
aku dan kau ada dalam satu ruang ,bintang dan galaksi
-bintang-
------------------------------------------------------------------------
*DI SEKOLAH*
"LAKSI!!." panggil bintang melihat punggung galaksi yang berjalan di depannya.
"hai." sapa Bintang lagi pada Galaksi ,dan lagi lagi Galaksi tak menghiraukan sapaan dari Bintang.
"hm Laksi , Bi bawain ini untuk Laksi." menyerahkan boneka bintang yang mungkin tak seberapa harganya karna Bintang merajut sendiri itu .
Laksi hanya melihat sekilas ,lalu mengambil boneka itu , dan pergi , bintang tersenyum penuh arti karna laksi mengambil boneka pemberianya.
dengan senyum yang selalu terukir di bibir Bintang ,membuat para laki laki di sekolahnya terpesona , bahkan melihat Bintang sepanjang koridor .
" lu napa dah senyam senyum ." tanya lissa teman sebangkunya dari kemarin.
"kepo amat lu anggota balckjack ." lissa hanya mendecih mendengar ucapan teman sebangku barunya ini.
" eh lis." tiba tiba Bintang memanggil lisa dengan wajah tersenyum tak jelas.
"PAAN?." sinis Lissa menatap Bintang ,dan yang di tatapun hanya cengegesan tak jelas. " yah ngambek dah mbak lilis haahahah." dan merekapun tertawa bersama
-
-
-
__ADS_1
-
-
diary ku
dunia ini begitu indah untuk lu lihat ,tapi kenapa begitu kejam untuk di jalani?,sebuah cinta dalah kehidupan adalah kata lain dari pertanyaan , akankan cintaku tergapai? ataukah hanya akan seperti ini?.
love salam sayang Bintang
"nulis apa Bi?." lissa datang duduk di samping Bintang dan Bintang hanya tersenyum dan menutup bulu dengan walpaper fotonya kecil yang sedang duduk tertawa bersama Galaksi.
"itu kamu ya Bi?." tanya lissa sambil menunjuk walpaper wanita mungil imut duduk tertawa bahagia di bawah pohon.
"iya." jawab Bintang tersenyum ." itu siapa?." tanya lissa lagi sambil memerhatikan anak laki laki imut dengan gigi yang ompong. "itu Galaksi" jawab Bintang lagi sambil mengelus foto itu pas di dekat sekitaran pipi merah Galaksi.
"aciee... bau bau sahabat jadi cinta nih." Lissa menoel noel pipi Bintang dan menyebabkan pipi putih itu muncul seburat kemerahan.
**jam istirahat**
"kantin?." tanya Lissa pada Bintang yang masih fokus dengan catatan Sejarahnya.
"iya ,tunggu dikit lagi." jawab Bintang kepada Lissa ,dan Lissa pun duduk kembali di bangkunya sambil menatap temanya ,yang masih fokus menulis.
"Bi, kamu emang cantik ya ,apalagi di liat dari dekat." Lissa menatap Bintang yang sedang menulis ,dan memang Bintang sangat cantik.
"kamu juga cantik." jawab Bintang lagi dan Lissa menggeleng lesuh.
"Gak, aku ga cantik Bi, ga kaya kamu." jawab lissa lesuh dan Bintang berhenti menulis , dan mengadap kearah Lissa dan memegang bahu Lissa. "hey kamu cantik ,mereka aja yang ga bisa liat kecantikan kamu." ya lissa adalah wanita berbadan tambun , akan tetapi wajah cantiknya masih terlihat dengan kulit putih dan mata coklat terang,ya mungkin jika lissa kurus akan menjadi idaman.
"udah ah ,yok kantin." Bintamg berdiri menarik tangan Lissa yang dengan pasrah mengikuti Bintang
__ADS_1
"eh itu Laksi ,kok sama si tante genit si ." kesal Bintang melihat Galaksi bersama Talita , dan Lissa tetsenyum melihat sifat temanya yang sedanag kesal.
"LAKSI!!!!!!." teriakan melengking pun keluar dari bibir pink tipis itu ,dan yang empunya nama pun menatap dari mana arah suara itu.
"IH KENAPA SIH KAMU SAMA TENTE GIRANG KAYAK DIA ? CIH ." decah Bintang sambil menekankan kata TANTE GIRANG dan menatap sinis ke arah talita.
"Bintang jaga ucapan kamu." sentak Galaksi mendengar ucapan Bintang yang sudah melewati batas.
"AKU GA SUKA ,KAMU DEKAT SAMA DIA!!." dengan mengebu gebu Bintang menunjuk bahu Talita hingga Talita hampir saja terjatuh.
"HEY !!..."Galaksi menatap sinis Bintang dan membantu Talita.
"JANGAN SENTUH ****** ITU LAKSI." sambil melepaskan tangan Galaksi dari tangan Talita lalu mendorong Talita.
"LO GILA HA? ." ucap Galaksi menaikan suara satu oktafnya ,dan Lissa menatap kejadian itu sedikit takut melihat kemarahan Galaksi.
"YA AKU GILA!! GILA!! BANGET.... AKU SUKA KAMU LAKSI, AKU SUKA KAMU." terlihat keseriusan di mata Bintang ,akan tetapi Galaksi tak melihat itu.
" GAK!! SEKARANG PERGI DARI SINI ,ATAU GUA GA AKAN MAU KETEMU LO SELAMANYA." bentak Laksi kepada Bintang, bisa di lihat Bintang menahan tangisnya ,tapi bukan Bintang jika ia tak berhasil
" aku suka kamu laksi, apakah bisa ngerti." tanya Bintang lalu benar benar beranjak dan pergi bersama Lissa.
***di kantin***
"ehm, Bi." akhirnya keheningan itu pun berakhir di saat Lissa membuka suara.
"Gak apa kok ,Lis gua udah tahu kok kosokwensinya." seakan tau apa yang mau di tamyakan Lissa padanya.
"HM Bi, jika kamu tak kuat ,berhentilah ." ucap Lissa lagi sambil tersenyum hangat pada Bintang.
mendengar itu ,Bintang pun tersenyum ,dan memegang tangan lissa ." gak kok, hasil takan mengkhianatin perjuangan dan..." ucap Bintang tersenyum lalu menunduk lesu. " tapi tak tau kapan ini akan terbalas." jawab Bintang lesuh.
__ADS_1
yey udh selesai kurang greget kan ,yoi..emang akwiakwi