahagia besok kita di mentori kak denis loh kata temanku dalam messagenya.. yeyy kataku melompat sambil tersenyum sumbringa sebelum aku akhirnya memutuskan untuk tidur kembali.
__ADS_1
pagi hari aku seperti biasa kembali terbangun dengan semangat yang berbeda karena hari ini aku akan bertemu kak denis tentunya. Sesampainya di kampus aku langsung masuk ke barisan kelompokku sudah ada kak denis disitu dia tersenyum padaku dan ini seperti menambah full baterai moodku pagi ini. Bi salah seorang teman memanggilku. tuu di panggil kak denis buat temani ke kantin katanya." Haaaa kamu serius lina kak deni nyuruh aku???? kataku.. yaelahh Bi kayak gue perna bohong aja sama luu ngak percayaan banget. yaudah lin makasih yah aku susulin kak denis dulu. Kak denis panggil aku yah kataku menghampiri kak denis. Iyaa bi temani kakak yuuk ke kantin teman kakak pada sibuk semua ni. Aku pun bagaikan dapat jekpot langsung berjalan berdiri di belakang kak denis sambil mengikutinya.
Bi mau pesan apa biar kakak yang traktir. Busettt dah di traktir guee kataku dalam hati. ehh ngak apa-apa kak aku bayar sendiri aja kataku. kak deni kemudian mengubah raut wajahnya pokoknya kakak yang traktir. Waduhh parah ini cowok ganteng-ganteng moodian banget ternyata. yah udah kak kalau gitu makasih yah kataku lagi sambil menunduk malu.Yuuk duduk di sana kata kak denis. Sambil mengobrol aku terkaget dengan ucapan kak denis..Bi kamu cantik" kamu udah punya pacar belum? boleh ngak kakak minta nomor watsappnya. whatttt????kak deni aku ngak salah dengar ni??? karena refleks sifat asliku tiba" keluar. kak deni yang ngak percaya dengan tingkahku pun tertawa sambil mengusap kepalaku. iyaaa kakak ngak becanda kok hehehe sini nomor wa kamu kakak tahu kok kamu ngak punya pacar. Dari mana kakak tahu kataku yahh dari Sifat kamu sama kakak perhatiin kamu beda sama teman kamu yang lain saat mereka sibuk dengan ponsel kamu malah sibuk menghayal ngak jelas hehehe. aku maluu dengan kata kak deni kok bisa yah ada cowok sejujur dia jahat banget sialan umpatku dalam hati.
__ADS_1
**Ets aku mau ngenalin sosok biangka Natalia dengan full face dulu sama kalian biar ngak penasaran hehehe
__ADS_1
**