
Pagi yang sama
-bintang-
------------------------------------------------------------------------
seperti biasa sekolah akan rame ketika mos ,dan banyak siswa siswi menggunakan pernak pernik di suruh oleh peserta mos.
Bintang dengan tempat bekal berwarna dongker di tanganya ,dengan langkah seperti anak kecil yamg di temani oleh temanya Lissa / sudah lebih tepatnya sahabatnya.
"Bi kamu ga cape apa ngejar Galaksi mulu?." tanya Lissa dengan mengikuti langkah bahagia sahabatnya ini.
"Hm, hasil manis akan ku tuai lis."dan lagi senyum itu ,senyum yang mengisaratkan bahwa ia lelah , ia sakit ,akan tetapi ia tak bisa berhenti.
"hai adik adik ." sapa Bintang mendatangi Galaksi yang sedang mendata anak baru yang akan ikut mos.
semua anak mos pada menatap Bintang , mungkin di dalam hati mereka 'kaka ini cantik ya'.
" hai Laksi, ini aku bawain kamu sarapan ." sambil menatap Galaksi berbinar ,akan tetapi yang di tatap melihat ke arah lain , lalu menatap bintang dan makanan yang di bawa makananya.
" gua udah sarapan ,lo bisa makan makanan lo." jawab Galaksi sarkas lalu melanjutkan kegiatanya mendata anak anak mos dan tersenyum kepada salah satu anggota mos ,dan Bintang tau siapa ,ya wanita yang ia liat bersama Galaksi tadi malam.
" Laksi tapi aku udah buatin makanan buat kamu, kamu coba satu suap aja." Bintang tetap kekeh dengan yang ia inginkan.
sambil mengarahkan satu sendok nasi goreng yang ia buat kearah mulut galaksi , lalu tanpa sengaja nasi goreng yang ia arahkan kemulut galkasi itupun oleng dan tumpah mengenai kertas data murid murid yang barusan laksi buat.
"GUA BILANG GAK ,YA GAK!!LO BEBAL BANGET !! PERGI!!." bentak Galaksi ,dan semua peserata mos terkejut termasuk Bintang , tapi Bintang menangapinya tersenyum ,lalu pergi sedikit berlari.
"Lo gila bro." ucap Jody ,waketos yang beralis tebal ,sedikit kecewa pada patner osisnya.
****
"Bi." panggil lissa melihat sahabtnya yag berulang kali tersenyum dan tersenyum ,walau matanya mengatakan hal yang berbeda ,lalu Bintang menatap kelangit dan memejamkan matanya, dan lissa lagi dan lagi hanya bisa mengusap punggung sahabatnya.
lissa menatap Bintang yang berulang kali menghembuskan nafas panjangnya , akan tetapi bibirnya masih terukir senyum yang tak pernah luntur sedikitpun
"Bi, kalo kamu mau nangis ,nangis aja." lirih lissa , memegang pundak Bintang yang sedikit bergetar ,dan lagi Bintang hanya tersenyum.
" aku nangis? nangis kenapa lis." Bintnag tersenyum dengan mata coklatnya yang berkaca kaca. " Bi , aku tau kamu udah ga kuat ,nangis aja oke ,lepasin semua ,jangan biarkan hati itu semakin pecah di selimuti hanganya mata hari." lissa tersenyum lirih dan satu krystal yang sedari tadi ...oh bukan sedari dulu yang ia tahan akhirnya jatuhnya.
"Bi, berhenti, berhenti kejar dia,kamu terlalu baik buat dia Bi." dan Bintang semakin menangis sesegukan ,dan lissa membawa Bintang kedalam pelukanya ." menangislah jika itu bisa membuat mu sedikit baikan."
-
-
-
-
LISSA_AMBLE
BI
BI...
WOI BINTANG JATUH
BINTANG YANG JATUH DARI LANGIT KE BUMI.
KAU BIDADARI JATUH DARI SURGA KETABRAK BANTENG GEPENG
LAH ***** KOK GUA MALAH NYANYI ******
Anda
*****
__ADS_1
napa mau napa lo?
mau numpang makan kerumah?
mau mati?
LISSA_AMBLE
astaga mbak bintang pemarah amat
ehhe tau aja mbaknya saia mau numpang makan😂😊jangan galak mbak nanti mas Galaksi ga sayang loh
Anda
kadang perkataan lo suka benar:)
LISA_AMBLE
eh jancok malah galo mbaknya
auah otw :v
Anda
gua tunggu 15 menit, ga nyampe juga gua konci...
LISSA_AMBLE
iye mbak otw mbak
**
Bintang terkikik membaca rom pesan dari sahabatnya dulu(GALAKSI) yang bisa di bilang agak sengklek, dan lagi senyum itu luntur melihat pesanya yang hanya di read dan read lagi
'aku rindu' satu tetes pun lolos dari mata coklat indah itu ,dan lagi Bintang hanya menghirup nafas panjangnya dan tersenyum.
"hii mom." sapa Bintang kepada sang ibu yang sedang sibuk mengerjakan beberapa data perusahaan.
"hai sayang." jawab dina yang masih fokus ke arah laptopnya.
"mom ,jangan lupa istirahat ya, mata panda mom udah keliatan." sambil megang bawah mata Bintang sambil mengejek momynya.
"bener ya Bi? wahh besok holly day kita harus kesalon , bahaya kalo di biarin." jawab dina panik dan itu memancing gelak tawa sang anak
"mom Lissa mau makan di sini katanya, mungkin juga nginap." Bintang mengeluarkan beberapa bahan masakan di lemari esnya.
"kamu ga bilang sih kan , sahabat kita mau kesini ga kamu bilang sama gue." sambil melepas kacamat yang tadi bertengger di hidungnya , sang ibu ibu rempong pun kembali ke dalam diri Dina.
" ih momy ingat umur ih."
" umur gue itu ga beda jaoh ama lo ye." jawab Dina dan merekapun tertawa bersama sama.
***tok tok***
" hai tante."
" hai bro." jawab dina sok asik
Lissa pun masuk dengan membawa dua kantong kresek yang mungkin berisi makanan. " nih tan Lissa bawain martabak." smabil menyerahkan kantong itu kepada Dina dan di sambut dengan meriah seperti mendapat lotre berjuataan rupiah.
*****
"Bi ." panggil lissa pada bintang sambil melihat ke luar balkon." itu Galaksi sama cewe ,siapa?." tanya Lissa lagi pada Bintang yang tadi awalnya masih sibuk dengan menulis pun terhenti dengan kegiatanya lalu beranjak melihat apa yang di lihat sahabatnya ..
"hooh." hanya kata itu yang di keluarkan oleh mulut mungil itu dan senyum itu lagi dan lagi.....
"kemarin aku juga liat ko lis." jawab Bintang lagi dengan senyum mirisnya dan lissa menatap bintang yang berusaha sok tegar.
__ADS_1
" Bi."
"gak kok ,ga apa ini juga termasuk kosuekuensinya kan?." jawab Bintang dengan satu crystal yamg jatuh dari kemilau matanya.
"ga Bi, ga!! bisa di biarin gini terus ,lo harus sadar ." dengan mengguncang bahu Bintang ,lissa sudah tak tahan melihat sahabatnya yang sudah lelah tapi ia masih ingin bertahan dengan keinginannya.
-
-
-
-
-
Berbeda dengan hari lainya ,sekarang Bintang berangkat berdua dengan sahabatnya lissa ,ya di karenakan Lissa yang tak tau malunya ,sudah numpang makan ,dan malah numpang tidur.
"Apa tuh Bi?." tanya lissa yamg baru turun dari tangga ,yang melihat Bintang sedang mengemas kotak bekal berwarna pink.
"ga." dengan menyembunyikan kotak bekal itu di belakang punggungnya.
"untuk Galaksi kan?huft Bi kamu ga cape apa?."menarik nafas panjang lalu duduk di meja makan menyomot roti dan selai coklat seenak jidatnya.
"mana tante gaol." di sela sela makanya lissa meminum jus yang tadi di siapkan untuk mereka .
"Momy udah duluan ,ada berkas yang harus di selesaikan di kantor." lissa hanya mengangguk mengerti lalu mengenakan sepatunya dan berangkat bersama Bintang.
*di sekolah*
"laksi nih aku buatin buat kamu." pagi yang sama dan seperti biasa bintang akan di cuekin oleh lelaki berparas tampan yang dulu menjadi sahabatnya.
" aku buat sendiri loh ,makan yah ,kamu pasti belom makan." tawar Bintang lagi dengan menyodorkan tempat makan yang berwana pink, akan tetapi lagi dan lagi hanya mendapatkan tatapan malas dari Galaksi.
"Nih makan........"
"ka aku buatin makanan buat kaka." tiba tiba perempuan yang Bintang liat bersama galaksi belakangan hari ini datang dengan suara cerianya ,dan seketika menunduk melihat ada Bintang di sana, dan Bintang menatap anak itu dari atas ke bawah.
" makasih ya." jawab Galaksi pada wanita itu dan mengambil tempat makan sederhana , dan lagi Bintang tersenyum menatap itu ,karna rasa kesalmya bintang memukul tangan galajsi dan alhasil makanan yang di buat oleh gadis itu tumpah.
Galaksi menatap garang kearah Bintang marah ,sedangkan yang di tatap merasakan ketakutan dengan tatapan itu.
"m...aaf."terdengar bergetar dari suara ucapan Bintang ,karna Bintamg reflek karna mengikuti kata hatinya. dan menumpahkan makanan itu .
" GAK ADA OTAK LO...." amarah galaksi membara bara ,dengan mebatap Bintang dengan segala amarahnya.
" maa..fin. ....aku laksi.." gagap Bintang sambil menunduk tak berani menatap Galaksi.
" ha...bisnya...ka..mu ga..ambil makanan..aku...." jawab bintang gagap lagi sambil memegang kotak makanya tadi dengan tangan bergetar
,dan seketika kotak itu di ambil alih oleh Galaksi dan di lempar ke dinding, dan galaksi pergi meninggalkan Bintang ,yang termenung menatap kotak makanya lalu menatap punggung itu yang pergi bersama wanita lain.
dengan ,gontai Bintang memungut makanan yang tadi ia buatkan khusus buat galaksi yang sudah berserakan di lantai,dengan bulir airmata yang selalu mengalir deras...
"hiks seburuk itukah aku?...sebenci itukah?.." ucap Bintang di sela sela memumgut makanan itu
-
-
-
-
-
-
__ADS_1