GOSAH DI BACA.. KESALAHAAN INI

GOSAH DI BACA.. KESALAHAAN INI
Part 6


__ADS_3

Bintang- bintangmu di galaksi bima sakti, bagaimana  kamu bisa membangun langitmu di ujung kesengsaraanku


-Bintang-


------------------------------------------------------------------------


"bi." lissa datang dari luar terkrjut melihat Bintang yang terduduk memungut makanan yang ia buat tadi pagi dengan susah payah.


Lissa pun mendekat ke arah Bintang dan membantu bintang untuk memungut makanan yang berserakan di lantai dan melihat setetes bulir pun jatuh mengenai tangannya ,dengan reflek lissa menarik dagu  Bintang dan benar Bintang menangis.


"BI STOP ,UDAH CUKUP." lissa pun berdiri  karna sudah lelah melihat sahabat yang satunya ini, Bintang yang selalu menangis  dan lissa pergi meninggalkan Bintang ,ntah kemana Lissa pergi....


-


-


-


-


-


-


"kak."Nia memanggil galaksi dan menatap tanganya yang di tarik oleh Galaksi ,dan Galaksi yang merasa terpanggil pun berhenti dan menatap mata hitam ,yang tah sejak kapan menjadi favoritnya.

__ADS_1


"it..u kak Bintang?"tanya Nia pada galaksi , dan galaksi hanya mengangguk,lalu memegang bahu  Nia ."jangan sebut dia lagi." ucap galaksi tegas


**prok prok prok...**


"bagus sekali ,bagus..." ucap lissa di ujung koridor ia tertawa sambil tepuk tangan meremehkan.


" indahnya dunia ck...." decih lissa sambil melihat kedua pasang manusia yang tampaknya sedang bertatapan.


"apa maksud lo? lo berani sama gua?." Galaksi menatap lissa tajam  dan yang di tatap hanya mendecih. " masalah pekerjaan bokap gua? yang ada di kantor keluarga lo?ck lo anaknya bukan bos di kantor itu." jawab lissa tanpa rasa takut sedikit pun dari setiap katanya.


"cih.... semenjak berteman sama wanita itu, lo udah berani sama gua?." sarkas Galaksi ,dengan menekankan kalimat wanita itu.


"ck ,bahkan dia lebih baik dari pada lo ! ga punya hati ck..cuma karna perempuan satu ini? yang baru mengenal lo beberapa minggu lo bisa bisanya kasar, sama wanita yang jelas jelas sahabat kecil lo, yang tau semua tentang lo...ck bodoh.." lissa mulai kesal dengan semua ini ,ia pun pergi dari sana dan sedikit menyenggol bahu Nia ,dan Nia pun sedikit terhuyung.


"udah jangan di fikirin ,kata kata yang tadi." ucap Galaksi meyakinkan Nia .


"ga ka ,kayanya kita ga bisa  deket."jawab Nia sambil menunduk ,dam galaksi menyengkram kuat bahu Nia.


"GAK!!...gua suka nya sama lo ,lo paham?!." baru sekali itu Galaksi mengucapkan rasa suka pada wanita ,dan Nia tampak terkejut dengan ungkapan itu dan menatap mata kelam Galaksi yang menatap lekat matanya.


"kenapa ka?." tanya Nia yang matanya sudah berkaca kaca.


"Gak .. aku ga tau.. argh, kamu ga usah jawab sekarang." Galaksi langsung pergi dan meninggalkan Nia yang tersenyum senang mendengar ungkapan Galaksi tadi.


'lupakan aku ,karna aku mau kita hanya menjadi sahabat.'-galaksi

__ADS_1


galaksi mengusap wajahnya kasar ,dan memasuki kelasnya , teriris hatinya melihat Bintang yang menangkup wajahnya dengan bahu bergetar.


'sejahat itu kah? air mata itu lagi'-batin galaksi *dan berjalan melewati Bintang


"laksi." suara Bintang bergetar* memanggil galaksi, ia tau Bahwa Galaksi ada karna wangi parfume Galaksi ,Bintang sangat mengenal wangi itu.


wajah galaksi awalnya terkejut dengan suara yang sering ia dengar dulu di saat bangun pagi pada hari minggu , akan tetapi wajah terkejut itu berusaha ia hilangkan


"hm?." datar galaksi  menatap mata coklat yang indah itu .


"maaf ." kata Bintang lagi dengan suara bergetar ,Galaksi tak tahan mendengar itu ,ia sedih melihat sahabat semasa kecilnya menderita .


"Maaf." kata Bintang lagi ,karna Galaksi ga kunjung memaafkanya.


"maaf kan aku hiks." dan isakan  kecil pun keluar dari bibir mungil itu  ,dan galaksi tak tahan ia pun keluar tanpa mengucapkan sepatah katapun.


'apa maaf ku tak berdampak apapun? apakah perasaanku hanya keasaan dalam hidupmu? apakah aku akan berakhir seperti bulan yang hanya melihatmu bersinar di belakangku.' batinbintang


-


-


-


-

__ADS_1


__ADS_2