
GALAKSI POV
Aku melihat nya ,menangis ,dan mata indah yang dulu memancarkan kebahagian telah hilang sinarnya ,kenapa Bintangku yang dulu ku kenal menjadi seperti ini? kenapa bintang itu melemah?.
Aku termenung mendengar ucapan lirih yang amat pedih ku dengar hingga hati ' maaf' setiap kata itu terucap seperti ada sesuatu di hati ku yang hancur
"bi hentikan ini ,kembali seperti dulu."lirih Galaksi mengingat bagaimana kejamnya ia memperlakukan Bintang selama 2 bulan ini ,semenjak Bintang menyatakan perasaanya dan semua yang ia lakukan hanya untuk membuat Bintang berhenti berjuang.
"Galaksi." jody berlari dengan membawa beberapa kertas di tanganya ,aku melihat itu aku sudah tua itu adalah proposal osis.
"hm?."jawabku malas
"ini bro ,ada pensi yang akan di gelasr 3 minggu lagi." sambil menuerahkan proposal itu kepada ku dan ku baca semuanya.
"perkelas?."
__ADS_1
GALAKSI POV OFF
"perkelas ?."tanya Galaksi pada jody dan jody hanya mengangguk mengiyakan.
"lo tanda tangan aja di sini, gua mau nyampein proposal ini ke ruang wakil." Galaksi mengambil bolpandnya dan menandatamgan berkas yang suda berjilit berwarna biru itu .
"ok bro ,nanti siapa yang tampil lapor ke thalita ." Jody pun berlari sambil melambaikan tanganya mengaruang wakil.
*teng ..teng.**
bel pulang pun berbunyi ,galaksi yang hendak keluar pun di tahan oleh Bintang.
"Maaf." Bintang mengucapkan kata itu sambil menunduk ,karna tak kunjung di jawab ,ia mendongak ,dan benar mata indah itu sudah mengkilau, karna air yang akan turun.
'kenapa lo jadi gini si Bi?.'-batin Galaksi
__ADS_1
Galaksi tak tahan melihatnya ,ia pun menghempaskan tangan Bintang yang tadi menahan pergelangan tangannya ,lalu melenggang pergi ,dan tak menoleh lagi melihat gadis yang sudah mengeluarkan bullir lelah dari matanya
Bintang berjalan di sepanjang Trotoar, biasanya ia akan tertawa pulang bersama Galaksi, akan tetapi kenangan itu sudah lama tidak terjadi, rasa rindu itu selalu timbul di ingatan Bintang, Bagaimana ia menjadi satu satu nya wanita yang bisa mendekati seorang Galaksi, walau ia hanya sahabat kecil ,seorang Galaksi
'I miss you Laksi'Batin Bintang
Sambil menampaki jalan sepi di komplek . Bintang selalu tersenyum sedari ia berjalan sedari berjalan dari Sekolahanya, akan tetapi selalu saja mata hazel itu takan pernah berbohong.
Bintang sengaja lebih memilih jalan kali yang bisa di Bilang sekolahnya dan rumah cukup jauh, ya Bintang ingin melepaskan lelahnya di jalanan, karna jika ia bawa pulang, ibunya akan khwatir, dan di pastikan ia akan meledak dan menangis
Bintang melewati taman Komplek, di sana banyak anak -anak bermain dengan keluarga lengkap, Bimtang tersenyum miris melihatnya, bagaimana tidak ia hanya tinggal berdua dengan ibunya, bahkan sang ayah yang katanya menyayanginya pun tak pernah memperlihatkan wajahnya , Ya Bintang selama 16 tahun belum pernah bertemu ayahnya.
.ia menatap langit biru itu kagum . "Pah ,Bi Ingin papa,Pah kita menatap Langit yang sama, hanya langit yang bisa Buat Bi tenang pah karna dengan langit Bi bisa mereasa dekat sama papa, denga kenyataan bahwa kita memandang langit yang sama" Bi tersenyum sambil dudu singgah sebentar di taman yang biasa ia singgahi bersama Galaksi
'*Laksi Bi kangen, Laksi Bi sayang Laksi.'-Batin Bintang
__ADS_1
**HLLAA HAAAAA ,PASTI GA GREGET😒 EHHHE MAAF YA SOALNYA CERITA. PERTAMA KU***